
Jianheeng mengantar Jiazhen sampai ke toilet.
" Pa, kamu tunggu di sini saja. Aku bisa masuk sendiri." Ucap Jiazhen.
" Baiklah, papa akan menunggu mu disini... ".jawab Jianheeng.
Jiazhen masuk lalu dia membuang laptop yang di bawa nya ke bak sampah.
" Kenapa kamu membuang laptop itu anak kecil? ". Tanya seorang laki-laki yang berdiri di hadapan Jiazhen.
" Ah! Itu sudah rusak! Ibu ku menyuruh untuk membuang nya! ". Jawab Jiazhen gugup.
" Benarkah? ". Tanya orang itu lagi.
" Be benar! A aku harus pergi ke Papa ku dulu! ". Ucap Jiazhen lalu dia pergi meninggalkan laki-laki itu.
" Hm, anak itu rambut nya sangat mirip dengan Huan Ran... Dan mata nya juga mirip dengan ku.... Atau jangan-jangan?! Tidak mungkin... Bukan kah Huan Ran sudah meninggal? Sepertinya aku harus mencari latar belakang anak itu. " ucap Laki-laki itu ternyata dia adalah Liu Xing Sheng.
" Huh... Untung saja berhasil kabur dari paman itu tadi... ". Ucap Jiazhen sambil menghela nafas.
" Jiazhen? Ada apa dengan mu? ". Tanya Jianheeng kebingungan.
" Tidak ada apa-apa Pa! ". Jawab Jiazhen spontan.
" Lebih baik kita pergi ke tempat Mama... Mama sudah menunggu kita... ". Ucap Jiazhen lalu menarik tangan nya Jianheeng.
" Ah! Benar juga! Mama mu pasti menunggu sangat lama! ". Ucap Jianheeng.
Saat mereka pergi ternyata Liu Xing Sheng mengintip mereka dari celah pintu masuk toilet.
Liu Xing Sheng terkejut karena Ayah dari Jiazhen adalah Jianheeng.
Liu Xing Sheng langsung menelpon para pengawal nya untuk mengawasi Jianheeng dan Jiazhen.
" Sepertinya aku harus mengambil laptop ini... ". Ucap Liu Xing Sheng lalu dia mengambil laptop yang sudah di buang oleh Jiazhen.
" Halo, bisakah kalian semua datang kesini. Aku ingin kalian semua membawa laptop yang ada di toilet, lalu memperbaiki nya." Suruh Liu Xing Sheng ke pengawal nya.
" Baik! ". Jawab pengawal nya dan mereka menuju ke toilet.
Jiazhen melihat Huan Ran kebingungan.
" Mama!! ". Teriak Jiazhen dengan sangat keras.
__ADS_1
" Ah! Jiazhen! Sudah selesai ke toilet nya? ". Tanya Huan Ran.
" Sudah ma...". Jawab Jiazhen.
" Kenapa lama sekali? Mama sudah mencoba satu permainan tadi sambil menunggu kalian berdua datang." Ucap Huan Ran.
" Kenapa mama tidak mengajak ku? ". Tanya Jiazhen.
" Karna Jia masih di toilet! ". Ucap Huan Ran.
" Hehehe, benar juga." Jawab Jiazhen sambil tertawa.
" Yasudah cepat kita coba semua permainan yang ada di sini!! ". Teriak Jianheeng.
" Goo!!! ". Teriak Jiazhen lagi.
Mereka bertiga bermain sampai mau malam.
" Sudah mau malam, kita harus segera pulang. Taman bermain ini sudah mau tutup!". Ucap Huan Ran sambil mengajak Jianheeng dan Jiazhen pulang.
" Siap Bos!! ". Jawab Jianheeng dan Jiazhen bersamaan.
Lalu mereka bertiga pulang ke rumah.
" Baik Ma! ". Jawab Jiazhen dengan semangat.
" Aku tidak akan begadang lagi, karna misi ku menghack Perusahaan Liu sudah tercapai! ". Gumam Jiazhen lalu dia pergi masuk ke kamar nya.
Sedangkan Jianheeng dan Huan Ran masih ada di ruang tamu.
" Jianheeng...". Ucap Huan Ran.
" Ya ada apa Ran Ran? ". Tanya Jianheeng kebingungan.
" Sepertinya aku..... Akan tidur di kamar mu...". Ucap Huan Ran sedikit malu.
" Jadi kamu sudah menerima ku?!! ". Tanya Jianheeng kegirangan.
" Mungkin perlahan-lahan.... ". Jawab Huan Ran.
" Terima kasih Huan Ran!! ". Teriak Jianheeng lalu memeluk Huan Ran.
" Iya iya...". Jawab Huan Ran dengan nada lembut.
__ADS_1
" Cepat sana kamu mandi...". Ucap Huan Ran lagi.
" Siap Kapten!! ". Jawan Jianheeng dengan semangat.
" Tadi bos sekarang kapten." Ucap Huan Ran sambil menggelengkan kepala nya.
" Maaf maaf, aku pergi mandi dulu!! ". Jawab Jianheeng dengan semangat.
" Sampai jumpa di kamar... Huan.. Ehh Sayang!!! ". Teriak Jianheeng sambil mengedipkan mata nya.
Huan Ran tersipu malu, lalu dia juga bersiap-siap untuk mandi.
*Di kamar mandi.
" Apakah keputusan ku menerima Jianheeng benar? Dan aku harus berusaha melupakan Liu Xing Sheng... ". Gumam Huan Ran di kamar mandi.
" Mungkin ini keputusan yang tepat...". Gumam nya lagi.
" Hahh... Aku sudah tidak tau lagi harus apa...". Gumam nya lagi.
*Skip selesai mandi.
" Huan Ran!! ". Teriak Jianheeng.
" Jian!! Bisakah kamu tidak teriak-teriak seperti itu?! ". Bentak Huan Ran.
" Hehehe, maaf maaf. " ucap Jianheeng sambil tertawa.
" Nanti Jiazhen bangun karna teriakan mu itu!! ". Ucap Huan Ran lagi sambil memarahi Jianheeng.
" Hehehe, yasudah kita harus segera tidur!! ". Ucap Jianheeng.
" Baiklah." jawab Huan Ran singkat.
Jianheeng langsung terlelap tidur, biasa nya dia tidak akan bisa tidur kalau tidak melihat foto Huan Ran.
Sekarang Huan Ran sudah berada di samping nya, jadi dia bisa tidur dengan nyenyak.
Huan Ran hanya bisa termenung dan memikirkan kelanjutan percintaan nya ini.
Apakah dia harus menerima Jianheeng dan melupakan Liu Xing Sheng. Atau... Dia harus kembali kepada Liu Xing Sheng dan mencoba meninggalkan Jianheeng.
__ADS_1
Tunggu kelanjutan cerita nya Huan Ran yaa ^^