
Carrola dan Talley dengan cepat melihat luka Jack yang tertembak tertembak peluru senapan HK G36.
Melihat Nazaire meletakkan pisau dapur kearah leher Marqius, Alphonse dengan cepat mengambil kapak yang ada di lantai dan bersiap siaga membantu Nazaire. Yolande dan Destrya berdiri di pintu sambil melihat.
Raimond minta maaf dan memohon kepada Reynard untuk tidak membunuhnya.
Reynard dengan tegas menolak permohonan Raimond
Dalam Bahasa Perancis
"kalau saya membiarkan kamu hidup, kamu akan menjadi ancaman bagi kelompok saya dan orang lain."
Reynard mengangkat golok dan hendak mengayunkan golok kekepala Raimond tiba - tiba terdengar suara Isabelle berteriak kepada Reynard agar tidak membunuh Raimond.
Isabelle berlari melindungi Raimond dengan tubuhnya, sambil menangis Isabelle memberitahu Reynard bahwa mereka berempat di ancam oleh Marqius dan Darcio.
Reynard menurunkan golok yang ada di tangannya lalu menyuruh Isabelle dan Solange membawa Raimond keluar .
Reynard membogor kedua tangan Marqius yang sudah menyerah, Edmundo, Isabelle dan Solange membantu Raimond berjalan.
Reynard dan Nazaire membawa mereka berlima masuk kedalam penjara.
Reynard memborgol satu tangan Marqius kejeruji besi penjara disudut ruangan penjara. Edmundo, Isabelle dan Solange merawat Raimond di dalam penjara.
Reynard mengunci pintu jeruji besi penjara lalu pergi kekantor untuk mengambil beberapa obat - obatan.
Reynard membagikan obat - obatan kepada Edmundo, Isabelle dan Solange untuk merawat Raimond di dalam penjara.
Reynard kembali kantor dekat gudang senjata lalu memberikan obat kepada Talley, Carrola dan Yolande yang sedang mengobati luka Jack.
Nazaire dan Alphonse menaruh mayat Darcio dan tangan Raimond disebuah ruangan dekat pintu masuk kantor polisi.
Destrya membantu Reynard membersihkan darah yang berceceran di kantor polisi.
Melihat keadaan seperti ini Reynard memutuskan untuk beristirahat satu hari penuh didalam kantor polisi.
Tanggal 26 Desember 2014 pukul 07 : 00 AM.
Jack dibangunkan oleh Talley, Jack melihat Carrola, Talley, Destrya, Alphonse dan Yolande sedang menyiapkan barang - barang yang akan mereka bawa.
Setelah selesai membersihkan diri dikamar mandi, Jack ikut menyiapkan barang - barang yang di perlukan.
Satu jam berlalu Edmundo, Isabelle, Raimond dan Solange datang berkumpul bersama Jack, Carrola, Talley, Destrya, Alphonse dan Yolande. Terdengar teriakan Marqius yang masih berada di dalam penjara dalam keadaan terborgol.
__ADS_1
Jack, Talley dan Carrola mulai membagikan sedikit makanan kepada semua orang yang ada di dalam kantor polisi.
Setelah selesai makan, mereka bertiga belas menaruh semua barang yang mereka perlukan kedalam mobil spinter van IVECO - DAILY 35S12. Semua persiapan sudah selesai Reynard membawa Marqius keluar dari dalam penjara dalam keadaan kedua tangan terborgol didepan.
Setelah semua orang naik keatas mobil, Reynard dan Nazaire keluar dari samping mobil lalu membunuh beberapa zombie yang berkumpul di dekat mobil.
Reynard memajukan mobil spinter van IVECO - DAILY 35S12 sedikit lalu mengunci pintu kantor polisi. Sedangkan Nazaire naik kedalam mobil dan menutup pintu belakang mobil spinter van IVECO - DAILY 35S12.
Reynard mengendari mobil spinter van IVECO - DAILY 35S12 menuju sekolah "École Maternelle Aliénor d'Aquitaine"
Setelah hampir satu jam perjalanan mobil spinter van IVECO - DAILY 35S12 memasuki jalan menuju sekolah École Maternelle Aliénor d'Aquitaine yang di penuhi oleh palang besi lalu lintas. Terlihat beberapa mayat berserakkan di sepanjang jalan sampai pagar masuk sekolah.
Reynard memakirkan mobil spinter van IVECO - DAILY 35S12 tepat disebelah bus sekolah yang tidak jauh dari gerbang sekolah.
Jack, Carrola, Reynard, Talley, Destrya, Nazaire, Alphonse, Yolande, Edmundo, Raimond, Marqius, Isabelle dan Solange keluar dari mobil spinter van IVECO - DAILY 35S12.
Reynard menggunakan tali pinggang dengan Manurhin MR-73 disebelah kanan, kapak di sebelah kiri beberapa amunisi berada di belakang. Reynard menggantung shotgun Mossberg 590 dan senjata HK UMP-45 silencer di belakang punggung. Tangan kanan Reynard memegang kapak pemadam kebakaran.
Dengan bahu yang belum sembuh total Jack memegang pistol Glock-17 Silencer, tali pinggang dengan beberapa macam peluru cadangan, tas punggung berisi laptop Reynard dan beberapa kebutuhan lainnya.
Talley, Carrola dan Destrya memegang HK UMP-45 Silencer, menggunakan tali pinggang dengan pistol Beretta-92 Silencer di sebelah kanan, pisau disebelah kiri dan beberapa peluru cadangan, tas punggung berisi pelengkapan yang mereka butuhkan, senjata HK G36 dipunggung sebelah kiri.
Nazaire, Yolande memegang senjata Spectre M4 Silencer menggunakan tali pinggang dengan pistol Beretta-92 Silencer di sebelah kanan, pisau disebelah kiri dan beberapa peluru cadangan, tas punggung berisi pelengkapan yang mereka butuhkan, senjata HK UMP-45 dipunggung sebelah kiri.
Edmundo dan Isabelle membantu Raimond berjalan sambil membawa tas punggung berisi beberapa pelengkapan.
Marqius memegang linggis, tas punggung berisi beberapa pelengkapan.
Solange memegang tombak pisau dan tas punggung berisi beberapa pelengkapan.
Jack, Carrola, Reynard, Talley, Destrya, Nazaire, Alphonse, Yolande, Edmundo, Raimond, Marqius, Isabelle dan Solange sampai pada pintu gerbang sekolah setelah mereka berjalan melewati sebuah bus sekolah yang penuh dengan darah.
Di depan pintu gerbang sekolah mereka melihat pintu gerbang sekolah ada rantai besi dengan gembok yang melilit pada pegangan pintu gerbang sekolah.
Mereka bertiga belas terkejut melihat ada tulis berwarna merah yang terdapat pada pintu gerbang sekolah.
"Don't Open Hell Gate
n'ouvre pas les portes de l'enfer"
Reynard membuka sedikit pintu gerbang sekolah yang tidak terkunci dengan rapat lalu mengintip kedalam sekolah. Reynard tidak dapat melihat apapun didalam sekolah.
Reynard memberitahu kepada semua apa yang dia lihat dan memutuskan untuk membuka rantai besi lalu masuk kedalam sekolah.
__ADS_1
Reynard kembali ke mobil spinter van IVECO - DAILY 35S12 lalu mengambil tang Nankai HS 500 dari belakang mobil yang masih berisi beberapa pelengkapan.
Reynard kembali ke gerbang pintu sekolah sambil membawa tang Nankai HS 500, Setelah semua setuju untuk mengikuti Reynard masuk kedalam sekolah, Reynard pun memotong gembok rantai besi dengan menggunakan tang Nankai HS 500.
Reynard menarik pintu sebelah kanan dan Jack menaril pintu sebelah kiri, gerbang pintu sekolah terbuka lebar.
Dengan semua pelengkapan yang ada mereka bertiga belas masuk kedalam sekolah.
Reynard menutup kembali gerbang pintu sekolah lalu menaruh tang Nankai HS 500 diantara pegangan pintu sekarang pintu tidak dapat dibuka dari luar dan para zombi yang ada di dalam tidak dapat keluar.
Mereka berada pada lorong sekolah dengan lebar empat meter dan panjang dua belas meter, lorong tersebut hanya di terangi oleh sinar matahari yang masuk melalui sebuah lapangan terbuka yang berada di seberang ujung lorong.
Reynard berjalan paling depan dengan Marqius dan Nazaire berjalan di sampingnya. Jack, Alphonse, dan Yolande berjalan di belakang Reynard. Carrola, Solange dan Talley berjalan dibelakang Alphonse. Edmundo, Isabelle, Raimond dan Destrya berjalan paling belakang.
Mereka bertiga belas berjalan menerusi lorong sekolah dengan bau busuk yang sangat menyengat hidung.
Setelah berjalan melewati tiga ruangan disebelah kanan dan tiga ruangan disebelah kiri mereka sampai pada ujung lorong.
Diujung lorong terdapat tiga lorong baru, lorong pertama terdapat di sebelah kiri dengan panjang seratus tiga puluh meter, lorong kedua terdapat didepan dengan panjang lima meter, lorong ketiga terdapat disebelah kanan dengan panjang seratus tiga puluh meter dengan lebar masing - masing lorong empat meter.
Mereka dapat melihat tangga yang terdapat di ujung lorong kanan dan kiri, sedangkan mereka dapat melihat lapangan sepak bola ujung lorong depan.
Tiba - tiba muncul dua zombie dari arah kiri dan kanan tembok yang terdapat pada ujung lorong depan. Mereka bertiga belas yang menyadari hal tersebut dengan cepat bersembunyi dibalik tembok lorong kanan dan kiri.
Jack, Reynard, Talley, Carrola Edmundo, Isabelle, dan Raimond bersembunyi di lorong sebelah kanan.
Marqius, Nazaire, Alphonse, Yolande, Solange dan Destrya bersembunyi di lorong sebelah kiri.
Reyanard dan Nazaire jongkok dibalik tembok lalu mengintip keluar lapangan sepak bola. Mereka berdua terkejut melihat makin banyak zombie yang berjalan keluar dari balik tembok. Ada sekitar ratusan zombie yang memadati lapangan sepak bola.
Reyanard dan Nazaire saling memberi isyarat agar mereka berkumpul kembali di lantai dua sekolah.
Dengan menggunakan senter Marqius, Nazaire, Alphonse, Yolande, Solange dan Destrya mulai berjalan menusuri lorong sebelah kiri, setelah melewati lima ruangan disebelah kiri dan tiga ruangan di sebelah kanan, mereka sampai pada sebuah tangga.
Dengan menggunakan senter Jack, Reynard, Talley, Carrola Edmundo, Isabelle, dan Raimond berjalan menusuri lorong sebelah kanan, setelah melewati lima ruangan disebelah kanan dan tiga ruangan di sebelah kiri, mereka sampai pada sebuah tangga.
Mereka bertiga belas naik tangga menuju lantai dua. Mereka melihat sebuah lorong dengan panjang seratus empat puluh lima meter dan lebar empat meter.
Mereka bertiga belas mulai berjalan menerusuri lorong dengan menggunakan senter.
Setelah berjalan lebih kurang lima belas meter mereka dapat melihat bayangan satu sama lain dengan menggunakan senter.
Mereka terus berjalan mendekati satu sama lain, tiba - tiba muncul seorang anak kecil di tengah lorong diantara kelompok jack dan kelompok Nazaire dari sebuah ruangan dengan rambut panjang yang menutupi mukanya.
__ADS_1