Four Sisterlillah Until Halal

Four Sisterlillah Until Halal
Restaurant Fatimah


__ADS_3

Masih di hari yang sama....


.


Fatimah dan karina sudah tiba di restaurant keluarga fatimah , mereka berdua langsung turun dari mobil menuju ke dalam ruangan kantor. Fatimah dan karina di sambut oleh para karyawan yang kerja di sana...


.


Di Ruang Kantor restaurant keluarga fatimah...


"Kar , ka gibran mau ni nanti kita liburan"... gumam fatimah ke karina.


"Alhamdulillah , ka anggit juga sama ni mau katanya"... sahut karina.


"Kita ke bogor yuk? Mau tidak?"... tanya fatimah sambil melihat jam tangan pukul 10.00.


"Ayooo , mau jam berapa ke sana?"... tanya karina kembali.


"Jam 11 saja , tapi aku mau selesaikan berkas ini di meja dulu sambil nunggu ka gibran dan ka anggit datang"... jawab fatimah sambil membuka berkas yang ada di mejanya.


"Baiklah , ka anggit lagi dalam perjalanan menuju ke sini fat"... gumam karina.


"Nanti ka anggit kalau sudah datang di sini langsung ke ruangan aku saja kar"... sahut fatimah.


"Okeee , ka gibran sudah dalam perjalanan far?"... tanya karina sambil melihat fatimah mengerjakan berkasnya.


"Sudah pas kita tiba di sini , ka gibran langsung berangkat"... jawab fatimah.


"Ya sudah kamu kerjakan dulu berkasnya biar cepat kelar".... gumam karina.


Fatimah mengerjakan berkas - berkasnya terlebih dahulu sambil menunggu ka gibran sama ka anggit dan sebelum pergi bersama dengan karina , ka gibran dan ka anggit. Tidak terasa ka gibran sama ka anggit datang berbarengan dan menuju ke ruangan fatimah.


.


Tok.. Tok.. Tok...


"Masuk"... perintah fatimah.


"Ka gibran dan ka anggit sudah datang"... gumam karina yang langsung melihat ke arah pintu terbuka.


"Ya kami sudah datang"... sahut ka anggit dan ka gibran bersama.

__ADS_1


"Kamu masih banyak kerjaan sayang?"... tanya ka gibran ke fatimah.


"Tidak ka , ini 2 berkas lagi yang harus di tanda tanganin"... jawab fatimah sambil melihat jam pukul 10.35.


"Kita berangkat jadinya kemana?"... tanya ka anggit ke karina dan fatimah.


"Kata fatimah kita ke bogor saja di sana banyak kuliner dan obyek wisata yang bagus"... jawab karina.


"Benar itu sayang kita akan ke bogor?"... tanya gibran ke fatimah.


"Benar ka gibran , akhirnya kelar juga berkasnya"... jawab fatimah yang kelar menanda tanganin berkasnya.


"Mau jalan jam berapa ke sananya?"... tanya ka gibran.


"Habis ini setelah aku antar berkas ini ke papa kita akan berangkat , aku antar berkas ini dulu ya biar kelar"... jawab fatimah keluar ruangan menuju ke ruangan papa arsyil.


.


Tok.. Tok.. Tok..


.


"Ya masuk"... perintah papa arsyil.


"Anak papa , gimana sudah kelar berkas yang di tanda tanganinnya?"... tanya papa arsyil ke anaknya.


"Alhamdulillah kelar papa ini berkasnya pa"... jawab fatimah menyerahkan berkas ke papanya.


"Hebat kamu nak , Oya papa lihat tadi ada karina bareng sama kamu ke sini? Terus tadi pas papa lagi di tempat lobby resraurant ketemu gibran sama ka anggit. Kalian mau pergi bersama?"... tanya papa arsyil ke fatimah.


"Ya papa kita berempat mau pergi liburan jalan - jalan , boleh ya papa"... jawab fatimah sambil minta ijin untuk pergi.


"Boleh atuh sayang. Oya papa mau tanya ini soal hubungan karina sama anggit , katanya hubungan mereka tidak di restuin ya?".. tanya papa arsyil ke fatimah.


"Hmmm papa tau dari siapa?"... tanya fatimah penasaran.


"Papa tidak sengaja mendengar pembicaraan papanya karina dengan papanya aisyah waktu pernikahan kakaknya karina di roodtop hotel. Pas banget papa lagi di roodtop bersama papanya gibran , papanya anton sama papanya carrisa"... jawab papa arsyil.


"Iya paa kasian karina hubungannya tidak di restuin , malah karina akan di percepat pertunangannya dengan temen papanya"... gumam fatimah.


"Sama arya ya anaknya pak nugi?"... tanya papa arsyil.

__ADS_1


Deg.


"Ya papa"... jawab fatimah.


"Papa sudah tau pak nugi itu orang kaya di bisnis restaurant , batu bara , dan persawahan. Tapi pak nugi tidak tau anak kesayangannya seperti apa , mungkin kalau tau pasti pak nugi sangat kecewa banget"... gumam papa arsyil.


"Papa tau ka arya kayak gimana orangnya?"... tanya fatimah.


"Papa tau sayang , papa sama papanya aisyah mencari tau sebelum acara pernikahan kakaknya karina. Papa sama papanya aisyah lebih milih anggit di banding arya , karena anggit anak yang mau bekerja dari SMP sampai sekarang kalau ada waktu libur dia ikut papanya terjun langsung ke perusahaan kebun sawi sama restaurant, sayang sama kedua orangtua , pokoknya rajin. Kalau arya nihil cuma bisa habisin uang orangtuanya , tidak mau bekerja , pergi ke club , minum - minum dan masih banyak lagi. Papa sama papanya aisyah setuju kamu dan sahabat - sahabatmu harus selalu berada di sisi karina , papa takut karina bakal di apa - apain sama arya. Jangan beri karina untuk jalan berdua sama arya , dia manusia bisa kejam kalau sudah menyukai seseorang harus sampai di miliki. Tenang saja papa dan papanya aisyah sudah siapkan anak buah untuk kalian dimanapun kalian berada"... gumam papa arsyil menjelaskan ke fatimah soal kejamnya arya.


"Ihhh ngeri juga , ya papa siap. Fatimah , aisyah dan carrisa selalu berada di dekat karina , kalau salah satu sibuk harus bisa temenin karina karena tidak mungkin karina untuk jalan berdua sama ka anggit soalnya papanya karina sudah blacklist ka anggit untuk bisa bertemu karina di rumahnya papa. Makanya kita selalu temenin karina agar bisa dekat dengan ka anggit dan menjauhi karina sama ka arya itu".... ucap fatimah.


"Kamu sudah tau soal arya?"... tanya papa arsyil.


"Fatimah sudah tau pa, di kasih tau sama aisyah. Aisyah pas tau karina mau di jodohkan dengan ka arya langsung aisyah selidikin minta tolong anak buah papanya dan ternyata betul apa yang aisyah bilang sama kayak papa bilang"... jawab fatimah.


"Selama kalian pergi dengan karina, papa dan papanya aisyah sudah siapkan anak buah untuk melindungi kalian dari jarak jauh. Tidak apa - apa kan nak?"... tanya papa arsyil ke fatimah.


"Tidak apa - apa papa , karena untuk keselamatan kita. Terimakasih ya papa sudah mau tolong kita"... jawab fatimah sambil memeluk papanya.


"Sama - sama anak kesayangan papa , sekarang berangkat gih sudah jam 11. Hati - hati ya kalian perginya"... gumam papa arsyil.


"Siapp papa"... sahut fatimah keluar dari ruangan papa menuju ke ruangannya.


.


Bersambung.....


.


...****************...


.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


.


...Yukk untuk kalian tolong meninggalkan jejak di novel ini kasih like, comment , vote , kasih hadiah dan share yaa . Kasih semangat kepada author biar author makin rajin bikin novel nya , mohon maaf apabila ada kesalahan pengucapkan tiap tulisannya , .....


......................

__ADS_1


...Salam hangat untuk kalian semua terimakasih......


.


__ADS_2