GENG RUSUH VS CEWEK BAR - BAR

GENG RUSUH VS CEWEK BAR - BAR
EPISODE 14


__ADS_3

Bella mengambil helm nya dan pergi menuju motornya dan di susul oleh Raka.


"Bel Lo gapapa? Ada yang sakit? tanya Raka khawatir."


"Bella gapapa kak, Bella kan hebat, ucap Bella tersenyum."


"Kamu ini gak seharusnya nyamperin dia, kan yang penting kamu udah membuktikan kalo kamu bisa menang bel, ucap Raka."


"Gapapa kak, Bella cuma mau ngasih pelajaran aja ke dia biar gak nyelakain orang lain lagi, takut nya nanti malah makin banyak korban gara - gara dia, ucap Bella."


"Iya iya.. lain kali jangan gitu bel bisa bahaya buat diri kamu, ucap Raka."


"Iyaa kak, yaudah yuk kita pulang, ucap Bella."


"Tunggu" ucap Zack."


Zack dan sahabat nya pergi menemui Bella dan menghadang Bella.


"Kita ketemu lagi cewek bar - bar, ternyata banyak bakat lo yah, selain jago beladiri, jago balapan juga. Gue mau nantang Lo balapan! berani gak Lo? Kalo Lo mau terima tantangan gue dan Lo yang menang, gue gak bakal gangguin Lo sama sahabat lo. Tapi kalo gue yang menang Lo harus turutin semua apa perkataan gue. Gimana tertarik?, Ucap Zack."


"Sumpah bel tadi Lo keren banget waktu balapan, gue jadi suka sama Lo, udah mah cantik, seksi, jago beladiri, jago balapan lagi, ucap alex antusias."


David dan Zack yang mendengar ucapanAlex langsung menatap tajam alex.


Bella yang mendengar ucapan Alex menatap tak percaya.


"Ck... Gue gak suka cowok buaya kaya Lo, ucap Bella sinis."


"Huft.. hahah.."


Kai, rio, David dan Zack mentertawakan Alex yang di tolak mentah - mentah oleh Bella.


Alex menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


Baru kali ini dia di tolak oleh cewek, biasanya cewek - cewek duluan yang menempel pada Alex.


"Dan buat Lo, Oke gue terima tantangan Lo, besok gue tunggu Lo disini, ucap Bella menunjuk ke arah Zack."


"Bel Lo harus pikirkan baik - baik dulu jangan ambil keputusan sembarangan, ucap Raka menatap Bella."


Bella memegang tangan Raka sambil menatap nya.


"Percaya kan sama Bella? Ucap bella meyakinkan Raka."


Adegan tersebut tak luput dari penglihatan Zack, David, Alex, kai dan Rio.


Zack mengepalkan tangan nya, rasanya dia ingin menyeret Bella kedalam dekapan nya.


"Tidak ... Tidak..." Zack menggelengkan kepalanya pelan.

__ADS_1


"Ck... Kenapa gue jadi kaya gini, ucap batin Zack."


Zack tidak sadar kalo dia mulai tertarik dengan Bella.


"Ada hubungan apa cowok itu sama Bella, saingan gue nambah terus, usaha buat deketin Bella aja belum, saingan makin banyak, gue harus cari tahu siapa laki - laki yang bersama Bella, ucap batin David."


"Yaudah kalo gitu kita duluan, sampai ketemu besok, ucap Bella tersenyum kepada Zack dan sahabatnya."


"Hati - hati bel, teriak Alex."


"Ck.. dasar buaya darat, ucap Rio pelan."


"Hei jangan sembarangan tuh mulut kalo bicara, ucap Alex kesal."


"Udah lah Lex, emang bener kan apa yang di ucapkan oleh Rio, ucap kai.


"Kalian ini menyebalkan, ucap Alex."


"Udah yuk kita pulang, ucap Zack."


Bella dan Raka pergi meninggalkan Zack dan sahabatnya, mereka pergi menuju bengkel karena Bella akan menginap disana.


"Zack dan sahabatnya juga pergi meninggalkan tempat balap karena waktu menunjukkan pukul tiga dini hari, mereka pulang menuju rumah Zack."


Bella telah sampai di bengkel nya, dia langsung menuju lantai dua karena kamarnya ada disana.


Sebelum masuk ke kamar Bella di panggil terlebih dahulu oleh Raka.


"Ada apa kak? Tanya Bella."


Bella duduk di samping Raka.


"Apa kamu tahu orang tadi siapa?, Ucap Raka."


"Tahu banget lah kak, dia kan teman satu sekolah Bella yang sering nyari masalah sama Bella sampai Bella harus di skors gara - gara dia, ucap bella"


"Jadi dia orang nya! Tapi bukan itu maksud kakak bel, asal kamu tahu yah dia adalah raja jalanan paling di takuti di kota ini, kalo menurut Kakak dia jauh di atas kamu bel, kakak tahu sepak terjang dia di dunia balap bagaimana, apalagi teman - temannya itu jago banget di dunia otomotif termasuk Zacky, kalo di dunia balap dia terkenal dengan nama Zacky, makanya tadi dia datang nonton kamu balapan pake masker dan tidak menunjukkan wajahnya, mungkin kalo orang - orang tahu dia Zacky pasti akan langsung di serbu, secara kan di tampan, pasti langsung di serbu cewek - cewek disana."


"Ck.. aku gak peduli kak, mau dia raja jalanan, mau raja hutan sekalipun, bella gak takut kak. Bella yakin bisa ngalahin dia, kita harus percaya diri kak, belum juga balapan masa udah takut duluan kan gak seru, ucap Bella percaya diri."


"Kamu ini kalo di kasih tahu susah banget sih, ucap Raka sambil mengacak - ngakak rambut Bella."


"Ahh kakak berantakan ini jadinya rambut Bella, ucap Bella cemberut."


"Udah sana tidur, udah mau pagi tuh, ucap Raka."


"Oke kak, kakak juga jangan lupa istirahat yah, Bella ke kamar dulu, ucap Bella."


Bella masuk ke kamar nya, lalu membersihkan diri dan berganti pakaian tidur, setelah selesai bella merebahkan tubuhnya di kasur kesayangan nya itu. Tidak lama Bella langsung terlelap.

__ADS_1


Di kediaman Zack.


Zack, Alex, kai, Rio dan David baru sampai di rumah zack. Mereka langsung menuju kamar masing - masing, karena waktu menunjukkan hampir pagi jadi rumah terasa sepi dan pastinya orang - orang rumah masih terlelap.


Zack masuk kedalam kamarnya, dia langsung membersihkan diri dan berganti pakaian. Zack hanya memakai celana pendek di atas lutut dan kaos polos putih ketat, yang menampilkan roti sobek nya. Mungkin kalo ada wanita di kamarnya pasti sudah ngiler melihat tubuh zack. Zack merebahkan tubuh nya di atas kasur, ingatan melayang kepada Bella yang memegang tangan seorang laki - laki tapi Zack juga tidak tahu siapa sebenarnya laki - laki itu, ada rasa sedikit marah di dalam dirinya ketika mengingat hal itu lagi.


"Ck.. kenapa gue jadi mikirin cewek bar - bar itu, ucap Zack sambil geleng-geleng."


Zack menutup wajah nya dengan bantal. Tak lama akhirnya Zack tertidur.


Waktu sudah menunjukkan pukul 11 siang tapi Zack masih belum bangun begitu juga dengan Alex, Rio, kai dan David.


Mami Indri pergi ke dapur mencari maid.


"Bi, apa anak - anak sudah ada yang turun untuk makan? Tanya mami Indri."


"Belum nyonya, dari pagi belum ada yang turun, ucap maid itu."


"Ck.. anak ini pasti pulang pagi, ucap mami Indri."


Mami Indri pergi menuju kamar Zack, ternyata benar Zack masih terlelap di kasurnya.


"Zack wake up!!" Teriak mami Indri.


Tapi Zack tidak mendengar sama sekali teriakan mami nya.


"Zack... Kalo gamau bangun mami siram kamu, teriak mami Indri."


"Lima menit lagi mami, gumam Zack."


"Tidak ada lima menit, sekarang atau mami siram, ucap mami Indri."


"Oke.. oke.. Zack akan bangun, ucap Zack."


Zack bangun dengan malas menuju kamar mandi.


"Mami tunggu kamu di bawah Zack kita makan siang bersam - sama, teriak mami Indri."


Mami Indri juga membangun kan anak - anak yang lainya.


Mami Indri menunggu mereka di meja makan karena waktu sudah menunjukkan jam makan siang.


Zack turun lebih dulu dan langsung duduk di dekat mami Indri. Lalu di susul oleh Alex, david, kai, dan Rio.


Mereka semua duduk bersama saling berhadapan.


"Apa kalian tidak lapar jam segini baru bangun, kalian semua melewatkan sarapan kalian. Mungkin kalo mami gak bangunin kalian, pasti bangun nya bisa - bisa sore, ucap mami Indri."


"Kita masih ngantuk mi, soalnya kita pulang pukul tiga pagi, ucap Alex."

__ADS_1


"Sudah mami duga kalo kalian pasti pulang pagi, ucap mami Indri."


"Yaudah sekarang kalian makan, gausah nunggu papah, papah gak akan pulang, ucap mami Indri."


__ADS_2