
Tanggal 17 Desember 2014 pada pukul 04: 00 PM.
Dengan menggunakan mobil Citroen DS5, Evrard, Oriane, Natalie dan Destrya melakukan perjalanan menuju puncak.
Setelah satu jam di perjalanan, Evrard memutuskan berhenti di salah satu pom bensin untuk mengisi minyak mobil yang mereka tumpangi.
Evrard memberhentikan mobilnya di salah satu mesin pengisi minyak.
Evrard memasukan kartu debit ke dalam mesin, memilih jumlah minyak yang akan dia isi lalu membayar nya.
Evrard menyimpan kartu debitnya kedalam dompet setelah selesai membayar.
Evrard membuka penutup tangki minyak mobil lalu mengambil selang minyak dan memasukkan nya kedalam tangki minyak mobil.
Evrard mengajak Oriane, Natalie dan Destrya masuk ke dalam mini market di area pom bensin.
Beberapa menit kemudian mereka menuju kasir mini market untuk membayar snack, minuman dan keperluan lain yang mereka butuhkan.
Setelah selesai membayar mereka keluar dari mini market, tanpa mereka sadari mereka berpapasan dengan Talley di pintu masuk mini market.
Di tempat pengisian minyak Destrya melihat Martin sedang beradu mulut dengan pria besar berjenggot dengan memakai jacket tank top dari bahan jeans.
Destrya juga melihat lima orang duduk di motor gede dengan bentuk tubuh dan pakaian yang mirip dengan pria berjenggot.
Hanya satu dari kelima orang tersebut yang berbeda tanpa jenggot melihat ke arah Destrya.
Dengan perasaan takut Destrya cepat - cepat masuk kedalam mobil.
Oriane dan Natalie masuk kedalam mobil
Evrard mengembalikan selang minyak pada tempat nya, menutup tangki minyak mobil lalu masuk ke dalam mobil.
Evrard, Oriane, Natalie dan Destrya melanjutkan perjalanan.
Di tengah perjalanan yang mereka lalui terdapat penutupan jalan, sehingga membuat mereka mengambil jalan alternatif melalui jalan kecil melewati hutan.
Setelah satu jam di perjalanan, Destrya dengan perasaan khawatir bertanya kepada Evrard
Dalam Bahasa Perancis
"Evrard apakah kita tersesat?"
Evrard dengan santai mengatakan bahwa mereka tidak sedang tersesat, dan dia mengetahui jalan keluar dari hutan tersebut.
Tiba - tiba mesin mobil yang mereka kendarai mati total, Evrard gagal mencoba menghidupkan kembali mesin mobil.
Oriane, Natalie dan Destrya mulai panik mengetahui mobil yang mereka tumpangi mogok di tengah hutan dengan langit sebentar lagi menjadi gelap. Mereka mulai mendesak Evrard agar dengan cepat melakukan sesuatu sebelum langit menjadi gelap.
Evrard turun dari mobil lalu membuka cap mesin mobil dan mulai mengecek mesin mobil.
Selang beberapa menit datang mobil Fiat Ulysse dari arah belakang mobil dan berhenti di samping Evrard.
Martin membuka kaca mobil setelah melihat Evrard sedang mengecek mesin mobil. Martin mulai bertanya dan menawarkan bantuan kepada Evrard untuk menderek mobil mereka keluar dari hutan ini.
__ADS_1
Mendengar hal tersebut Carrola berkata
Dalam Bahasa Perancis
"Jangan bercanda sayang, kita sendiri sedang tersesat di hutan ini."
Martin dengan santai menjawab
Dalam Bahasa Perancis
"tenang sayang, mungkin saja mereka tahu jalan keluar dari hutan ini, ini namanya saling membantu."
Mendengar hal tersebut Evrard meminta maaf kepada Martin di karenakan mereka sendiri juga sedang tersesat di dalam hutan.
Oriane, Natalie dan Destrya mulai marah kepada Evrard setelah mengetahui mereka sedang tersesat. Martin berusaha menenangkan Oriane, Natalie, Destrya dan keluarganya. Martin mulai mengajak mereka berkerjasama supaya bisa keluar dari hutan.
Martin turun dari mobil dan mengambil tali derek mengikatnya ke mobilnya lalu ujung yang satu lagi di ikat ke mobil Evrard.
Setelah persiapan selesai mereka pun melanjutkan perjalanan.
Mobil Fiat Ulysse yang di kendarai oleh martin mengalami mati mesin.
Dengan perasaan sedikit kesal, Carrola memarahi Martin karena hanya berhasil menderek mobil Evrard sejauh dua kilometer dan sekarang mobil mereka juga ikut mogok di tengah hutan.
Dengan berusaha menenangkan Carrola, Martin berkata dengan suara lembut
Dalam Bahasa Perancis
Martin dan Leonard pun turun dari mobil.
Melihat Martin turun dari mobil, Evrard ikut turun dari mobilnya.
Evrard mengetahui mobil Martin mogok setelah Evrard mendekati dan bertanya kepada Martin.
Dengan perasaan sedikit kecewa Evrard dan Martin mulai memeriksa mesin mobil mereka masing - masing.
Leonard dengan diam - diam masuk dan menesuri kedalam hutan. Setelah berjalan beberapa meter dari tempat mobil yang mogok Leonard menemukan papan nama yang bertuliskan
"No Tell Motel
+ - 2 kilometer"
Leonard kembali mencari dan memberitahukan Martin apa yang sudah dia temukan.
Setelah memastikan apa yang di temukan oleh Leonard, Martin dan Evrard mengajak kelompok mereka untuk berkemas semua barang - barang yang ada di mobil.
Dengan semua perlengkapan yang mereka bawa, mereka meninggalkan mobil mereka dalam keadaan terkunci dan kosong.
Dengan jumlah delapan orang mereka mulai berjalan kaki menuju No Tell Motel.
Setelah berjalan lebih kurang Dua kilometer akhirnya mereka sampai pada sebuah bangunan tua yang telah berusia 30 tahun dengan tulisan No Tell Motel di atas bangunan.
Mereka masuk ke dalam Motel dan di sambut dengan ramah tamah oleh Aillard.
__ADS_1
Aillard mulai menjelaskan bahwa disini mereka hanya menyediakan kamar untuk dua orang dengan hanya satu double di dalam kamar. Denagn harga per malam € 20.
Martin hanya memesan satu kamar karena dia dan Carrola tidak mau terpisah dengan anak - anak mereka. Sedangkan Evrard juga memesan satu kamar karena Destrya dan Natalie tidak mau tidur berdua di dalam satu kamar.
Mendengar penjelasan mereka Aillard setuju membiarkan mereka sewa satu kamar dengan empat orang didalam nya.
Aillard mengeluarkan buku tamu lalu menyerahkan kepada Martin dan Evrard untuk mengisi data diri Mereka kedalam buku tamu.
Setelah selesai mengisi daftar tamu Aillard menyerahkan kunci kepada mereka dan berpesan jangan pernah mencoba keluar pada malam hari, jangan hiraukan semua suara yang mereka dengar pada malam hari karena disini banyak binatang buas pada malam hari. Aillard juga mengatakan pada pukul 08 : 00 PM dia akan pulang lalu mengunci pintu Motel ini dan besok pagi dia akan kembali pada pukul 09 : 00 AM, rumah Aillard hanya ada di belakang Motel ini.
Martin dan Evrard menerima dua kunci berupa kunci kamar dan kunci masuk No Tell Motel dari Aillard, mereka langsung naik ke lantai dua menuju kamar masing - masing.
Martin mendapat kamar 205 dan Evrard mendapat kamar 203 dimana kamar mereka bersebelahan.
Pukul 08 : 00 PM terdengar bunyi pintu No Tell Motel terkunci.
Evrard mengintip dari jendela kamar No Tell Motel dan melihat Aillard berjalan memasuki hutan. Evrard memberitahu Oriane apa yang dia lihat dan mengajak Oriane membuat api unggun di luar No Tell Motel.
Oriane dan Destrya langsung setuju untuk ikut membuat api unggun di luar No Tell Motel. Mendengar hal tersebut Natalie dengan tegas mengingatkan mereka kembali apa yang telah di pesankan oleh penjaga No Tell Motel.
Evrard berusaha menyakinkan mereka dengan berkata
Dalam Bahasa Perancis
"jangan takut Natalie, tidak akan ada binatang buas, kalau ada binatang buas kita bisa mengusirnya menggunakan api."
Oriane dengan nada membela Evrard mengatakan akan meninggalkan Natalie sendirian di kamar. Sedangkan Destrya berjalan mendekati Natalie lalu membujuknya agar ikut dengan mereka dan menemai Destrya.
Dengan perasaan terpaksa Natalie ikut keinginan mereka bertiga dikarena Oriane dan Evrard merupakan sepasang kekasih, hal tersebut akan membuat Destrya duduk seorang diri di luar tanpa ada teman ngobrol.
Dengan semua pelengkapan dan kebutuhan yang ada mereka berempat keluar dari No Tell Motel.
Mereka mulai mengumpulkan ranting dan daun - daun kering sebanyak - banyak nya.
Setelah semua nya terkumpul, Evrard menaruh dua balok kayu yang di temukan nya dihutan lalu menumpukkan semua ranting dan daun - daun kering di atas balok kayu.
Dengan menggunakan api gas tangan dan sebotol minum keras, Evrard menyalakan api diatas balok kayu.
Api unggun siap, mereka berempat mulai melakukan pesta dengan semua perlengkapan yang ada.
Pukul 10 : 00 PM, Evrard dan Oriane masuk kedalam hutan dengan menggunakan senter.
Destrya dan Natalie di tinggal berdua bersama dengan api unggun yang masih menyala.
Hampir satu jam berlalu, Evrard dan Oriane tidak kunjung keluar dari hutan.
Destrya menyuruh Natalie untuk duduk diam dan jangan kemana - mana dikarena Destrya mau masuk ke dalam hutan dengan menggunakan senter dalam keadaan sesak ingin buang air kecil.
Destrya melihat sekeliling hutan dan merasa sekeliling nya sudah aman, Dengan mata yang masih dapat melihat Natalie bersama dengan api unggun, Destrya mulai melakukan buang air kecil.
Setelah selesai, Tiba - tiba ada tangan keluar dari arah belakang Destrya dan membekap mulut Destrya dengan kain berisi obat bius.
Destrya jatuh tidak sadarkan diri dan di bawa pergi oleh orang berbaju hitam dengan memakai penutup muka berwarna hitam.
__ADS_1