
Rumah Jianheeng terbakar hangus, akan tetapi saat investigasi. Polisi menemukan 2 orang mayat dan di perkirakan itu adalah Jianheeng dan Huan Ran.
Liu Xing Sheng mendengar kabar itu merasa sangat terpukul, ya bagaimana lagi Huan Ran adalah orang yang dicintai nya saat mendengar kabar itu saja dia sudah sangat terpukul.
Orang tua nya Huan Ran merasa sangat sedih, di kabarkan kalau ibu nya Huan Ran sempat ingin bunuh diri tetapi di tahan oleh ayah nya Huan Ran.
*Lima tahun kemudian
" Hah, sudah lama aku tidak kembali ke Cina. " ucap seorang perempuan yang cantik dan dia baru keluar dari bandara.Dia ditemani seorang laki-laki yang tampan.
Orang-orang yang ada di bandara kagum akan mereka berdua.
" Apakah mereka artis? ". tanya orang-orang.
Lalu saat perempuan dan laki-laki itu berjalan keluar datang lah seorang anak laki-laki menghampiri mereka berdua.
" Mama!! Papa!! ". ucap anak itu.
lalu anak itu memeluk perempuan itu.
" Woahh!! anak mama sudah besar, kamu semakin berat saja Jiazhen! ". ucap perempuan itu.
" Kalau kamu merasa Jia berat mending aku saja yang menggendong nya ". ucap laki-laki yang berada di samping perempuan itu .
Ternyata perempuan dan laki-laki yang berada di bandara itu adalah Huan Ran dan Jianheeng.
Mereka berdua selamat dari peristiwa kebakaran itu.
Ternyata mereka berdua di selamatkan oleh anak buah rahasia milik Jianheeng.
__ADS_1
Dan anak laki-laki yang memanggil mereka papa dan mama sebenarnya dia adalah anak dari Huan Ran dan Liu Xing Sheng.
Akan tetapi Huan Ran bilang kalau Jianheeng adalah papa nya atau bisa disebut Ayah nya.
Karna Huan Ran tidak ingin Jiazhen hidup tanpa seorang ayah.
Lagi pun Jianheeng tidak keberatan dengan keputusan itu. Karna dia masih mencintai Huan Ran.
Mereka berdua tidak menikah tapi mereka berdua tinggal satu rumah, layak nya sebuah keluarga.
Jiazhen tidak tahu kalau Jianheeng bukan ayah nya.
Jiazhen memiliki bola mata yang sama dengan Liu Xing Sheng, dan rambut nya sama seperti Huan Ran.
Supaya orang lain tidak curiga kalau Jiazhen bukan lah anak dari Jianheeng, waktu mereka bertiga jalan-jalan Jiazhen di suruh Huan Ran memakai lensa mata. Warna lensa nya adalah warna Hijau coral sama seperti warna mata Jianheeng.
* Flash Back waktu kebakaran.
" Apakah kamu tidak apa-apa Jian? ". tanya Huan Ran sambil menghampiri Jianheeng.
" Aku tidak apa-apa, kenapa kamu tidak keluar duluan saja tadi? akan lebih aman jika kamu keluar bersama Liu Xing Sheng. " ucap Jianheeng.
" Tidak bisa! bagaimana bisa aku keluar duluan sedangkan orang yang menyelamatkan ku waktu kecelakaan masih tertinggal di dalam! ". ucap Huan Ran.
" Hahaha, ternyata kamu sudah ingat. " jawab Jianheeng.
" Huh! sudah lah mending kita cari jalan keluar! ". ucap Huan Ran.
" Tapi... Coba lihat semua pintu sudah hampir tertutup semua jadi bagaimana kita keluar? ". tanya Jianheeng.
__ADS_1
" A... itu... kita cari saja dulu! sapa tau masih ada jalan! ". ucap Huan Ran.
" Kita akan mati berdua disini... sudahlah. " ucap Jianheeng.
" Hengh! cepat lah kita harus cari jalan keluar! ". ucap Huan Ran.
" Tapi, misalnya kita tetap terjebak disini aku ingin mengucapkan sesuatu. " sahut Jianheeng.
" Mengucapkan apa? ". tanya Huan Ran.
" Aku cuma ingin mengucapkan aku mencintai mu, tapi jangan jawab sekarang. " jawab Jianheeng.
" A a a baiklah, tapi.... ". ucap Huan Ran.
" Tapi apa? ". tanya Jianheeng.
" Tapi.... BISAKAH KITA CARI JALAN KELUAR SEKARANG?! AKU TIDAK INGIN MATI BERSAMA MU... AKU MASIH BANYAK IMPIAN, AKU INGIN MENIKAH, MEMPUNYAI ANAK, HIDUP BAHAGIA SELAMA NYA!! AKU TIDAK INGIN MATI....... " Jawab Huan Ran
" Hahaha, baiklah sebentar lagi pengawal rahasia ku akan menolong kita ". ucap Jianheeng sambil tertawa.
" Huh! bilang dong dari tadi! ". ketus Huan Ran.
Lalu datang pengawal nya Jianheeng.
" Bos! cepat kita harus keluar! aku akan menaruh mayat perempuan dan laki-laki ini, agar bisa memalsukan kematian Bos dan nona . " ucap pengawal itu.
" Baiklah, cepat kita harus keluar dari sini! ". ucap Jianheeng lalu dia menarik Huan Ran.
" O o ok ". jawab Huan Ran.
__ADS_1
* Flash back selesai.
••••••••••