Gadis Yang Memikat Hati Seorang CEO

Gadis Yang Memikat Hati Seorang CEO
Episode 32


__ADS_3

Liu Xing Sheng memeluk Huan Ran dengan sangat erat, dia menangis di pelukan nya.



" Huan Ran kamu kembali.... Aku tau pasti kamu akan kembali...". Ucap Liu Xing Sheng .


" Li Li Liu.... Maaf...". Ucap Huan Ran tertunduk.


" Ti tidak apa-apa!! Asalkan kamu masih kembali dengan sehat, aku tidak akan menyalahkan mu atas perbuatan yang kamu lakukan! ". Ucap Liu Xing Sheng dengan gembira.


" Tapi Liu.... Aku tidak akan bersama mu lagi...". Ucap Huan Ran sambil menjaga jarak dari Liu Xing Sheng.


" Ke ke kenapa Ran Ran?! A apakah kamu akan pergi lagi?!! ". Tanya Liu Xing Sheng histeris.


" Bu bukan ...". Ucap Huan Ran.


" A a aku sudah bahagia bersama Jianheeng...". Ucap Huan Ran sambil memalingkan wajah nya.


" A apa?!! ". Sontak Liu Xing Sheng kaget.


" Da dan juga kami sudah memiliki seorang anak!! ". Ucap Huan Ran.


" Kita masih bertunangan Huan Ran!! Bagaimana bisa kamu memiliki anak dari Jianheeng?!!! ". Teriak Liu Xing Sheng suara nya menggema keseluruh ruangan.


Ayah dan Ibu nya Huan Ran hanya diam karna dia ingin anak nya bisa mengurus urusan percintaan nya dengan mandiri.


Huan Ran gugup menanggapi ucapan Liu Xing Sheng.


" Maafkan aku Liu.... Jiazhen sebenarnya anak itu adalah anak mu....". Ringis Huan Ran dalam hati.


Huan Ran berusaha tegar menghadapi Liu Xing Sheng dia tau kalau keputusan ini egois bagaimana lagi dia hanya bisa memakai keputusan itu.


" Hm, bukan kah kamu sudah bertunangan dengan artis besar Wanda?...". Tanya Huan Ran.


" Ibu ku yang menyuruh nya menjadi tunangan ku karna dia pernah menyelamatkan ibu ku dari kecelakaan... Aku tidak mencintai nya Huan Ran... Aku hanya mencintai mu...". Ucap Liu Xing Sheng.

__ADS_1


" Padahal kamu tahu kalau aku akan kembali.. Tapi kamu tidak menolak pertunangan itu sama sekali Liu...". Jawab Huan Ran.


" A a aku tahu aku salah Huan Ran... Maafkan aku...". Ucap Liu Xing Sheng mencoba membujuk Huan Ran.


" Aku tau kamu mencintai ku Liu... Tapi maaf aku tidak bisa bersama mu lagi... Aku tau ini keputusan yang egois tapi ini demi kebaikan mu Liu...". Ucap Huan Ran menahan tangisan nya.


" Apakah kamu menolak ku karena Jianheeng?!! Aku tau ternyata kamu diluar sana bercumbu kasih dengan Jianheeng dan sama sekali tidak memikirkan ku, sedangkan aku dari dulu sampai sekarang aku masih menunggu mu kembali. Dan sekarang saat kamu kembali kamu ternyata sudah menikah dengan Jianheeng. Hahaha!!! Ternyata kamu hanya seorang jal*ng saja!!!! ". Ucap Liu Xing Sheng dengan kata-kata nya itu membuat Huan Ran sedih.


Huan Ran langsung menampar Liu Xing Sheng dia sangat merasa sedih dengan perkataan nya itu.



" Iya!! Iya!!! Benar apa yang kamu katakan Liu!! Ya memang aku jal*ng!! Kenapa?!! Apakah kamu merasa hina karena aku adalah seorang jal*ng?!! Aku membenci mu Liu Xing Sheng!! ". Teriak Huan Ran.


Huan Ran langsung pergi meninggalkan Liu Xing Sheng dia sudah sangat merasa sakit hati dengan perkataan nya Liu Xing Sheng.


Liu Xing Sheng tidak tau bagaimana penderitaan Huan Ran saat dia meninggalkan nya. Saat setelah dia di selamatkan dari kebakaran itu Huan Ran tiba-tiba hamil dan ternyata waktu itu dia hamil sudah 3 minggu.


Huan Ran harus mencukupi kebutuhan nya di sana untung saja Jianheeng dengan sukarela membantu nya menjaga Jiazhen.


" Ke kenapa Huan Ran... Kenapa bisa kamu pergi lagi dari ku....". Ringis Liu Xing Sheng .


" Maaf nak Liu, apakah kamu tidak keterlaluan memanggil anak ku Jal*ng?!!". Tanya ayah nya dengan marah.


" Aku sudah sangat sabar melihat mu memaki anak ku, tapi kamu telah menyakiti nya dengan perkataan jahat mu itu?!!! Bagaimana bisa aku membiarkan putri kecil ku yang aku cintai menangis karna perkataan mu itu!!". Teriak ayah nya lagi.


" Ma maafkan aku ayah... Aku hanya terbakar emosi karna mendengar dia sudah memiliki seorang anak....". Ucap Liu Xing Sheng tertunduk.


" Jangan panggil aku ayah!! Aku tidak sudi kamu menjadi calon menantuku!! Apakah kamu kira anak itu adalah anak nya lelaki itu?!! Itu anak mu bocah!!!". Maki ayah nya ke Liu Xing Sheng.


" A a apa? Anak itu anak ku?!! ". Tanya Liu Xing Sheng kebingungan.


" Haishhhh, seharusnya aku tidak memberitahu mu tentang itu tapi ya bagaimana lagi aku sudah keceplosan". Ucap ayah nya sambil menghela nafas.


" Sudah lah Yah.... Kamu harus tenang...". Ucap ibu nya Huan Ran sambil berusaha menenangkan Ayah nya Huan Ran.

__ADS_1


" Dan kamu Liu... Kami tidak bisa menjelaskan nya secara rinci.. Lebih baik kamu tanyakan saja kepada Huan Ran nya langsung...". Ucap ibu nya Huan Ran.


" Ba baiklah bu, aku akan mengejar Huan Ran dulu!!! ". Teriak Liu Xing Sheng lalu dia berlari menuju mobil nya dan langsung mencari Huan Ran.


Huan Ran ternyata mampir dulu ke super market untuk membeli bahan-bahan keperluan untuk dia di rumah.


Dia hanya bisa termenung memikirkan kejadian tadi... Ternyata selama Huan Ran tidak ada di Cina, Liu Xing Sheng selalu datang ke rumah orang tua nya Huan Ran sampai-sampai dia menginap di kamar nya Huan Ran.


" hahhh, bagaimana ini... Aku tidak tau apakah keputusan ku untuk menghindari Liu Xing Sheng benar...". Tanya nya dalam hati.


" Hahh, aku seharus nya tidak usah memikirkan itu lagi!! Aku harus berusaha tegar!! Semangat Huan Ran!! Oh iya aku harus menchat Jianheeng dia sedang apa". Gumam Huan Ran.


" P ".


" Lagi apa Jian?".


" Apakah kamu sibuk? ".


Huan Ran menunggu balasan dari Jianheeng, akan tetapi Jianheeng tidak membalas pesan nya.


Huan Ran langsung menuju kantor nya Jianheeng, karna mereka berdua akan pergi kencan hari ini. Huan Ran berniat melupakan kejadian tadi dengan berkencan dengan Jianheeng. Huan Ran ingin memberi kan kejutan kepada Jianheeng.


" Apakah CEO Jianheeng sedang sibuk?". Tanya Huan Ran kepada Resepsionis kantor Jianheeng.


" Oh maaf CEO Jianheeng sedang kedatangan tamu, katanya teman masa kecil nya CEO Jian." jawab Resepsionis itu.


" Anda ada keperluan apa dengan CEO Jianheeng? Apakah sudah membuat janji untuk bertemu? ". Tanya Resepsionis itu.


" Iya, saya ada janji dengan CEO Jianheeng." jawab Huan Ran.


" Oh, kalau begitu mari saya antar ketempat nya CEO Jianheeng. " jawab orang itu.


" Ah, baiklah! ". Jawab Huan Ran.


Huan Ran pun mengikuti Resepsionis itu.

__ADS_1


__ADS_2