
Hari yang sama di Hotel A2 jam 15.50..
Aisyah , andra , carrisa dan leo siap - siap untuk berangkat ke daerah PIK untuk acara anggit menembak karina...
" Kalian sudah siap?" tanya ka andra kepada aisyah , carrisa dan leo.
" Sudah"... jawab serentak.
" Ayoo kita let's go"... gumam carrisa.
Andra dengan aisyah menggunakan mobil andra sedangkan leo dengan carrisa menggunakan mobil leo menuju ke PIK...
********
Di Cafe pantai AJ PIK ( cafenya keluarga anggit)...
" Mba semuanya sudah siap? jangan ada yang terlewat ya mba"... tanya anggit kepada karyawan cafe tersebut.
" Sudah pak , makanan minuman serta lampu - lampu untuk tulisan juga sudah siap semua pak"... jawab karyawan cafe.
" Bagus yasudah kalian boleh balik ke bekerja lagi nanti kalau sudah pada datang baru saya panggil kalian untuk siap - siap"... perintah anggit kepada karyawan cafenya.
" Baik pak kami permisi dulu"... sahut karyawan.
Anggit menunggu kedatangan karina dan sahabat - sahabatnya sambil melirik jam tangannya menunjukan waktu 16.35. Waktu terus bergulir menunjukan pukul 16.45 aisyah , carrisa , leo dan andra sudah tiba di cafe AJ PIK....
" Hai bro keliatan gelisah banget santai saja tenang"... gumam leo sambil meledek anggit yang keliatan gelisah.
" Kalian berempat sudah datang di kira tidak bakal datang".. sahut anggit.
" Makanya jangan bengong saja sampai kita datang kau tidak tau"... gumam andra menggelengkan kepalanya.
" Ka anggit tidak menjemput karina?" tanya aisyah kepada ka anggit.
__ADS_1
" Karina tadi siang telp katanya bareng sama fatimah menuju ke sini , yasudah kakak mempersiapkan lebih bagus lagi"... jawab anggit.
" Ka anggit serius kan sama karina ingin menjadikan karina kekasih kakak dan kakak ingin melamar karina?" tanya carrisa.
" Carrisa kakak serius sama karina , kakak ingin menembak karina sekaligus ingin bilang sesuatu sama karina untuk menjadi istri dan ibu dari anak - anak nanti"... jawab anggit dengan serius.
" Alhamdulillah , tapi kakak akan memperjuangkan karina sekuat tenaga kakak kan? tanya aisyah lagi kepada anggit.
" Ya kakak akan memperjuangkan karina sekuat kakak , memang kamu tanya begitu ada apa syah?" tanya anggit kepada aisyah yang keliatan dari wajahnya.
" Ya seandainya dari orangtua karina atau orangtua kakak tidak menyetujui hubungan kakak dengan karina gimana? apakah kakak tepat memperjuangkan karina?" tanya aisyah.
" Kalau dari pihak kedua orangtua kakak tidak menyetujuinya kakak akan memperjuangkan dan menjelaskan kepada orangtua kakak sedangkan kalau kedua orangtua karina tidak menyetujuinya kakak akan terus mengambil hati orangtuanya dan memperjuangkan karina"... jawab anggit dengan penuh semangat.
" Bagus kalau begitu jangan mengecewakan dan harus memperjuangkan karina ya ka , jangan patang menyerah sebelum bertempur"... gumam aisyah memberi semangat kepada ka anggit.
" Yasudah kalian berempat ngumpet dulu sana nanti di lihat sama karina dan dia curiga lagi"... perintah anggit kepada aisyah , carrisa , leo dan andra.
" Siap pak laksanakan"... jawab mereka serentak.
"Ka gibran fatimah tidak mau ikut bareng sama aku dan ka anggit?" tanya karina ke fatimah dan gibran.
" Tidak rin terimakasih nanti kami malah menggangu kalian lagi , kami kan sudah ada acara sendiri"... jawab ka gibran.
" Yasudah , terimakasih ya ka gibran maaf ngerepotin ka gibran dan fatimah".. gumam karina yang tidak enak kepada ka gibran.
" Tidak apa - apa kar , aku sama ka gibran tidak merasa di repotkan kok"... sahut fatimah.
" Oke , aku masuk dulu ya takut ka anggit menungguku"... gumam karina langsung menuju ke dalam cafe.
" Ka anggit kemana ya kok tidak keliatan".. gumam karina mencari ka anggit melihat kanan kiri.
" Karina"... teriak ka anggit dari ujung cafe.
__ADS_1
" Ka anggit".. karina menuju ke arah ka anggit.
" Kamu bukannya bareng sama gibran dan fatimah? mana mereka berdua?" tanya anggit yang pura - pura menanyakan ke karina.
" Mereka sudah balik ka padahal tadi aku mengajak mereka untuk gabung dengan kita tapi mereka tidak mau katanya takut menggangu"... jawab karina.
" Yaudah kita langsung ke meja saja yuk".. anggit pegang tangan karina sambil menuju ke meja dekat arah pantai.
" Wah ka anggit pantainya bagus sekali dan anginnya sejuk"... gumam karina.
" Ya karina , apalagi kalau malam udaranya enak banget di iringin ombak dan music"... sahut anggit.
" Kar kamu mau pesan makanan apa?" tanya anggit kepada karina.
" Aku mau makanan steak beef blackpaper with french friesh and minuman es leci tea"... jawab karina menutup menu makannya dan melihat pemandangan pantai.
" Mba saya mau pesan steak beef blackpaper 2 , 1 es leci tea and 1 es cappucino ya"... gumam anggit kepada salah satu pelayannya.
" Baik tunggu sebentar ya mba dan mas nya"... sahut pelayannya.
" Ka anggit bisa saja memilih tempat ini dekat dengan pemandangan pantai , aku jadi tidak sabar untuk melihat pemandangan di malam hari"... gumam karina melihat sekelilingnya.
" Ya dong ka anggit kan memang pinter memilih tempat yang romantis".. sahut ka anggit sambil menatap wajah karina.
Anggit dan karina berbincang - bincang sambil menunggu makanan yang telah di pesan dan menikmati pemandangan sekitar. Tidak berapa lama makanan yang sudah di pesan langsung di santap berdua...
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...Yukk kasih semangat kepada author biar author makin rajin bikin novel nya , mohon maaf apabila ada kesalahan pengucapkan tiap tulisannya , untuk kalian tolong meninggalkan jejak di novel ini kasih like, comment , vote , kasih hadiah dan share yaa.....
................
__ADS_1
...Salam hangat untuk kalian semua terimakasih sehat selalu serta dalam lindungan......
.