
Ketika akad sudah selesai abim dan nana menuju keatas . keruangan yang sudah di siapkan oleh para karyawannya
Mereka sekeluarga tengah beristirahat di kamar mereka masing-masing
Mereka semua istirahat untuk melaksanakan resepsi yang akan di laksanakan nanti malam dengan banyak tamu yang akan datang
Di kamar abim dan nana
Nana sedang Sibuk membuka baju pengantin itu , abim yang melihat dari jauh ingin membantu tapi dia tiba-tiba grogi jika menyentuh wanita yang di sayanginya
Karena nana terlihat sangat kesusahan untuk membuka kancing baju tersebut
"Mas , tolong nana ?"
"Ada apa sayang?" Memeluk pinggang nana dari belakang dan menempelkan kepalanya di pundak istrinya
"Tolong bantu aku untuk membuka kancing baju ini , ini sangat merepotkan sekali mas . bisakah nanti tidak usah memakai bju seperti ini?" Rengek nana yang sangat manja dengan Abim
"Bilang dong dari tadi sayang , kan aku bisa bantu " Terlihat senyum licik di wajah abim untuk mengerjai istrinya
Tak berapa lama abim selesai membantu nana melepaskan kancing bajunya
Tiba-tiba nana berlari ke kamar mandi dengan wajah merah tomatnya karena malu dan kancing bajunya sudah terbuka
Abim yang terkejut dengan nana hanya diam
"Mas , tolong ambilkan piyama ku disana? aku malu harus berganti pakaian di depan mu" Teriak nana di balik pintu kamar mandi
Abim berusaha membuka pintu kamar mandi dan melihat wajah istrinya sudah semerah tomat
__ADS_1
"Emang kenapa? kan udah sah tadi di bawah , apa aku ga boleh lihat kan ini semua milikku?"
"Ya aku malu mas , sana keluar tunggu aku di luar saja "
Akhirnya abim mengalah dan keluar dari kamar mandi
Nana sudah keluar dari kamar mandi dengan membawa handuk kecil sambil memgeringkan rambutnya
Abim yang melihat wajah istrinya ketika habis mandi ingin sekali rasanya di memangsa istri mungilnya itu
"Mass , mandi dulu sana?"
Abim menghampiri nana dan memeluk nana dari belakang
"Mass , apa'an sih kamu? Bau tau?"
Abim tak menggubris perkataan nana dan terus menerus mencium pundak istrinya
"Mas , cepatlah mandi sebentar lagi acara resepsi kita"
"Sebentar sayang aku merasa candu dengan harum baru ini" Ucap abim sambil menempel di pundak nana
"Apa'an sih mas , kamu yang bau "
Abim mencium i bajunya sendiri
"Mana ada? wangi kok"
Memang kamu masih wangi mas , aku sangat nyaman sekali Batin nana
__ADS_1
"Lepaskan mas ku sayang"
"Baiklah , tapi tunggu nanti malam" Senyum abim keluar dengan liciknya menuju kamar mandi
Nanti malam apa? Kenapa aku sangat takut sekali , aduh jantungku kenapa seperti maraton seperti ini . bagaimana jika mas abim dapat menjebol pertahananku . tapi dia sudah sah menjadi suami ku , kenapa aku sangat khawatir sekali . Batin nana dengan wajah yang sangat cemas menghadap kamar mandi takut jika sewaktu waktu abim keluar dengan memangsamya
Ceklekk..
Abim keluar dengan gagahnya dari kamar mandi sambil terlihat sebidang sawah telah berada di perutnya dan beberapa bangunan kecil-kecil yang sangat unik
Nana hanya terdiam dan melongo ketika melihat suaminya yang tampan dan gagah itu
"Kenapa ? Sexy yaa? " Godaa abim sambil menghampiri nana
"Ha? . A Apa'an sih kamu mas dasar ga tau malu banget bisa-bisanya kamu keluar cuman bawa gituan doang"
"Ya emang kenapa? toh aku suami kamu? Pengen yaa?" Colek abim pada dagu nana
"Apa'an sihh mas? udah sana ganti baju kamu"
Abim hanya tersenyum ketika melihat istrinya yang tengah malu karena perbuatannya . .
.
.
.
.**maaf yaa karena update'nya sering telat
__ADS_1
mencari inspirasi hehee
Selamat membaca kalian semuaa**