Fate : The Second Chance

Fate : The Second Chance
BAB 5


__ADS_3

Menyukai seseorang


yang merupakan stalkerku


-Adi Jaya Winata-


***


Apa apaan, aku dijodohin sama Kak Nando, untungnya dia tidak kenal aku, padahal lagi usaha pdkt sama Kak Adi,


tapi bagaimana nanti kak Nando kasih yahu Ayah kalau aku dekat dengan orang lain, sudahlah kenapa aku berpikiran negatif.


Keesokan hari...


Nesa memulai jam pelajarannyya, saat istirahat dia mendengar beberapa kakak kelas mengumpul di depan kelasnya untuk melihat Nesa, itu merisihkan Nesa,


selama ini dia tidak pernah seperti itu, tapi dia mulai terbiasa ketika beberapa kakak kelas mengajaknya berkenalan.


Rahma merupakan teman teman sebangku Nesa bertanya apakah Nesa pacaran dengan kak Adi, Nesa menjawab tidak.


Rahma menasihati Nesa agar tidak terlalu dekat dengan kak Adi,


namun Nesa telah berjanji akan membantu kak Adi keluar dari rumor pacaran. Teman teman Adi sudah mendengar rumor ini termasuk Nando.


"Adi kenapa kamu dekat dengan Nesa" Tanya Nando


"kamu juga kenal Nesa"


"a..h iya,ayahnya temannya ayahku" jawab Nando, karena menyadari bahwa kemarin mereka baru mengenal karena perjodohan


Sebenarnya Nando sedikit terkejut mengetahui bahwa Adi tidak pacaran dengan Karin,


soalnya Nando selalu melihat mereka dekat, Nando juga memperingati Adi agar tidak melakukan kesalahan


"Aku harap kamu tidak akan menyakiti Nesa"


"jadi kamu peduli dengan Nesa" Tanya Adi


Nando terdiam, dia juga bingung kenapa dia harus mengkhawatirkan Nesa, kalau Nesa tersakiti itu bukan urusanku bati Nando.

__ADS_1


Akhrinya Nando menjawab pertanyaan Adi dengan sebuah gelengan kepala.


***


Berita Nesa dan Adi sudah terdengar ke telinga Karin, amarahnya memuncak, dia sudah menyukai Adi sejak awal masuk sekolah menengah atas,


namun sekarang adik kelas yang baru saja masuk yang namannya Nesa dengan mudahnya dekat dengan Adi.


Karin mendengar dari teman temannya bahwa Nesa dan Adi sudah pacaran,


Karin merasa ada sesuatu yang tidak beres, dia memutuskan akan mengikuti Nesa sepulang sekolah.


Saat pulang sekolah...


Karin membuntuti Nesa sampai akhirnya dia mendengar Adi berkata kepada Nesa.


"Sekarang romur aku pacaran dengan Karin sudah hilang, jadi kerja sama kita sampai sini aja. Kamu jangan khawatir dengan romur kita berdua, dengan tidak saling berdua lagi, romur itu akan hilang" ucap Adi


Karin yang mendengar itu pun tersenyum dengan penuh arti, dia memikirkan rencana yang akan dilakukannya.


Keesokkan hari sepulang sekolah...


"Kak Adi, sebenarnya yang sebarin berita bahwa kita pacaran adalah Nesa" kata Karin dengan wajah yang dibuat buat sedih.


"kenapa kamu baru bilang sekarang" Tanya Adi


"saya takut merusak hubungan kakak, jadi saya diam saja" mendengar jawaban Karin,


Adi sangat marah, reputasinya hampir rusak karena rumor pacaran yang di sebarkan Nesa dan dengan bodohnya Adi malah meminta bantuan dengan orang yang merusak reputasinya.


Setiap di sekolah Adi selalu tidak peduli ketika Nesa menyapa atau mencoba mengajaknya berbicara.


Nesa tidak tahu apa yang terjadi, jadi dia sangat bingung dengan Adi.


Kalaupun perjanjian mereka telah selesai, seharusnya dia tetap membalas sapaannya sebagai bentuk sopan santunnya kepada sesama.


Nando yang merupakan teman dari Adi pun bertanya apakah ada masalah, namun Adi tidak memberitahu apa yang Karin katakan padanya.


Hingga sampai suatu waktu, Adi merasa tidak enak badan, namun tetap masuk sekolah,

__ADS_1


Adi mengikuti pelajaran Olahraga yang mana kesehatannya kurang baik, ketika jam pelajaran Olahraga selesai.


Semua teman Adi kembali ke kelas meninggalkan Adi yang berada di belakang.


Sebelum sampai di kelas Adi pun pingsan di koridor kelas, tidak ada yang melihatnya sebab karena itu merupakan jam pelajaran dan semua siswa berada di dalam kelas.


Nesa dan temannya yang kebetulan habis dari toilet melihat Adi yang tergeletak di lantai koridor kelas, Nesa panik dan menyuruh temannya memanggil perawat yang berada di ruang UKS.


Nesa mendekati Adi dan memapah kepalanya. Dia memukul ringan pipi Adi seraya barkata...


"kak.. bangunn.."ucap Nesa dengan lirih


Akhirnya Perawat UKS datang dengan satpam untuk membopong Adi ke ruang UKS.


Setelah di periksa, perawat berkata "Siswa ini harus di infus biar ada energi, kita bawa ke puskesmas terdekat"


***


Adi membuka matanya, namun terasa berat, saat dia dapat melihat dengan jelas orang yang ada disampingnya adalah Karin,


kemudian beberapa temannya yang lain masuk. Nando yang berada di luar berkata


"aku antar kamu ke sekolah" tawar Nando


"enggak usah kak, saya bisa jalan kaki, tidak jauh kok" Nando tidak tega membiarkan Nesa berjalan kaki kembali ke sekolah di tengah terik matahari yang panas.


Nando bingung, Nesa bersama guru yang membawa Adi ke Puskesmas, namun Nesa tidak ingin menjenguk Adi yang yang sudah ditolongnya itu,


sedangkan di dalam Adi merasa bahwa Karin yang menolongnya mengucapkan terima kasih.


Karin sebenarnya bingung kenapa Adi mengucapkan terima kasih, tapi dia mengiyakan ucapan terima kasih Adi.


Sejak saat itu mereka menjadi semakin dekat, Adi juga berpikir bahwa Karin adalah orang yang baik sekaligus orang yang menyelamatkan hidupnya waktu dia pingsan.


Adi memutuskan untuk menjadikan Karin sebagai pacarnya, Adi pun merasa mereka sudah sangat dekat dan dia sangat baik.


***


Thanks untuk teman teman yang sudah mau mapir di ceritaku, jangan lupa bote dan komen, follow ig : sihalohovaneza

__ADS_1


__ADS_2