Fate : The Second Chance

Fate : The Second Chance
BAB 8


__ADS_3

Memulihkan kembali hubungan


yang dimulai dari kesalahpahaman


-Nesandra Widya-


***


Adi yang merasa ada kejanggalan terhadap Nesa, pergi menyusulnya ke kamar kecil, dia menunggu dia luar sambil mendengar percakapan Nesa dengan seseorang di dalam kamar kecil.


Dia menunggu Nesa keluar, hingga akhirnya melihat Nesa keluar dengan berlinangan air mata.


Adi langsung memeluk Nesa saat itu, membiarkan Nesa menangis dalam pelukannya.


Anggi yang keluar dari kamar kecil tersebut melihat Nesa dengan pandangan murahan.


"baru aja cemburu dengan calon tunangannya, sekarang malah pelukan sama Adi lagi" batin Anggi,


Anggi melangkah pergi dari tempat itu, dan tersenyum ketika memandang Nando.


***


Setelah kejadian tersebut Nesa sangat malu bertemu dengan Adi, semburat merah muncul di pipinya ketika mengingat kejadian memalukan itu.


"bagaimana bisa aku memeluknya dengan keadaan nangis, jangan bilang aku dianggap cewe yang cengeng" batin Nesa


Ini mungkin adalah sesuatu baru yang akan mengubah jalan hidup Nesa, Semua akan lebih baik jika dendam masa lalu telah di lupakan.


Adi juga berpikir bahwa, Nesa tidak seburuk yang dipikirkan, dia bukan wanita yang licik yang selalu dia bayangkan.


Setelah memikirkan Nesa, Adi tersadar bahwa dia telah memiliki Karin di sisinya.


Tapi, orang tua Karin tidak setuju dengan hubungan mereka berdua, Adi ingin mempertahankan hubungan yang sudah di lewati bertahun tahun,


namun jika dia seperti ini terus, mereka tidak ada kemajuan apapun, Adi menelfon Karin untuk mengajaknya bertemu.


Di sisi lain...


Karin mendapatkan telfon dari Anggi, dia sangat marah dan jengkel mendengar ucapan Karin.


Dia tidak bisa membiarkan Nesa secara terus menerus dekat dengan Adi, dia tidak ingin ada yang merebut Adi darinya.


Tidak lama, dia mendapatkan telfon dari Adi.


Sebuah telfon ajakan keluar, sangat pas sekali, Karin juga ingin membicarakan tentang pemecatan Nesa ke Adi"


"ayo kita ketemuan, ada yang ingin aku bicarakan denganmu"

__ADS_1


"aku juga ada sesuatu yang ingin dibicarakan"


"oke, kita ketemu di tempat biasanya"


tuttt...


***


Mereka bertemu, tetapi tidak mengeluarkan satu suara pun, tiba mereka berbicara bersamaan.


"Kamu aja yang bicara duluan" ucap Adi


"kamu aja duluan" jawab Karin


"aku seorang laki laki dan harus mendahulukan perempuan jadi kamu aja" sergah Adi


"oke, aku akan langsung to the point aja, aku mau kamu pecat Nesa"


"bagaimana aku bisa pecat Nesa, memangnya aku siapa"


"kamu itu seorang manejer, jadi berhak memecat dia yang hanya karyawan biasa"


"aku gak bisa pecat seseorang dengan sembarangan, kerjanya dia bagus dan dapat memajukan perusahaan" balas Adi ke Karin.


"aku mau kita putus" akhirnya kalimat itu keluar dari mulut Adi"


"siapa yang kamu bilang jal**g, kalau ngomong hati hati, jangan menuduh sembarang"


"memang dia jal**g, memang mau disebut apa dia" Adi mengangkat tangannya, Karin menutup mata secara respon mengetahui bahwa dirinya akan di tampar, namun tamparan itu tidak kunjung sampai.


Saat membuka matanya Karin melihat Adi yang sudah pergi menjau dari pandanganya.


Karin mengejarnya namun belum sampai depan pintu masuk, dia di tarik oleh pelayan.


"maaf mba, bayar tagihan minumannya sebelum pergi" kata pelayan.


Karin kesal dengan pelayan yang menghalanginya mengejar Adi, dia membuka tasnya, mengambil uang yang langsung diberikan ke pelayan tersebut.


Karin keluar mengejar Adi, tetapi dia telah pergi dengan menggunakan mobilnya, padahal Karin berencana akan menumpang di mobil Adi untuk mengantarnya pulang.


"ini mba kembalianya" ucap pelayan tadi yang mengejar Karin keluar untuk mengembalikan sisa uangnya.


Karin mengambilnya dan langsung pergi, dengan suasana hati yang seperti ini, yang bisa Karin pikirkan adalah bagaimana cara menghilangkan pembicaraanya dengan Adi tadi.


Satu yang terpikirkan oleh Karin, yaitu belanja. Bagi kaum hawa, belanja adalah suatu hal kegiatan yang dapat membuat seseorang bahagia dan melupakan masalahnya.


Sebenarnya masalah itu harus dihadapinya bukan dia lupakan begitu, dan jangan sampai kamu terlambat menangani setiap masalah, itu hanya akan semakin mempersulit diri.

__ADS_1


***


Pada pagi hari, Karin berencana akan pergi ke perusahaan Adi untuk menemui Nesa, dia akan mempermalukanya di hadapan karyawan yang lain.


"tunggu pembalasanku Nesa" batin Karin dengan senyuman misterius.


"selamat pagi semua" sapa Nesa kepada karyawan lainnya.


Nesa sangat dikenal dengan sifat baik dan ramah, walau terkadang dia sering diam, namun Nesa orang yang sangat di sukai di perusahaan itu.


Nesa kembali ke meja kerjanya untuk memulai pekerjaannya.


"Nes, tolong foto copykan dalam 5 rangkap, aku lagi dipanggil sama manejer" ucap teman kantornya Nesa


Tanpa menunggu jawaban Nesa, teman satu kantornya langsung pergi begitu saja, Nesa hanya bisa menghela nafas.


Saat jam makan siang, beberapa teman kantornya sudah ada yang pergi, namun ada beberap yang tetap tinggal karena membawa bekal, dan ada yang tetap bekerja.


Ketika akan pergi Nesa malah bertemu dengan Karin, tanpa basa basi, Karin langsung menampar pipi Nesa hingga keliatan bekas merah di pipi kanannya.


"ada apa Karin" Tanya Nesa


"jangan pura pura enggak tahu, kamukan yang sudah meracuni pikiran Adi supaya putus sama aku" teriak Karin dengan marah


"kamu salah paham, aku gak pernah ngomong begitu sama dia"


"gak usah bohong kamu, dasar jal**g" ucap Karin yang setelah itu menjambak rambut Nesa.


Nesa berusaha melepaskan cenkraman tangan Karin di rambutnya.


Karyawan yang masih ada di perusahaan itu segera pergi ke ruang manejer.


Untungnya karyawan itu tahu bahwa perempuan yang menjambak Nesa adalah pacar manejer.


"permisi pak, tolong ikutin saya, ada pacar bapak yang membuat keributan" ucap karyawan itu


Pacarku, bukannya aku sudah putus, setelah itu dia sadar bahwa pacar yang dimaksud adalah Karin, dia segera berlari mengikuti karyawan itu.


***


Bagi teman teman yang penasaran, silahkan coment di bawah👇, Siapa yang akan menolong Nesa dari jambakan Karin?


.


.


.

__ADS_1


Terima kasih untuk teman teman yang sudah mau mampir baca, jangan lupa di like, comen, and share ya. Follow Ig author : @sihalohovaneza


__ADS_2