Fuzia Untuk Aditya

Fuzia Untuk Aditya
Part 6


__ADS_3

Setelah beberapa hari Aditya mengetahui tentang Fauzia, dia memerintahkan orang-orangnya untuk selalu mengawasi Fauzia dari kegiatan rumahnya, kampus, dan yang terpenting juga yaitu laki-laki yang mendekati Fauzia harus di bawah pengawasan dia. Orang-orang Aditya selalu mengawasi Fauzia tanpa sepengetahuan Fauzia.


"Jangan berharap bisa mendekati gadisku apalagi berpikiran untuk bisa memilikinya, itu akan menjadi mimpi buat kalian. Karena aku tidak akan mengizinkan siapapun yang berani mendekatinya. Jika sampai ada, mereka akan tanggung sendiri akibatnya." guman Aditya menyeringai.


Di lain tempat Fauzia yang selesai dengan kelasnya langsung keluar dan menuju ke parkiran. Sementara itu langit sudah menampak kan sisi gelapnya dimana sebentar lagi akan hujan, Fauzia berniat ke salah satu tokoh buku untuk membeli beberapa buku untuk referensi skripsinya, kemudia segera masuk ke dalam mobilnya.


Hanya membutuhkan waktu 30 menit Fauzia sudah di depan toko buku dan bergegas masuk ke dalam untuk mencari buku yanh ia butuhkan. Butuh waktu sekitar setengah jam untuk Fauzia karena buku yang ia cari lumayan laku keras apalagi buat mahasiswa yang tingkat akhirnya sama sepertu Fauzia.


Tanpa Fauzia sadari jika ada seseorang yang terus mengawasi kegiatannya, dan disinilah Fauzia sekarang dia berada di salah satu caffe setelah setengah jam mencari buku dan pas waktu makan siang dia tidak sempat untuk makan akhirnya Fauzia memutuskan untuk bersantai dulu di caffe tersebut sambil mengisi perutnya dan menunggu hujan reda. Dan di Caffe itu juga ada Aditya.


Aditya yang sedari tadi memerhatikan Fauzia merasa geram dan mengepalkan tangannya karena ada seseorang yang menghampiri Fauzia, Aris yang melihat bos nya yang tengah menahan amarahnya langsung melihat ke arah penglihatan Aditya dan ternyata ada seorang pemuda yang sedang mengobrol bersama Fauzia.

__ADS_1


"Aris, siapa laki-laki brengsek itu?" tanya Aditya pada asistennya.


"Yang saya tahu dia adalah salah satu mahasiswa di Universitas Pak Aditya. Dia juga salah satu angkatan dengan nona Fauzia pak." ucap Aris.


Aditya yang mendengar itu langsung menatap tajam dan tersenyum licik sembari berguman dalam hatinya.


"Kau hanya seorang pecundang yang ingin mendekati gadisku sialan!"


"Lepaskan tangan kotormu itu dari tangannya!" ucap Aditya dingin.


Nathan dan Fauzia yang mendengar itu langsung menoleh dan saat itu juga Fauzia kaget, karena pria ini adalah yang beberapa hari lalu ia lihat di salah satu restaurant. Tapi Fauzia yang kaget pun mencoba tenang.

__ADS_1


"Anda siapa?" tanya Nathan pada Aditya.


"AKU BILANG LEPASKAN!" bentak Aditya dang langsung menarik tangan Fauzia.


Akibat satu tarikannya Fauzia langsung masuk ke dalam pelukan Aditya.


"Anda siapa? Kenapa ikut campur sama urusan saya?" tanya Nathan dingin.


"Itu tidak penting! Tapi kalau urusannya menyangkut orang ini, itu beda lagi ceritanya. Jadi mulai sekarang kau jangan pernah mengganggunya apalagi sampai menyentuhnya. Jika kau sampai melakukannya lagi, aku pastikan bahwa aku akan membunuhmu!" ucap Aditya dingin sambil pergi dari sana dan membawa Fauzia yang masih di dekapannya.


Tbc

__ADS_1


Jangan lupa vote dan comment.


__ADS_2