Gadis Cantik Yang Membalas Dendam

Gadis Cantik Yang Membalas Dendam
14


__ADS_3

Pada malam hari, dibawah sinar rembulan yang memancarkan cahaya nan sangat indah. Seakan-akan membuat orang yang memandangnya berhalusinasi.


Tepat di Apartemen milik Lilin, sinar rembulan itu mencapai kamarnya. Ia memandangi bulan itu dengan penuh makna. "Sekarang aku harus apa..., aku takut jika Xi menggambil Leo..." ucapnya dengan nada sendu. Ia duduk di pinggir jendela.


"aku tidak ingin Leo meninggalkan aku..."


...drrttt drrttt...


Wanita itu meraih ponselnya dimeja dan mengangkat telfon "Halo lilin?" Suara dari seberang sana.


"Iya, saya sendiri. ini dengan siapa???" Tanyanya.


"Kejam sekali kamu tidak mengetahui pemimpin kamu dulu!" Canda pria di telfon.


"Tunggu. Aaaa, Pak kouuuu!!"


"Ahahaha benar sekaliii"


"Apa kabar pak??"


"Baik-baik. setelah mendengar kamu kembali aku ingin sekali bertemu denganmu dan juga Leo. Sudah lama sekali aku tak melihatmu lilin!"


"Ahahah, kalau gitu apa Kapten kou freee besok?"


"kau mengajakku berkencan atau gimana???"


"Eeemmm, hanya jalan-jalan. Tidak lebih, Hehehe"


"Baiklah kalau begitu. Ngomong-ngomong dulu kamu sangat licik ya, ku kira kau benar-benar keluar dari organisasi. ternyata hanyalah tipuan belaka, dan kamu menggunakan gajimu untuk bertahan hidup, benar-benar cerdas."


"Iya dong, tapi sebenarnya saya juga menerima misi kecil sih. Kan kala itu aku menggandung Leo"


"Ahahah, benar juga. kalau begitu sampai jumpa besok Lilin, Selamat malam. Salam Kebajikan!"


"Salam pak! selamat malam!"


Tiiittt


Telfon terputus.


Ia menghela nafas "Haaahhh... jadi nostalgia"


"Apa pak kou masih sama tegasnya?"


"apa dia akan menghukumku??"


"sial, aku sangat ingat sekali saat Pak kou menghukumku"


"Apa coba, disuruh push up di dasar kolam. 50× lagiiii. Sialannn Bapak tuaaaaa!!!!!"


***


Hatchuuuu Pria berjenggot itu bersin sangat keras. sehingga mengagetkan para bodyguardnya.


"Kenapa pak???" Tanya salah satu bodyguard itu.

__ADS_1


"AHAHA tidak Apa-apa"


***


Diperusahaan


Setelah mengantar Leo pergi ke Sekolah, Lilin segera menuju ke kantor untuk menghadiri rapat bersama para pemimpin cabang.


"Sialannn, Xi sialannn!!!" Lilin mengacak rambutnya geram.


"Kenapa rapatnya harus ada diaaa. KENAPA?? WHY?? NANDEEEE???!!!!" *****AAAAAAAAA*****


TOK tok tok


"masuk"


Asisten lilin masuk ke ruangannya.


"Bu, Anda harus segera menghadiri rapat. Sebentar lagi akan dimulai rapatnya" Ucap Noe, Asisten baru Lilin.


"Ya! Ayo" Lilin mengemasi barang-barang yang akan dipresentasikan dan langsung menuju ke ruang meeting bersama Noe.


***


Tk AbC


Tk dimana Leo sekolah, yaaa walaupun dianya udah pintar. Tapi Lilin ingin merasakan Leo punya teman, sebelumnya Leo tidak punya teman di sana.


"Leo, kenapa kamu diam saja?? sini kumpul" Ajak Bu guru yaitu Nana.


Bu Nana jongkok di hadapan Leo "Leooo, Anak baikk. ayo ngumpul jangan diam aja..."


Leo hanya menggeleng. "Leo mau Mommy"


"Nanti ya..., Habis ini pulang kok. terus Leo bisa ketemu mommy" Ucap Bu Nana.


"Beneran?? nanti Leo bisa ketemu mommy lagi??"


"Iya Leo..."


Lalu anak-anak yang ada dikelas ikut membujuk Leo "Ayo Leo kita main..." Ajak Lucy.


"iya Leooo, ayooo" Owen memegangi tangan Leo lalu mengajaknya bermain sekaligus belajar


"eumm" ucap Leo.


***


Ruangan kantor Xi


Ting


Ting


Ting

__ADS_1


Ting


Ting


"Aarghh berisik!!! kakek tua sialannn!!" Decak Xi


Ia kesal lantaran kakeknya terus mengirimi pesan untuk meminta Xi membawakan Cicitnya.


"Sabar... sabar..." Ucapnya.


"Aku juga ingin segera ketemu anakku Kakek tua sialan. Tapi mommynya itu loh..." Keluh kesah Xi. Dia merebahkan tubuhnya disofa.


Capek menghadapi kerjaan yang begitu menumpuk, terlebih lagi kakeknya mendesak-desak Xi untuk mempertemukan cicitnya. Adeehhhh


Untuk makan ia hanya 2× sehari, 3× sehari itupun sangat tipis waktunya. Lantaran banyak perusahaan yang ingin mengajukan kontrak.


"Pensi aja udah PENSIII........."


BRAAKKK


"Pensi apanya bodoh?!" William tiba-tiba masuk. "Kerjaan kamu masih banyak y"


"Bantuin..."


"Makannya, dulu udah aku bilangin, jadi direktur aja. Ini malah Ampe Presdir, kerjaannya nambah banyak tolol!" Decak William, lali duduk di sofa.


"tapi gaji tambah banyak. mau apa kmu?!"


"i-iya juga sih, tambah kaya kamu" Ucap William, "udah kaya tambah kaya"


"mau adu kekayaan ga?" Tantang Xi.


William terbelalak lalu ia melemparkan bantal ke arah Xi yang masih tiduran. "Kalo mau ngejek tuh bilang!. Gak sanggup aku adu kekayaan sama kamu!"


"Bantuin aku nyelesaiin tugas, aku kasih kamu liburan 1 Minggu" Xi memberikan tawaran ia terus meyakinkan William. Walaupun dia bisa menyelesaikan pekerjaannya tetapi membutuhkan waktu 1 Minggu. Bahkan mejanya penuh dengan dokumen-dokumen menjulang tinggi yang belum ia selesaikan.


"Oke! deal!" William menyetujui tawaran Xi


"sip!"


"Kamu juga pengen cepet-cepet Deket sama Lilin kan?"


"ya"


"WOOOOOOOOOOO"


Mereka berdua mulai bersemangat untuk menyelesaikan dokumen-dokumen itu.


......................


****Maaf akhir-akhir ini jangan upload tugas dari sekolah gak karuan,


terlebih lagi yang nonton sedikit:( . Ayo dong bantuin, supaya Ak biat semangat cari idee(⁠ ⁠ꈍ⁠ᴗ⁠ꈍ⁠)**


CBL (Cape Banget Loo)

__ADS_1


See you next time**!!


__ADS_2