
Sore harinya para keluarga besar akmal , keluarga besar subagio , keluarga darmawan , keluarga arysil , keluarga dendi telah pulang ke massion masing - masing...
Di rumah pak akmal menikmati makan malam sangat sunyi tidak ada yang bercengkraman , tidak ada ketawa satu dengan lain. Setelah melakukan makan malam ada yang langsung ke kamar ada juga yang ke ruangan kerja dan ada juga duduk di halaman belakang rumah...
"Karina"... ucap mama keyla.
yang di panggil tidak menyaut hanya diam saja , sungguh hati seorang ibu sangat sedih dan gelisah melihat putri keduanya melamun..
"Karina sayang"... ucap mama keyla lagi sambil mengelus rambut karina.
"Mama"... karina kaget ada mama di sampingnya.
"Kamu sedang apa? dari tadi mama panggil kamu diam saja? kamu melamun ya sayang?".. tanya mama keyla.
"Aku sedang melihat bintang di langit maa".. jawab karina pelan.
"Sayang maafin mama ya , mama tidak bisa menolong kamu untuk bicara ke papa"... gumam mama keyla mencium kening karina.
"Ya mama tidak apa - apa , mungkin ini takdir karina maa walaupun sungguh menyakitkan tapi karina yakin suatu saat nanti jika Allah mengizinkan karina untuk bersatu lagi dengan ka anggit kita akan bersama maa"... karina sambil menangis dan memeluk sang mama tercintanya.
"Ya sayang , mama akan selalu berdoa yang terbaik buatmu sayang. Semoga ada keajaiban hati papamu luluh dan mau mendengarkan apa yang terjadi"... gumam mama keyla yang ikutan menangis.
Tanpa disadari oleh mama keyla dan karina ternyata papa akmal melihat dari jendela ruang kerjanya karena ruang kerja pak akmal jendelanya menghadap ke taman belakang..
"Nak , maafin papa tapi papa tidak mau kamu memiliki suami dari anak mantan pemakai. Kalau saja kekasihmu bukan anak dia pasti papa restuin nak"... gumam pak akmal dalam hati yang menangis melihat putrinya dan menutup jendela dengan ordeng.
"Mama"... gumam karina.
"Ya sayang"... sahut mama keyla.
__ADS_1
"Apakah mama tau kelakuan ka arya seperti apa waktu di masa SMA hingga sekarang?"... tanya karina pelan ke mamanya.
"Mama sudah tau sayang , mama kaget pas tau dari anak buah kita dan dari bunda shinta mamanya aisyah"... jawab mama keyla.
"Tapi kenapa papa mau jodohkan aku dengan ka arya maa , kenapa papa tidak merestui ka anggit. Ada masalah apa papa tidak menyukai ka anggit maa"... karina makin menangis kejar di dalam pelukan mamanya.
Mama keyla hanya diam saja tanpa menjawab pertanyaan putrinya...
"Nak maaf mama tidak bisa menceritakannya , mama mau biar papa saja yang menceritakannya kepadamu sayang. Maaf ya sayang masalah masalalu papamu dan papanya anggit himbasnya ke kamu dan anggit"... gumam mama keyla dalam hati.
"Mama tidak tau sayang , kamu tau sendiri sikap papamu keras kepala. Ayo ke kamar kita istirahat sayang sudah malam"... gumam mama keyla mengajak karina ke kamarnya untuk istirahat.
Mama keyla malam ini tidur menemani karina karena kalau ke kamarnya sungguh hatinya masih sedikit kesal dan marah dengan suaminya yang sangat keras kepala...
**********
"Papa gimana soal pertunangan anak kita dengan anaknya pak akmal?".. tanya bu sekar.
"Lancar mama , pak akmal setuju pertunangan anaknya dengan anak kita di percepat"... jawab pak nugi.
"Mama senang dengarnya , mama ke kamar anak kita dulu ya papa"... gumam bu sekar melangkah kakinya ke kamar anaknya.
Tok..tok..tok..
"Masuk"... ucap arya mempersilahkan masuk.
"Mama"... arya kaget melihat mamanya di dalam kamar.
"Nak ada berita bagus untukmu"... gumam bu sekar.
__ADS_1
"Berita bagus untukku? Apa itu ma?".. tanya arya penasaran.
"Pertunangan kamu dan karina akan di percepat sayang"... jawab bu sekar
"Ya mama terimakasih sudah bantu arya untuk bisa tunangan dengan karina".. gumam arya yang tersenyum bahagia.
"Ya nak , mama akan selalu bantu kamu apalagi karina orangnya baik tidak seperti mantan kamu yang di luar negri sombong dan tidak berbakti kepada mama dan dia sudah membuatmu berubah sedikit nakal. Sekarang kamu jangan ke club - club lagi fokus kuliah biar cepat lulus dan melanjutkan perusahaan papamu".. sahut bu sekar mengingat mantan anaknya dulu yang mengajarkan anaknya menjadi tidak benar.
"Ya mama sudah jangan mengingat dia lagi , aku juga tidak ke club ya walaupun aku bakal sedikit ke sana tapi tenang aku tidak akan berbuat macam - macam"... ucap arya sambil nyengir.
"Yasudah mama balik ke kamar dulu mau nemenin papamu dulu"... gumam bu sekar melangkahkan kakinya keluar pintu kamar anaknya menuju ke kamarnya.
.
"Akhirnya karina aku akan memilikimu seutuhnya dengan bantuan kedua orangtuaku , sekarang aku pikirkan bagaimana caranya memisahkan kamu dengan anggit itu. Aku akan selalu berada dekatmu karina sayang , aku tidak akan membiarkan kamu bisa dekat lagi dengan manusia bernama anggit. Aku akan bermain dengan halus"... batin arya dengan tersenyum licik.
.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...Yukk untuk kalian tolong meninggalkan jejak di novel ini kasih like, comment , vote , kasih hadiah dan share yaa . Kasih semangat kepada author biar author makin rajin bikin novel nya , mohon maaf apabila ada kesalahan pengucapkan tiap tulisannya , .....
......................
...Salam hangat untuk kalian semua terimakasih......
.
__ADS_1