
Saat Jianheeng dan Huan Ran sampai di rumah nya.
" Aku akan tidur dulu, Good Night ". ucap Huan Ran.
" Good Night. " jawab Jianheeng.
Lalu Huan Ran masuk ke dalam kamar nya dan dia berbaring di atas ranjang nya.
" Hmm, kenapa aku bisa lupa ingatan ya? ". gumam Huan Ran.
" Dan Liu.... Aku seperti memiliki kenangan dengan nya, kenapa aku bisa tidak ingat dengan segala nya! ". Gumam Huan Ran.
Karna kelelahan Huan Ran pun tertidur lalu dia memimpikan sesuatu.
" Emh, dimana ini? kenapa aku bisa ada di pantai? ". gumam Huan Ran.
Lalu dia melihat seseorang yang sedang melakukan pemotretan tapi pemotretan nya di saat ada badai hujan.
" Siapa itu yang sedang melakukan pemotretan? kenapa mereka melakukan pemotretan saat ada badai hujan? ". gumam Huan Ran lagi.
Huan Ran pun mendatangi kerumunan orang yang sedang melakukan pemotretan itu.
" Kenapa ada Liu Xing Sheng disitu? dan siapa perempuan itu? " Gumam Huan Ran.
Huan Ran pun mendatangi Liu Xing Sheng.
" Kenapa perempuan ini sangat mirip dengan ku? ". ucap Huan Ran.
Lalu dia mendengar Liu Xing Sheng membisikkan sesuatu ke perempuan itu.
" Huan Ran...... ". ucap Liu Xing Sheng
__ADS_1
Huan Ran mendengar bisikan Liu Xing Sheng..
" Apa? Huan Ran? ". ucap Huan Ran.
" Apakah itu aku? ". tanya Huan Ran lagi.
Lalu Huan Ran pun menyentuh Liu Xing Sheng akan tetapi, semua nya menghilang.
Huan Ran pun terbangun dari tidurnya, dan ternyata hari sudah pagi. Huan Ran bergegas mandi, menyiapkan kopernya, dan lain-lain.
Jianheeng pun memanggil nya untuk turun ke bawah.
" Huan Ran! cepat makan! ". ucap Jianheeng.
" Baiklah, aku akan turun kebawah! ". jawab Huan Ran.
Saat di meja makan.
" Aku akan berangkat jam 9, memang nya kenapa? ". tanya Huan Ran.
" Tidak apa apa, bisakah kamu nanti menemuiku di kamar ku nanti? ". tanya Jian.
" Oh, baiklah! ". jawab Huan Ran.
Skip selesai makan.
Huan Ran menuju ke kamar nya Jian, lalu dia melihat Jianheeng yang sedang termenung.
" Ada apa kamu memanggil ku kesini Jian? ". tanya Huan Ran.
" Aku akan langsung bicara ke intinya saja, Huan Ran... bisakah kamu tidak pergi ke Cina? ". tanya Jianheeng sambil menarik tangan Huan Ran.
__ADS_1
" Tidak bisa Jian! bukankah aku sudah bilang kemarin, kalau aku akan tetap pergi ke Cina! ". ucap Huan Ran.
" Kamu harus tetap di sini Ran Ran! ". bentak Jianheeng.
" aku akan tetap pergi! ". jawab Huan Ran.
Jianheeng pun memanggil pengawal nya.
" Pengawal!! Jaga Nona Huan Ran jangan sampai keluar dari kamar ini! ". ucap Jianheeng.
" Jian! aku harus pergi! nanti aku akan ketinggalan pesawat!! ". ucap Huan Ran.
" Kamu harus tetap disini, aku tidak akan melepaskan mu Ran Ran! ". ucap Jianheeng.
Lalu Jianheeng keluar dari kamar nya.
Huan Ran berusaha untuk keluar dari kamar nya Jianheeng, akan tetapi dia di halau oleh pengawal nya Jianheeng.
" Jangan keluar Nona, kami di perintah kan untuk tetap menjaga nona agar tidak keluar dari kamar ini. " ucap pengawal itu.
" Biarkan aku keluar! aku tidak bisa berdiam di sini aku harus ke bandara!! ". ucap Huan Ran sambil memberontak.
" Nona tolong tenang! kalau nona tidak bisa tenang kami tidak akan segan menggunakan kekerasan agar nona diam! ". bentak pengawal itu lalu mengunci Huan Ran di dalam kamar itu.
" Tolong buka pintunya!! aku harus pergi! ".ucap Huan Ran.
Akan tetapi tidak ada yang datang.
Huan Ran pun pasrah dan terduduk di atas kasur nya Jianheeng.
" Bagaimana ini? aku harus apa? ". gumam Huan Ran.
__ADS_1