GENG RUSUH VS CEWEK BAR - BAR

GENG RUSUH VS CEWEK BAR - BAR
EPISODE 6


__ADS_3

"Mi dia itu bukan tipe Zack, apalagi sama dandanan nya udah kaya Tante - tante bukan kaya anak remaja pada umumnya, celetuk zack."


"Huftt.. hahahh..."


Papah Aryo menertawakan ucapan anaknya itu..


"Jadi kamu takut dikira pacaran sama Tante - Tante? Tanya papah Aryo"


" Iya itu juga termasuk salah satu alasan nya, pah batalin perjodohan nya yah Zack mohon, Zack gabisa maksain cinta Zack buat Sisil, ucap Zack dengan pasrah."


"Oke, papah akan batalin perjodohan itu kalo kamu kenalin pacar kamu ke mami sama papah, ucap papah Aryo"


"Astaga, cobaan apalagi ini! Gumam Zack."


"Sudah lah Zack, mami dekat dengan sisil ko dia itu sangat sopan, dan juga perhatian sama mami, kamu terima aja perjodohan ini, kata mami Indri."


"Zack gamau mi, Zack akan cari pacar daripada harus di jodohkan dengan Mak lampir itu. Ucap Zack".


"Hey sayang tidak baik berbicara seperti itu, kamu bisa menyakiti perasaannya, tegur mami Indri."


"Awas yah kalo anak - anak mami ada yang menyakiti perempuan, mami cincang habis batang kalian, ucap mami Indri menatap tajam."


Semua pria yang ada di meja makan langsung memegang senjata mereka. Mereka bergidik ngeri.


"Glekk.. Alex menelan ludah nya dengan kasar.


" Mampus Lo lex, kalo mami tau habis batang Lo, ucap kai pelan."


Zack, David, Rio, dan kai menatap Alex bersamaan dan menunjukkan tatapan mengejek.


Alex yang merasa terintimidasi pun segera pergi dari sana.


" Mi, pah, Alex sudah kenyang, Alex ke kamar duluan, ucap Alex buru - buru."


Setibanya di kamar Alex bernafas lega.


" Huftt.. hampir aja, gilaa mami galak banget, jangan sampe tau kalo gue suka mainin cewek, bisa habis masa depan gue di tangan mami, gumam Alex."


Semua makan dengan tenang.


" Zack, kai, David, Rio, nanti setelah makan malam kalian keruangan kerja papah yah, ada yang mau papah bicarakan sama kalian semua sekalian ajak Alex, kata papah Aryo"


Semuanya saling menatap satu sama lain, mereka sudah tau apa yang akan di bahas oleh papah, ya mereka harus pasrah kalo kena marah oleh nyonya rumah siapa lagi kalo bukan mami Indri.


"Baik pah, jawab serentak."


Setelah selesai makan mereka pergi ke kamar masing - masing untuk beristirahat kecuali papah Aryo yang harus kembali lagi ke kantor karena urusan nya di kantor belum selesai.


"Hoammm"

__ADS_1


Bella baru bangun dari tidurnya


"Astaga ini sudah malam, ucap Bella"


Bella langsung membersihkan diri, setelah selesai Bella turun ke bawah untuk makan malam.


Bella terbiasa makan sendiri, karena orang tuanya jarang berada di rumah, kalau ada di rumah ya pasti ada masalah dengan Bella.


Mungkin sekarang orang tua Bella tidak tahu kalau Bella di skors, karena pihak sekolah memberitahukan nya lewat surat tidak menghubungi nya langsung.


"Hufttt.. Setiap hari selalu saja sepi, kalau pun ada dirumah pasti kerjaan nya hanya bisa menghukum aku, keluh Bella."


Tiba - tiba handphone bella berdering, yang menelponnya adalah Zara.


"Hallo bel, ucap Zara"


"Ada apa zara? jawab Bella"


"Keluar yuk kita ke cafe yang baru launching, kata Zara"


"Yaudah ayok tapi pukul 8 aja yah kesananya, gue baru makan, ucap Bella"


"Okedeh bel, gue ajakin dulu yang lain nya yah, ucapa Zara."


Zara mematikan sambungan telpon nya.


Bella pergi ke kamar nya untuk bersiap - siap terlebih dahulu.


Bella keluar dari kamarnya menuju garasi motornya, dia akan membawa motor sport warna hitam kesayangan nya, Bella memanaskan terlebih dahulu motornya karena sudah lama tidak memakai motornya.


Bella bersiap - siap sambil memakai helm fulface.


"Brumm.. brummm.."


Bella langsung melesat membelah jalanan. Bella melaju dengan kecepatan tinggi layaknya seorang pembalap.


Selain cantik dan cerdas, Bella juga pandai mengendarai motor, dia dulu sering ikut balap liar sampai ketahuan ayah nya dan di hukum dengan merusakan motornya, tapi sekarang sudah beres di perbaiki dengan uang Bella sendiri, karena Bella juga punya bisnis kecil-kecilan tanpa ayah dan ibunya tau, sebenarnya motor Bella ada dua dan yang di rusak adalah motor yang berwarna merah.


Bella sampai terlebih dahulu, karena cafe nya baru launching jadi suasana disana sangat ramai, banyak pasang mata yang melihat ke arah Bella, karena penasaran siapa Wanita yang membawa motor sport tersebut.


Bella melepas helm nya, sambil mengibaskan rambutnya, para pria - pria disana terpesona dengan kecantikan Bella, kulit putih mulus, serta aura yang seksi di pancarkan oleh Bella, meskipun hanya memakai jeans dan jaket kulit serta make up seadanya.


"Wow.. bidadari turun dari motor, celetuk pria di sebrang sana"


"Gilaa artis juga lewat inimah, ucap pria yang lain"


Itulah beberapa ucapan yang di lontarkan disaana.


Bella masuk ke dalam cafe, dia mencari meja yang kosong, Bella melihat meja pojok dekat jendela kosong, Bella langsung berjalan menuju ke meja tersebut untuk menunggu yang lainnya datang.

__ADS_1


Tidak lama Lily datang dan langsung menghampiri Bella.


" Hai bel udah lama nunggu? Tanya Lily"


"Enggak li, gue juga baru Dateng, jawab Bella"


"Li, kita pesan nya nunggu zira dan zara Dateng aja yah, kata Bella"


"Oke bel, gue juga masih kenyang tadi baru aja makan, jawab Lily ."


Banyak pasang mata yang melirik ke arah meja bella dan Lily.


Sepuluh menit berlalu, zira dan Zara baru sampai.


"Hai guyss, sorry gue telat biasa jalanan macet, jawab Zara."


"CK.. kebiasaan lo emang selalu ngaret zar, ucap Bella kesal."


"Hehe.. sorry bel, kan gue harus dandan dulu takutnya nanti banyak cogan ( cowok ganteng ) ucap zara."


"Dasar centil Lo, ucap Lily sambil terkekeh."


"Yaudah sekarang kita pesan aja yuk, ucap Zira"


Mereka memesan makanan dan minuman sambil berbincang - bincang.


Di kediaman Zack.


Zack, kai, David, Rio dan Alex sedang berada di ruang kerja papah Aryo. Semuanya duduk saling berhadapan, di depan nya ada papah Aryo dan mami Indri.


"Oke, ada yang mau menjelaskan?, Tanya papah Aryo"


" Im sorry pah, mi, ucap Zack"


" Ck.. kalian ini mau jadi preman pasar apa? Kerjaan nya berantem terus, pantes aja itu muka Alex biru - biru gitu, mami pusing mikirin kalian mau jadi apa nanti, ucap mami Indri sambil memijit kepalanya."


" Kami minta maaf mi, kami bersalah, ucap Alex."


"Ayolah boy jangan buat mami mu pusing gara - kelakuan kalian ini, ucap papah Aryo."


"Untung kalian cuma di skors dua hari, apalagi kalo satu sekolah tau kamu anak papah, apa kamu gak malu dengan kelakuan kamu ini? kata papah Aryo."


"Udah lah pah, mami pusing antar mami ke kamar, ucap mami indri."


Tidak heran kalau papah Aryo sudah tau kalo anaknya di skors karena kepala sekolah nya langsung yang memberi tahu papah Aryo dan mami Indri.


se perginya papah Aryo dan mami Indri.


" Gue suntuk dirumah, gue mau keluar nyari angin, ucap Zack sambil berlalu pergi."

__ADS_1


"Gue ikut zack, ucap Alex"


"Kita juga ikut kali Zack, ucap kai"


__ADS_2