Four Sisterlillah Until Halal

Four Sisterlillah Until Halal
Masih di hotel SG PIK


__ADS_3

Masih di kamar hotel papa akmal...


"Mama papa sudahlah tidak usah di bicarakan lagi , masalalu persahabatan aku dan aditya sudah berakhir. Akmal tidak mau karina bersama anaknya aditya , kalau andai saja kekasihnya karina bukan anaknya aditya mungkin akmal bakal merestui hubungan mereka"... gumam papa akmal kepada orangtuanya.


"Nak mama mohon jangan sampai kamu menyesal dengan kemudian hari , firasat mama akan tidak enak. Mama takut ada kejadian yang akan datang dengan cucu oma"... sahut oma aina yang menangis sambil di peluk opa putro.


Tiba - tiba mama keyla datang di kamarnya menghampirin suami dan mertuanya..


"Sayang , aku mohon batalkan pertunangan karina dengan anaknya pak nugi. Firasat seorang ibu kepada anaknya tidak enak , aku takut bakal terjadi hal buruk kepada karina. Please dengarkan aku sebagai istrimu dan dengarkan juga mama sebagai mamamu"... mama keyla memohon ke kaki suaminya.


"Sayang bangunlah , keputusan aku sudah bulat tidak ada yang bisa di ganggu gugat tanpa restu darimu atau dari mama aina maupun papa putro karena karina anakku"... sahut papa akmal sambil membangunkan istrinya.


"Tapi karina anakku juga darah dagingku juga , aku yang melahirkan dia selama 9bulan dengan keadaan hidup dan mati"... gumam mama keyla sambil menangis.


"Aku tau kamu yang melahirkan karina , tapi aku yang lebih tau siapa suami yang pantas buat karina"... sahut papa akmal.


"Nak dengarkan baik - baik ucapan mama , kalau terjadi apa - apa dengan karina kemudian hari. Mama bakal marah kepadamu dan langsung bawa karina pergi dari kamu. Ingat itu yang mama bicarakan"... ancaman oma aina ke pak akmal.


"Akmal yakin tidak ada kejadian apa - apa dengan karina"... ucap papa akmal.


"Kamu dari dulu keras kepala nak , untung saja karina , kania tidak sepertimu dan keyla masih tetap setia dengan sifat keras kepalamu dari dulu"... gumam opa putro menggelengkan kepalanya.


Oma aina dan opa putro pas mau keluar dari kamar hotel akmal dan keyla tiba - tiba karina mau membuka pintu kamarnya..


"Oma opa ada di kamar papa mama juga?"... tanya karina ke oma opanya.


"Tadi oma sama opa ada perlu dengan papamu sayang"... jawab oma aina.

__ADS_1


"Oma habis nangis?"... tanya karina yang melihat mata omanya sembab kelihatan habis nangis.


"Oma tidak menangis sayang , ini mata oma tadi kelilipan binatang jadi merah dan keluar airmata. Kamu ke sini mau ada perlu dengan papa mama ya".. gumam oma aina yang berbohong soal matanya.


"Ohh begitu , yasudah karina masuk ke dalam dulu ya oma opa"... karina permisi ke oma opanya.


Oma opa keluar meninggalkan kamar anaknya menuju ke kamarnya...


"Papa mama"... gumam karina.


"Sini duduk dekat papa"... papa akmal menyuruh karina duduk.


"Papa ada apa menyuruh karina ke sini? Apa papa mau bicarakan dengan karina?"... tanya karina ke papanya.


"Nak , papa mau hubungan kamu dengan anggit di sudahi saja karena papa akan mempercepat tunangan kamu dengan arya anaknya pak nugi"... ucap papa akmal yang meminta karina putus dengan anggit.


"Tidak perlu papa kasih kesempatan untuk anggit memperjuangkan kamu nak , menurut papa itu sia - sia karena keputusan papa sudah bulat tidak ada yang bisa di ganggu gugat dengan siapapun"... ucap papa akmal dengan tegas.


"Papa tapi karina tidak mencintai ka arya , papa tau sendiri siapa yang karina cintai. Karina mohon beri kesempatan untuk ka anggit memperjuangkan karina dan karina mohon buka hati papa untuk merestui hubungan kami pa"... karina memohon sambil memegang kaki papanya.


"Tidak nak , kamu tidak dengar apa yang papa barusan bilang. Tidak ada kesempatan anggit memperjuangkan kamu dan keputusan papa mau mempercepat tunangan kamu dengan arya. Sudahlah kamu bangun dan mulai hari ini sampai seterusnya kamu tidak boleh keluar sendiri tanpa dengan arya ataupun supir. Kalau kamu melanggar dan tidak patuh dengan papa , papa akan mengirim kamu keluar negri. Ingat itu karina"... perintah pak akmal ke karina.


Papa akmal keluar dari kamar meninggalkan karina bersama istrinya...


"Nak sudahlah jangan menangis , maafkan mama tidak bisa membantumu. Mama sudah berusaha bicara dengan papamu tapi kamu tau sendiri papamu keras kepala"... ucap mama keyla yang mengetahui sifat keras kepala suaminya dan sambil peluk karina.


"Nak maafkan gara - gara masa lalu papamu dengan papanya anggit hubungan kamu dan anggit menjadi korban. Mama berharap semoga suatu hari nanti hati papamu terbuka dan merestui hubunganmu. Maaf mama tidak bisa melakukan banyak hubungan kamu dengan anggit"... gumam mama keyla dalam hati sambil menangis.

__ADS_1


"Tidak apa - apa mama , karina tau sifat papa sangat keras kepala. Tapi karina tidak mencintai ka arya , hati karina hanya buat ka anggit mama"... karina menangis sekencang - kencangnya sambil di peluk mamanya.


*****


Di sisi lain di rooptop hotel papa akmal duduk sendiri dan menatap ke langit..


"Nak maafkan papa , papa melakukan ini demi kebaikan kamu agar kamu mendapatkan suami dari keluarga baik - baik. Andai saja kalau anggit bukan anaknya dari aditya mungkin papa akan merestui hubungan kalian berdua"... gumam pak akmal dalam hati sambil menangis.


Tanpa di sadari pak akmal dari sudut samping kanan yang jauh ada sosok yang berdiri melihat ke arahnya yaitu pak darmawan sahabat kuliahnya pak akmal waktu di luar negri...


.


Bersambung ...


.


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Yukk untuk kalian tolong meninggalkan jejak di novel ini kasih like, comment , vote , kasih hadiah dan share yaa . Kasih semangat kepada author biar author makin rajin bikin novel nya , mohon maaf apabila ada kesalahan pengucapkan tiap tulisannya , .....


......................


...Salam hangat untuk kalian semua terimakasih......


.

__ADS_1


__ADS_2