
Liu Xing Sheng melihat Huan Ran yang sedang bersama Jianheeng.
" Stopp!! aku melihat Ran Ran! cepat hentikan mobil nya!! ". ucap Liu Xing Sheng.
Lalu Liu Xing Sheng berlari menuju Huan Ran, lalu dia tiba-tiba memeluk Huan Ran.
" Ran Ran! akhirnya aku menemukan mu! ". ucap Liu sambil memeluk nya.
" Ka ka kamu siapa? ". tanya Huan Ran.
" Ran Ran.... apakah kamu tidak mengingat ku? aku Liu, Liu Xing Sheng! ". sahut Liu.
" Liu? Liu Xing Sheng? ". tanya Huan Ran sambil mengekspresikan kebingungan.
" Kamu tidak mengingatku?! ". kata Liu sambil terkejut.
" Hemm, maaf aku lupa ingatan. Liu..? ". ucap Huan Ran.
Lalu tiba tiba Huan Ran menjerit kesakitan.
" Akhh kepalaku!! ". ucap Huan Ran menjerit.
" Ada apa Huan Ran?! ". tanya Jianheeng.
" Kamu siapa nya Huan Ran!!? ". tanya Liu Xing Sheng sambil menarik kerah baju Jianheeng.
" Aku Tunangan nya!! ". jawab Jianheeng sambil melepaskan tangan nya Liu dari kerah baju nya.
" Aku juga tunangan nya Ran Ran!! ". kata Liu Xing Sheng.
" Tidak kah kamu melihat di jari manis Ran Ran ada sebuah cincin! ". kata Liu Xing Sheng.
Lalu Jianheeng menarik tangan Huan Ran dengan paksa lalu dia melihat ada sebuah cincin di jari manis nya Huan Ran.
__ADS_1
" Sudah kah kamu melihat nya! Ran Ran tunangan ku! lihat saja di tv dan di handphone mu. " kata Liu Xing Sheng.
" Tapi Huan Ran tidak mengingat mu berarti dia bukan tunangan mu!!! ". jawab Jianheeng.
" Sudah!! bisakah kalian berhenti berkelahi! aku sudah capek!! aku ingin pulang!! ". kata Huan Ran.
" Mari ikut aku pulang ". ucap Liu Xing Sheng dan Jianheeng.
" Heyy Huan Ran akan ikut aku! " kata Jianheeng.
" Dia akan ikut aku! ". jawab Liu Xing Sheng.
Lalu mereka berkelahi lagi seperti anak kecil yang sedang memperebutkan ibu nya.
Huan Ran merasa sedang menjaga anak kecil yang nakal.
" Hahhh...... bisakah kalian tenang? aku sudah cape. " kata Huan Ran sambil menghela nafas.
" Apakah kamu perlu minum? ". kata Jianheeng.
" Dia perlu minum bukan makan! ". kata Jianheeng.
" Tidak! dia perlu makan, lihat dia sudah sangat kurus. Bagaimana kamu menjaga Ran Ran sampai dia kurus seperti itu!. " jawab Liu.
" Aku menjaga nya! ". kata Jianheeng.
" Trus kenapa dia bisa menjadi sangat kurus seperti itu? mending dia ikut aku saja pulang ke Cina ". kata Liu Xing Sheng.
" Tidak! dia harus berada di sini!". kata Jianheeng sambil menarik tangan Huan Ran.
" Dia harus pulang ke Cina! ". kata Liu Xing Sheng sambil menarik tangan sebelah Huan Ran.
Dan terjadilah tarik menarik.
__ADS_1
" Lepaskan! aku bisa makan minum sendiri! kalian berdua pulang lah aku ingin makan!! ". kata Huan Ran sambil melepaskan tangan nya.
" Kami ikut.. " . ucap Liu Xing Sheng dan Jianheeng.
" Ck, kamu pulang saja aku dan Huan Ran saja yang akan makan. " kata Liu Xing Sheng.
" Mending kamu saja yang pulang, aku yang akan pergi dengan Huan Ran ". kata Jianheeng.
" Aku akan ikut Huan Ran! kamu pulang! ". kata Liu.
" Tidak! aku yang akan ikut! dan kamu yang pulang! ". kata Jianheeng.
" Tidak! kamu yang pulang! " ucap Liu.
" Kamu! ". kata Jianheeng.
" kamu! ". kata Liu lagi.
" Kamu.. kamu ... kamu ... kamu! ".
" Arghhhh! bisakah kalian berdua diam! " kata Huan Ran.
" Kamu sih! ". kata Jianheeng.
" Kok aku?! itu semua karna kamu! ". kata Liu.
" Sudah sudah! kalian berdua ikut aku! ". kata Huan Ran.
" Tapi, sampai kalian berdua masih berkelahi di restoran... Aku akan memutilasi kalian berdua ". kata Huan Ran sambil mengeluarkan aura jahat.
" Siap sir!! ". kata Liu Xing Sheng dan Jianheeng.
" kamu mengikuti kata kata ku! ". kata Liu Xing Sheng.
__ADS_1
" Kamu yang mengikuti ku! ". ucap Jianheeng.
lalu terjadi lah perkelahian lagi, Huan Ran hanya bisa menghela nafas karena dia tidak tahu apa yang harus dilakukan nya untuk menjaga dua bocah yang suka berkelahi ini.