Four Sisterlillah Until Halal

Four Sisterlillah Until Halal
Tidak sudi


__ADS_3

Masih hari yang sama...


Fatimah sudah berada di ruangannya menghampirin karina , ka anggit dan calon tunangannya ka gibran.


"Ayoo kita berangkat tapi sebelumnya kita menggunakan 1 mobil saja ya mau naik mobil ka gibran atau ka anggit"... gumam fatimah ke karina , gibran dan anggit.


"Loh kenapa cuma 1 mobil saja fat , aku bawa mobil biar aku sama karina"... sahut ka anggit ke fatimah.


"Biar kita tidak terpisah , nanti di dalam mobil aku kasih tau semuanya. Sekarang mau naik mobil ka gibran atau ka anggit atau mobil fatimah?"... tanya fatimah.


"Ya ka anggit kita 1 mobil saja biar tidak tersasar dan tidak terpecar di jalan"... gumam karina yang tau betul maksud dari fatimah.


"Yasudah kalau alasannya begitu"... sahut ka anggit yang pasrah.


"Gimana naik mobil aku saja , biar aman pasti tidak ada yang tau kalau itu mobil aku"... gumam ka gibran yang mengetahui pokok permasalahannya.


"Baik , kita naik mobil ka gibran dan pakai supir aku ya"... sahut fatimah.


"Kakak setuju biar kakak dan anggit tidak capek bawa supir , kebetulan hari ini aku bawa mobil yang muat banyak , nanti terserah yang mau duduk di tengah atau belakang"... gumam ka gibran yang sudah mempersiapkan mobil muat banyak untuk menggunakan 1 mobil.


"Baiklah , let's goo kita berangkat"... sahut karina.


Karina sama ka anggit duduk di belakang sedangkan fatimah sama ka gibran duduk di tengah tentunya di dampingin oleh supir fatimah dan dari jarak kejauhan sudah ada anak buah dari orangtua fatimah dan orangtua aisyah untuk menjaga keselamatan mereka...


.


" Gib , kok di belakang mobil kita kayak ada yang ngikutin kita ya?"... tanya ka anggit ke gibran.


"I... itu... hmmm"... gibran bingung menjelasin ke anggit gimana.


"Itu anak buah aku dan anak buah dari aisyah untuk menjaga kita"... jawab fatimah melanjutkan jawaban dari ka gibran.


"Kenapa kita pakai anak buah untuk jalan fat? memang ada apa sih sebenarnya?"... tanya ka anggit lagi.


"Maaf sebelumnya den anggit , den gibran , non fatimah dan non karina , Saya yang akan menjelaskan ke den anggit. Apakah ka anggit tau kalau karina akan di jodohkan dengan orang?"... tanya supir fatimah ke anggit.


"Ya saya tau pak , makanya hubungan saya sama karina backstreet. Padahal saya tidak mau mempunyai hubungan seperti ini karena saya sangat sayang cinta sama karina saya akan memperjuangkan hubungan ini sampai akhir hayat saya dan sampai mendapatkan restu dari orangtua karina terutama papanya"... jawab ka anggit ke supirnya.


"Nah itu den, calon yang akan di jodohkan dengan karina itu sangat bahaya den dia bisa melakukan berbagai cara untuk mendapatkan karina. Makanya setiap karina akan keluar akan selalu di lindungin dan di jaga ketat oleh anak buah dari orangtua fatimah dan anak buah dari orangtua aisyah"... gumam pak supir.


"Kok pak jun tau soal calonnya itu berbahaya?"... tanya ka anggit penasaran.


"Saya tau den , karena saya bersama para supir dari non aisyah non carrisa bahkan supir karina dari mamanya telah kerjasama untuk melindungin karina dari orang itu. Mamanya karina tidak setuju dengan pilihan suaminya , makanya supir karina kerjasama dengan mamanya agar melindungin karina tanpa sepengetahuan dari suaminya"... jawab pak june supir fatimah menjelaskan ke anggit.


"Ohh begitu , saya juga akan menyuruh anak buah saya untuk ikut menjaga karina dan menjaga keselamatan kita semua dari orang itu. Saya tidak mau orang yang sangat saya cintai sayangin akan di celakakan oleh orang bahkan saya rela mentaruhkan nyawa saya demi orang yang saya cintai"... gumam ka anggit.


"Jadi kamu mengertikan anggit kenapa aku suruh 1 mobil saja dan menggunakan mobilku?"... tanya gibran ke anggit.


"Ya aku sudah mengerti"... jawab anggit sambil mengelus kepala karina.


Merekapun menikmati perjalanan menuju ke bogor , beberapa jam kemudian mereka telah tiba ke tempat obyek wisata bogor dan menikmati pemandangan sekaligus kuliner khas bogor sampai malam...


*********


Di Tempat Lain Rumah Karina pukul jam 11 siang..

__ADS_1


Tok.. Tok.. Tok..


"Ya sebentar"... teriak bibi iis sambil menuju ke ruang tamu untuk membuka pintu.


"Den arya"... gumam bibi iis.


"Bibi lama sekali buka pintunya memang habis darimana si? Oya karina ada bi?... tanya arya dengan nada angkuhnya.


"Maaf den kalau lama buka pintunya tadi bibi habis dari dapur , karina lagi pergi den"... jawab bibi iis.


"Lain kali buka pintunya cepat bi jangan lama , karina pergi sama siapa?"... tanya arya langsung duduk.


Tanpa di sadarin dari ruang tengah terlihat oma aina opa putro dan mama keyla melihat perilaku arya yang sangat angkuh dan sombong apalagi memperlakukan assistant rumah tangga begitu..


"Sombong sekali dia bicara seperti begitu kepada bibi , aku tidak bakal sudi dia menjadi suami cucuku karina. Tidak ada sopan - sopannya sama orang yang lebih tua, padahal papanya sangat ramah ke orang yang lebih tua kenapa dia begitu"... gumam oma aini kepada mantunya dan suaminya.


"Ya mama , papa sangat kenal sama pak nugi dia sangat royal , baik banget kepada orang yang lebih tua , sangat sopan dan tidak pandang bulu"... sahut opa putro.


"Mama tidak habis pikir sama anakmu pak , otaknya dimana coba. Masa anakmu mau jodohkan arya sama karina cucu oma yang baik , sopan di jodohkan sama arya yang tidak punya sama sekali sopan santun jangan mentang - mentang dia anak pak nugi orang kaya jadi semena - menanya"... gerutu oma aina yang kesel.


"Ya mama , keyla juga bingung apa maunya akmal. Padahal anggit lebih baik orangnya daripada arya , cuma anggit anak dari mantan sahabatnya dia jadi benci sampai tidak merestui karina sama anggit. Orangtuanya pun sudah tidak begitu lagi dan anaknya juga tidak begitu"... gumam mama keyla.


"Ya akmal telah di butakan dengan masalalu yang sangat dia benci jadi yang kena anaknya. Maaf mama sama papa tidak akan balik ke negri inggris karena mama sama papa akan melindungin karina, mama takut terjadi apa - apa dengan cucu oma"... ucap oma aina yang sangat khawatir ke cucunya.


"Ya mama , tapi mama papa tenang saja anak buah keyla , orangtua aisyah , orangtua carrisa dan orangtua fatimah akan selalu melindungi karina dimanapun berada bahkan melindungin semuanya bukan cuma karina saja tapi fatimah , carrisa , aisyah , gibran , leo , andra bahkan anggit tanpa sepengetahuan akmal"... gumam mama keyla.


"Kamu serius key? Orangtua aisyah , carrisa dan fatimah menyediakan anak buahnya untuk menjaga juga? Di kira mama cuma anak buah kamu dan opa saja"... tanya oma aina yang kaget mendengar semuanya.


"Iya mama karena kita semua sudah tau sejahat dan sebahaya apa anaknya pak nugi jadi kita sudah siapin semuanya dan mencari tau tentang anaknya"... jawab mama keyla.


"Iya mama karena persahabatan mereka seperti keluarga jadi saling melindungi satu sama lain"... sahut mama keyla.


"Ya sudah ayo kita samperin arya saja"... gumam opa putro mengajak istri dan mantunya ke ruang tamu.


"Eh ada arya , ada apa ke sini?"... tanya opa putro yang tersenyum.


"Ada oma opa dan tante , arya ke sini mencari karina"... jawab arya.


"cuihh tadi saja angkuh kepada art dan sekarang pura - pura ramah kepada kami"... batin oma aina.


"Karina sedang pergi liburan bersama sahabat - sahabatnya"... gumam oma aina jutek.


"Pergi kemana oma?"... tanya arya ke oma aina.


"Oma tidak tau , mereka pergi liburan kemana. Namanya sahabat pasti akan menikmati liburannya bareng - bareng"... jawab oma aina yang masih saja jutek.


"Ohh begitu , om akmal ada oma?"... tanya arya kembali.


"Suami saya tidak ada di sini lagi mengurus pekerjaannya dan lagi pula suami saya tidak tau karina pergi kemana"... jawab mama keyla.


"Masa om mengijinkan karina pergi begitu saja tanpa kasih tau mau pergi ke daerah mana saja. Lagipula saya harus tau karina pergi kemana saja"... gumam arya.


"Memang kamu siapanya karina sampai - sampai kamu harus tau cucu saya lagi dimana saja?"... tanya oma aina.


"Saya kan calon tunangannya karina oma jadi saya harus tau karina kemana saja"...

__ADS_1


"Baru calon kan? belum tentu jadi"... jawab oma aina.


"Maksud oma apa?"... tanya arya yang sudah kesel sama oma karina.


"Ya kan baru calon , jadi belum sepenuhnya harus tau kemana karina pergi dan dengan siapa saja"... jawab oma aina.


"Ya tentu saya harus tau calon saya pergi kemana dan pergi sama siapa saja , karena karina akan menjadi istri saya"... gumam arya yang sudah sangat kesal.


"Nak arya sudah ya , kan tadi opa sudah kasih tau karina pergi bersama sahabat - sahabatnya dan untuk pergi kemana kita tidak tau"... sahut opa putro yang menyudahi aksi perdebatan.


"Okelah opa , arya balik dulu"... ucap arya sambil keluar dari ruang tamu tanpa memberi salam dan mencium tangannya orang yang lebih tua.


"Cuihh tidak ada sopan santun sama orang yang lebih tua , sampai kapanpun aku tidak akan merestui kamu menjadi suami cucuku"... gerutu oma aina.


"Sudah mama jangan marah - marah seperti itu , ayoo kita masuk"... gumam opa putro mengajak istri dan mantunya masuk.


******


Di dalam mobil arya menghubungin pak akmal...


"Halo om"... gumam arya.


"Ya nak arya ada apa telp papa?".. tanya pak akmal.


"Karina tidak ada di rumah ya? karina pergi kemana pak?... tanya arya.


"Iya tadi pagi karina di jemput sama fatimah katanya si ke cafenya fatimah"... jawab pak akmal.


"Kok om ijinin karina pergi dengan fatimah? padahal kan hari ini arya mau jalan sama karina biar lebih dekat lagi om"... gumam arya.


"Ya om tau , maaf ya biasanya kalau liburan memang begitu karina akan pergi bersama para sahabatnya maupun keluarga sahabatnya entah menginap atau pulang pergi"... sahut pak akmal menjelaskan yang sebenarnya.


"Ohh begitu tapi misalnya itu jangan cuma karina saja yang ikut , arya juga harus ikut biar arya bisa dekat sama karina dan sahabatnya"... gumam arya yang kesal.


"Baik nanti om coba bilang ya sama karina biar ajak kamu , oya om sebentar lagi ada meeting jadi om matiin dulu ya telpnya"... ucap pak akmal.


"Oke"... sahut arya langsung memutuskan telpnya.


.


Bersambung....


.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


...Yukk untuk kalian tolong meninggalkan jejak di novel ini kasih like, comment , vote , kasih hadiah dan share yaa . Kasih semangat kepada author biar author makin rajin bikin novel nya , mohon maaf apabila ada kesalahan pengucapkan tiap tulisannya , .....


......................


...Salam hangat untuk kalian semua terimakasih......

__ADS_1


.


__ADS_2