Four Sisterlillah Until Halal

Four Sisterlillah Until Halal
Kita lihat saja


__ADS_3

Arya meninggalkan rumah karina menuju ke rumahnya sebelum meninggalkan rumah karina , arya melihat mobil hitam yang selama perjalanan keluar dari cafe bogor ke jakarta selalu mengikuti mobilnya. Tanpa ragu arya keluar dari mobilnya menuju ke mobil hitam dan mengetok kaca mobilnya..


Tok.. Tok.. Tok..


"Kenapa kau mengetok kaca mobilku?" tanya anggit sambil membuka kaca mobilnya.


"Ternyata kau di kira siapa yang mengikuti mobilku , kenapa kau mengikuti aku pergi dengan karina?".. tanya arya sambil melihat tangannya ke dada dan tersenyum licik kepada anggit.


"Aku mengikuti kamu karena aku itu pacarnya karina dan aku calon suaminya jadi aku berhak untuk mengikuti kamu apalagi dengan calonku"... jawab anggit santai.


"Calon suami karina? jangan berharap lebih kau , aku ini yang akan menjadi suaminya karina. Apa karina tidak menceritakan kalau kami berdua di jodohkan?" tanya arya kepada anggit dengan sinis.


"Ya aku tau itu , aku akan memperjuangkan hubungan aku dengan karina sampai akhir hayat. Kamu jangan mimpi untuk mendapatkan karina karena hati karina hanya untukku dan hatiku hanya untuk karina"... jawab anggit tegas.


"Kita lihat saja siapa yang akan mendapatkan karina kau atau aku?. Kau belum mendapatkan restu dari kedua orangtua karina tapi aku sudah mendapatkan restu jadi gampang buatku tinggal ambil hati karina saja"... gumam arya senyum liciknya.


"Kau boleh saja gampang mendapatkan hati kedua orangtua tanpa perjuangan , laki - laki itu yang di lihat dari perjuangannya bukan yang instan seperti kamu"... sahut anggit.


"Oke tunggu saja"... ucap arya sambil meninggalkan anggit dan menuju ke mobilnya untuk pulang ke rumah.


******


Di dalam mobil arya selama perjalanan pulang ke rumahnya.....


Anggit lihat saja , aku akan mengambil hati karina dan akan merebut karina dari kau. Aku yang pantas dengan karina bukan kau , tunggu tanggal mainnya anggit... gumam arya sambil memukul stirnya dan ketawa.


*********


Di hotel ruangan milik Subagio keluarga andra..


" Leo ndra kalian tidak pulang?" tanya andra kepada 2 sahabatnya leo dan gibran yang dari tadi siang ke hotel.

__ADS_1


" Tidak habis tanggung besok acaranya di hotel ini yasudah kita menginap saja ya gak gib"... gumam leo sambil mencolek gibran.


" Ya ndra bolehkah kita menginap di sini? tidak apa - apa kita tidur bertiga di kamar hotel milikmu"... tanya gibran sambil membujuk andra.


Tiba - tiba ada yang mengetok ruangan andra...


"Ya masuk"... ucap andra.


"Ada kalian berdua belum pulang juga dari tadi siang?" tanya ka anton yang menggeleng - gelengkan kepalanya melihat sahabat sepupunya.


"Tidak ka anton habis tanggung besok kan acara pernikahan kakak dengan ka kania jadi kita menginap di sini saja , bolehkan ka anton?" tanya leo kepada ka anton.


" Ya boleh silahkan lagian sudah malam juga jam 21.30 nanti aku pesanin 1 kamar lagi buat kamu dan gibran , oya teman kamu anggit kemana ka andra kok belum datang?" tanya ka anton kepada ka andra.


"Terimakasih ka anton".. jawab serentak leo dan gibran.


" Tadi anggit wa dia lagi menuju ke sini ka , ada apa ka?" tanya andra kembali.


" Sepertinya anggit menginap di sini ka , oya kakak ada perlu apa?" tanya ka andra kepada ka anton.


"Tadi aku mau nanya apakah semua kamar untuk saudara kita yang dari jauh sudah siap ka andra?" tanya ka anton kembali.


" Sudah beres semuanya , ka anton tidak perlu gelisah dan khawatir sekarang kakak istirahat saja besok kan mau nikah"... gumam andra kepada anton.


" Oke aku mau istirahat dan kalian juga mau istirahat ya"... ka anton langsung keluar kamar dan memerintah salah satu pegawai untuk menambah 1 kamar untuk hari ini buat 3orang.


" Ndra kenapa kamu panggil ka anton kakak terus ka anton panggil kamu kakak juga?" tanya leo kepada andra yang bingung.


" Leo gini kan papaku kakaknya papanya ka anton tapi yang mempunyai anak duluan papanya ka anton, walaupun ka anton anaknya dari adik kembar papaku tapi dia lebih tua aku jadi aku panggil dia kakak dan sebaiknya ka anton menghargai aku karena aku anak dari kakak kembar papanya begitu"... andra menjelaskan kepada leo dan gibran.


Tidak berapa lama anggit pun sudah tiba di ruangan andra..

__ADS_1


"Gimana hari ini nggit?" tanya leo kepada anggit


"Hari ini masih aman - aman saja , si arya noh dia tidak bakal membatalkan perjodohan dengan karina"... jawab anggit sambil duduk di sofa.


"Serius nggit?" tanya gibran.


"Ya serius lah , dia segala mengancem kalau dia akan membuat karina mencintai dia"... jawab anggit.


"Bro berarti kau harus lebih giat lagi memperjuangkan karina dan mengambil hati papanya karina jangan sampai kau kalah dengan arya"... gumam andra memberi semangat kepada anggit.


"Oya ndra kamu sama arya 1 kelas dan jurusan kan?" tanya leo.


"Ya leo , sebenarnya arya itu teman aku dari kecil tapi pas SMP kita beda sekolah, dia pindah ke negri ginseng karena papanya ada urusan disana jadi sekeluarga pada pindah"... jawab andra sambil menjelaskan.


"Keluarga kamu sama keluarganya arya dekat bro?" tanya leo penasaran.


"Mamanya arya sama mamaku bersahabatan jadi saling kenal dan aku dulu masih kecil sering main"... jawab andra lagi.


"Sudah ayo tidur sudah malam besok kita telat lagi ke acara pernikahan ka anton dan ka kania".. gumam gibran sambil melihat jam tangan pukul 22.30.


Mereka berempat pun ke kamar masing - masing untuk tidur agar besok tidak terlambat ke acara pernikahan ka anton dan ka kania...


...****************...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Yukk untuk kalian tolong meninggalkan jejak di novel ini kasih like, comment , vote , kasih hadiah dan share yaa . Kasih semangat kepada author biar author makin rajin bikin novel nya , mohon maaf apabila ada kesalahan pengucapkan tiap tulisannya , .....


......................


...Salam hangat untuk kalian semua terimakasih......

__ADS_1


.


__ADS_2