
"Breng*sek anggit lihat saja aku akan merebut karina secepat mungkin dari kamu. Kau sudah membuatku sungguh marah nggit"... gumam arya dalam hati sambil mengempalkan tangannya.
"Terimakasih terimakasih"... gumam anggit.
"Untuk karina silahkan naik ke atas panggung"... gumam anggit
Karina langsung menuju ke atas panggung dan menyamperin anggit...
"Kar di hadapan semua tamu undangan , aku ingin menanyakan kembali kepadamu. Maukah kamu menjadi istriku dan menjadi ibu dari anak - anak kita kelak?"... tanya anggit kepada karina.
Para tamu undangan pada bersorak ria bilang terima.. terima.. terima...
"Ya aku bersedia"... jawab karina sambil senyum - senyum dan pipinya merah.
********
Di sisi sebelah sana tampak pak akmal kesal dengan perbuatan karina dan kekasihnya itu. Tanpa di sadarin oleh karina dan mama keyla , pak akmal sudah terlebih dahulu mencari informasi tentang kekasihnya karina yaitu anggit. Pak akmal mengetahuinya langsung kesal , marah , dan langsung merobek kertas yang di pegangnya...
"Papa kenapa?".. tanya mama keyla , mama keyla sebenarnya tau suaminya kesal dengan kejadian di atas panggung mau ke sana tapi malu karena banyak client - clientnya.
Sebelum pak akmal jawab tiba - tiba pak nugi dan bu sekar istrinya datang menghampirin pak akmal dan mama keyla.
"Pak akmal dan bu keyla boleh ikut keluar sebentar ada yang mau saya dan istri saya bicarakan dengan kalian berdua. Kalau di sini tidak ke dengaran dan terlalu rame".. gumam pak nugi mengajak pak akmal dan bu keyla di luar ballroom.
__ADS_1
"Boleh pak"... jawab pak akmal.
********
Di luar Ballroom hotel SG...
Pak akmal , mama keyla , pak nugi dan bu sekar beranjak dari ballroom menuju ke luar ballroom...
"Pak akmal ini apa - apaan? kenapa pria itu bilang kekasihnya karina dan mengungkapkan perasaannya untuk melamar karina di semua tamu"... gumam pak nugi kesal rasanya pengen non*jok wajah pak akmal.
"Ini salah paham pak , saya tau dia kekasihnya karina tapi saya tidak menyetujui anak saya dengan dia. Pak nugi dan bu sekar tenang saja saya akan mengatur semuanya"... sahut pak akmal.
"Pak akmal dan bu keyla lebih baik anak kita segera mempercepat pertunangan ini. Agar pria itu tidak menganggu karina lagi"... gumam bu sekar.
"Nah benar om tante yang di bicarakan mama dan papa saya , lebih baik pertunangan aku dan karina di percepat"... ucap arya kepada orangtua karina dan orangtua sendiri
"Maaf pak nugi , bu sekar dan nak arya , kita tidak usah terburu - buru untuk mengambil keputusan mempercepat tunangan arya dan karina"... mama keyla ikut komentar karena sebagai seorang ibu tidak tega melihat anaknya di paksa untuk bertunangan dengan pria yang tidak di cintainya.
"Kenapa bu keyla bilang seperti itu? Apakah bu keyla tidak mau setuju soal perjodohan ini?.. tanya bu sekar yang wajahnya kesal.
"Begini bu sekar maksud istri saya itu kami masih mengadakan acara pernikahan anak pertama kami. , tidak mungkin hari ini kita bicara dengan karina. Lebih baik soal mempercepat tunangan karina dengan arya besok atau 2 hari lagi saya akan bicarakan dengan anak kedua kami karina?"... jawab pak akmal sambil memegang tangan istrinya dan ingin meluruskan pembicaraan istrinya tadi.
"Papa maksud mama itu bukan begitu , kita sebagai orangtua harus menanyakan dulu ke karina. Kita tidak bisa memaksa karina untuk mempercepat tunangannya apalagi dengan pria yang tidak di cintai karina"... gumam mama keyla dalam hati.
__ADS_1
"Baik saya akan tunggu kabar baik pak akmal sekeluarga"... gumam pak nugi sambil mengandeng istri dan arya ke dalam ballroom meninggalkan pak akmal dan bu keyla.
"Papa please jangan mempercepat tunangan karina dengan arya , papa tau sendiri anak kita tidak menyukai nak arya. Kita jangan paksa karina mama mohon"... gumam mama keyla sambil memohon.
"Tidak mama , papa tidak mau pria itu akan menjadi suami karina kelak. Papa sudah tau siapa pria tersebut dan papa tidak sudi sampai kapanpun. Papa akan mempercepat pertunangan karina dan arya walaupun karina dan mama tidak setuju tapi akan papa lakukan tanpa persetujui mama maupun karina".. sahut pak akmal.
Deg..
"Papa sudah tau keluarga dari anggit itu?".. tanya mama keyla pura - pura kepada suaminya.
"Papa sudah tau pria itu anak dari pak aditya pasti mama sudah tau kan tanpa mama kasih tau papa sudah selidiki pria itu. Ayo kita balik ke dalam ballroom"... sahut pak akmal sambil mengandeng tangan istrinya.
Bersambung....
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...Yukk untuk kalian tolong meninggalkan jejak di novel ini kasih like, comment , vote , kasih hadiah dan share yaa . Kasih semangat kepada author biar author makin rajin bikin novel nya , mohon maaf apabila ada kesalahan pengucapkan tiap tulisannya , .....
......................
...Salam hangat untuk kalian semua terimakasih......
__ADS_1
.