Gadis Yang Memikat Hati Seorang CEO

Gadis Yang Memikat Hati Seorang CEO
Episode 23


__ADS_3

Sesampai nya di restoran.


" Permisi, kalian mau pesan apa? ". tanya pelayan restoran.


" Saya pesan Lanzhou Noddle dan minum nya Jus jeruk. Kalian berdua apa? ". tanya Huan Ran.


" Aku sama dengan Huan Ran! ". ucap mereka berdua.


" Aku harus sama dengan Ran Ran, kamu pesan yang lain! " kata Liu Xing Sheng.


" Tidak bisa! aku harus sama dengan Huan Ran! ". kata Jianheeng.


" Arghhhh! ".


" Arghhh! ".


" Sudah cukup! Maaf ya kami semua pesanan nya sama ". ucap Huan Ran.


" Huh! ". ketus Liu Xing Sheng.


" Huh! ". ketus Jianheeng.


" Haishhh! kan sudah aku bilang kalian berdua jangan berkelahi di restoran! ".bentak Huan Ran.


" Yang cari masalah si Liu tuh! ". kata Jianheeng.


" Heh! kenapa aku?! ". tanya Liu Xing Sheng.


" Sudah!! kalian berdua diam dan makan saja! " kata Huan Ran.


Dan mereka berdua hanya bisa mengangguk kan saja.


Saat selesai makan mereka pergi ke kasir restoran.


" Biar aku saja yang membayar Huan Ran. " ucap mereka berdua.


" Aku saja yang bayar kamu tidak usah bayar! ". kata Liu Xing Sheng sambil mengeluarkan kartu kredit nya.

__ADS_1


" Aku saja! ". kata Jianheeng sambil mengeluarkan kartu kredit nya juga.


Lalu mereka beradu mulut lagi, dan akhirnya Huan Ran lah yang membayar nya.


" Maaf ini uang nya. " ucap Huan Ran .


" Huan Ran tidak usah membayar, aku saja yang membayar semua ini." kata Liu Xing Sheng.


" Tidak! aku saja yang membayar!". sahut Jianheeng.


" Aku saja yang membayar! kalian berdua diam! ". bentak Huan Ran.


" Maaf kami permisi dulu. " kata Huan Ran ke kasir restoran.


Huan Ran pun berjalan mendahului Liu Xing Sheng dan Jianheeng.


" Huan Ran tunggu aku! ". kata Jianheeng dan Liu.


Para pelayan yang ada di restoran pun mulai membicarakan mereka bertiga.


" Hahaha, mungkin. Para laki-laki nya sampai bertengkar hanya karena ingin membayar makanan saja. " sahut pelayan kasir tadi.


" Perempuan nya sangat cantik, pantas saja dia diperebutkan oleh para lelaki tampan. " ucap salah satu pelayan.


" Benar, tapi aku sepertinya pernah melihat perempuan itu. Tapi di mana ya? ". kata pelayan kasir itu.


" Hmm benar, aku juga seperti pernah melihat mereka bertiga. " kata pelayan tadi.


........


Saat Huan Ran sedang berjalan.


" Huan Ran, mari kita pulang ke Cina. " kata Liu Xing Sheng.


" Tidak! dia harus tetap disini! ". sahut Jianheeng.


" Tapi orang tua nya mengkhawatirkan nya! ". ucap Liu Xing Sheng.

__ADS_1


" Orang tua? aku punya orang tua? dimana?


Aku ingin bertemu dengan ayah dan ibuku! ".


ucap Huan Ran.


" Berartk kamu mau pulang bersama ku Ran Ran?! ". tanya Liu Xing Sheng.


" Huan Ran..... apakah kamu akan meninggalkan ku? ". Tanya Jianheeng bereskpresi sedih.


" Iya Jian, aku ingin bertemu dengan orang tua ku! aku ingin melihat bagaimana rupa mereka ". jawab Huan Ran sambil tersenyum.


" Baiklah.... ". ucap Jianheeng.


" Aku akan tetap mengunjungi rumah mu Jian! ". ucap Huan Ran.


" Mari kita pulang ke hotel Ran Ran, aku akan memesan tiket ke Cina. " sahut Liu Xing Sheng.


" Aku akan bermalam di tempat Jianheeng, kamu akan menjemput ku disitu. " ucap Huan Ran.


Jianheeng yang mendengar itu langsung senang.


" Hmm, baiklah. " ucap Liu Xing Sheng.


" Mari kita pulang Huan Ran! ". ucap Jianheeng sambil menarik tangan Huan Ran.


" Eh, baiklah. Sampai Jumpa besok Liu. " ucap Huan Ran sambil melambaikan tangan nya.


" Ya, aku akan pergi ke hotel dulu. " Ucap Liu.


Lalu Huan Ran pergi ke rumah nya Jianheeng.


Sedangkan Liu Xing Sheng.


" Tolong siapkan satu pengawal mengikuti mereka, dan lihat gerak gerik nya. " ucap Liu Xing Sheng.


" Baik Tuan Muda ! ". ucap pengawal nya.

__ADS_1


__ADS_2