
Dokter memeriksa luka nana akibat tertembak peluru dari riana
"Sudah baikkan , sudah boleh pulang tetapi masih harus melakukan rawat jalan ya?"
"Baiklah dokter , kapan saya boleh pulang? rasanya saya sudah rindu dengan rumah hehe?"
"Nanti sore boleh pulang , tuan abim tolong urusi administrasinya yaa saya tinggal dulu ?"
"Baik dokter terimakasih banyak"
______Di rumah setelah pulang dari rumah sakit
"Mas , kita beneran tinggal di rumah ini ya? cuman berdua aja?"
"Berdua gimana sih sayang? kita kan ada pembantu juga? kenapa kamu ga nyaman ya? mau pindah rumah lagi?"
"Ngak lah mas "
"Nanti juga bakalan rame sama tawa anak kita ?" Kode abim sambil mengedipkan mata sebelahnya
"Ih mas abim ganjen" Nana mencubit perut suaminya dan berlalu meninggalkan abim di ruang tamu
Tak lama kemudian abim sudah menyusul nana yang sedang berada di kamar untuk melakukan ritual mandinya
Nana yang keluar dari kamar mandi terkejut karena sudah adaa abim yang menyalakan tv di kamar
"Mas abim ngapain disin?"
"Lo aku kan suami kamu?"
"Aku malu mas ,aku mau ganti pakaian dulu aku lupa ga bawa baju ganti tadi"
"Ya ganti aja toh aku juga suami kamu?ngapain kamu malu "
"Ya udah deh " Ucap nana pasrah sambil berjalan ke arah lemari yang berada di sebelah televisi
Abim yang melihat istrinya dengan melilitkan handuk dan rambut yang masih basah tidak bisa menahan hasratnyaa
Abim segera berjalan menghampiri nana
"Sayang boleh ya?"
"Apa sih mas?"
"Udah ngak tahan ini , junior ku udah meronta-rontaa ingin keluar"
__ADS_1
"Hm tapi aku barusan mandi mas ?"
"Iya nanti mandi bareng lagi aja"
"Kok gitu sih?"
"Kamu mau jadi istri durhaka?"
"iya udah deh tapi pelan-pelan ya mas , nana takut"
Wajah nana yang tampak merah seperti kepiting rebus hanya menundukkan kepalanya
Abim segera mengendomg istrinya di ranjang dan . . . .
.
.
.
.
. Jengg-Jenggg.
Abim berhasil membobol gawang nana
Mereka berdua tidur dengan lelapnya
Mataharii sudah mulai menlusuk ke dalam jendela dengan membawa sinar matahari hangatnya
"Auww. . "
Abim terbangun karena mendengar nana yang sedang kesakitan ingin bangun dari tempat tidur
"Kamu mau kemana sayang?"
"Aku mau mandi mas? udah pagi ternyata"
"Masih sakit ya?"
"Sedikit tpi gak papa kok aku bisa jalan"
Karena abim melihat nana yang kesakitan langsung mengendong nana ke dalam kamar mandi
"Mas kok di gendong sih? aku bisa jalan sendiri?"
__ADS_1
"Udah diem? " Sambil mencium mulut nana agar tidak terus-terus'an berbicara
Abim menurunkan nana di bathUp
Menyalakan kran air hangat dan membantu istrinya untuk membuka bajunya
Dan tak lama kemudian mereka melakukan olaraga paginya sekali lagii
.
.
.
.
.
.
.
.Maaff yaa teman-teman jarang update episode terbaru karena masih binggung nyari inspirasii
Dan ada sedikit masalah di dunia nyata hehe
Maaf yaa untuk para readers yang masih setia mantengin
Maaf sekali lagi kalau tulisnya masih belum bisa sempurna
Untuk komen dan like'nyaa
Jangan lupa jadikan novel ini menjadi novel faforit kalian semua
Masih penasaran dengan kelanjutan kisah abim dan nana
Akan berakhir happy ending atau apa yaa ?
Jangan lupaa komen yaa
Dan yang masih penasaran dengan keadaan riana? Dia akan bebas dan akan memiliki abim kembali atau riana akan menghikhlaskan abim bersama nana
Yukk-Yukkk Jangan lupaa komen , like dan tambhkan lambang hatii
Jangan lupa vote terus author ..
__ADS_1
Terimkasih banyakk