Gadis Tomboy Itu Bidadari Ku

Gadis Tomboy Itu Bidadari Ku
eps 27


__ADS_3

MAAF YAA NANTI ADA PERAN TAMBAHAN YANG TIDAK DI TAMBAHKAN DALAM LIST PERKENALAN WAKTU ITU HEHE..


Riana telah sampaii di suatu tempat di tengah-tengah kota terdapat rumah yang sangat megah


Riana memarkirkan mobilnya tepat di depan mansion mewah bergaya eropa tersebut


Dia menyelonong masuk ke mansion mencari seseorang yang dapat membantunya lagii


"Hendriikk kau dimana ??"


Seorang laki-laki berbadan atletis keluar dari ruangan gym dengan mengusap keringatnya dengan handuk wajah


"Lagi lagi kamu riana , ada apa kamu kemari ? kamu sudah kubebaskan dari cengkraman ceo bodoh itu kenapa kamu kembali lagi ke negara ini ? aku kan sudah menyuruhmu untuk tinggal di sana dan tidak membuat onar lagi"


"Aku terlalu bosan dan aku rindu dengan abim kau tau itu kan hendrik"


"Aku sangat muakk dengan nama itu , apa kurangnya aku padamu rianaa?"


"Sudahlahh jika kau tidak ingin membantu ku , aku akan pergi saja "


"Hufftttt… kamu ingin aku membantu kamu untuk apa lagi riana? apa kamu tidak bosan mengejar ngejar laki laki yang sudah beristrii?"


"Sudahlahh hendrik kau ingin membantu ku atau tidak"


"kau ingin aku melakukan apalagi?"


Setelah riana dan hendrik membicarakan rencana mereka


Di suatu tempatt


Nana sedang ada di tempat usahanya merasa ada yang aneh dengan perasaannya, perasaannya sangat gelisah dan tidak enak

__ADS_1


"aku kenapa ya , kok perasaan ku jadi tiba tiba gelisah gini? jangan jangan ada apa apa lagi sama mas abim"


nana menelfon abim ingin memastikan bahwa abim bahwa perasaannya tidak benar


Telfon berdering


"assallamuallaikum mas ?"


"wallaikumsallam iya sayang ada apa? "


"ohh tidak mas aku hanya rindu dengan mas , apa mas abim tidak apa apa"


"iya sayang mas tidak apa apa , nanti mas ceritakan apa yang terjadi di kantor barusan , mas akan kesana nanti istirahat makan siang sayang setelah meeting di luar "


"Baikllag mas kalau begitu , assallamualaikum"


"wallaikumsallam"


"kira kira mas abim ingin bilang apa yaa? aku jadi penasaran mungkin hanya perasaan ku saja"


setelah jam makan siang telah tiba abim mengendarai mobilnya ke tempat usaha milik nana bersama dengan doni


"Bagaimana dengan j****g itu don apa kamu sudah mengusirnya tadi"


"Sudah tuan tapi yang saya herankan bagaimana dia bisa keluar dari penjara dengan begitu mudahnya"


"aku juga tidak mengetahui hal itu don, yang terpenting kita harus berjaga jaga karena riana wanita yang sangat nekad , aku ingin kau memberikan penjaga untuk istriku. aku tidak ingin terjadi apa apa kepada istriku "


"Baik tuan saya akan mengirimkan beberapa penjaga untuk nyonya"


"Baik, aku berterimakasih padamu"

__ADS_1


Setelah sampai di tempat nana


Abim segera masuk kedalam dan mencari keberadaan istrinya


"dinaa dimana ibuk?"


"ohh bapak , ibu sedang keluar pak sebentar katanya beliau sudah berpesan jika bapak datang di suruh keruangannya saja"


"Ohh iyaa terimakasih, apa karyawan yang lain sedang makan siang?"


"Iyaa pakk ,nanti saya belakangan saja karena tadi ada amanat dari ibu"


"ohhh baiklahh, nanti kamu bisa beli makan dengan doni untuk memesankan saya makan dan ibu sekalian kalian berdua makan"


Doni yang mendengarkan perkataan bosnya hanya terdiam dan menatap wanita berhijab di depannya


Dan abim langsung masuk begitu saja kedalam ruangan nana meninggalkan doni dan dina


"ya ampun kenapa harus dengan kulkas 2 pintu ini , aku kan bisa berangkat sendiri tanpa harus dengan kulkas menyebalkan ini"


"Ada apa nona kenapa kau melihat ku seperti itu"


"Ahh tidak"


Selang beberapa menit kemudian nana kembali ke kantornya dia membawa beberapa bungkusan makanan untuk dia dan suaminya dan tidak ingat dengan dina yang harus terlambat makan siang


"Oh sudah ada doni di sini? dimana suami ku apa sudah di dalam?"


"sudah nyonya , astagfirloh aku lupa untuk membelikan makan kamu dina dan doni , jadi kalian beli sendiri tak apa kan maafkan aku yaa "


"Tidak buk , tidak perlu minta maaf kami akan pergi ke kantin"

__ADS_1


__ADS_2