
"Ayah, lila pergi dulu ya"-Lila
"(salim), iya nak hati-hati ya(peluk)"-ayah
"iya tenang aja kapten(hormat)"-Lila
Lila pergi kerumah tami.
"Kalian punya piyama yang imut-imut apa lagi lila"-Andin
"iya lah kan kiyowoo (bikin gerakan imut)"-Lila
"yah di pancing sih jadi gini kan dia"-Nia
Tami yang dari dapur membawakan satu nampan dihadapan kami.
"ehhhh guyss ini makanan"-Tami
"uuu baik kali, makan enak"-Lila
Mereka asik cerita sambil makan ringan.
"Lila, gimana kemaren bukannya kamu berdua-an dengan dito"-Tami
"Yah gak gimana-gimana sih tapi, dia orang yang baik"-Lila
"Yaiyalah dia baik kan dia pangeranku"-Andin
"Serah lah, eh tapi seharusnya disuasana seperti ini kita nonton yang menyeramkan seharusnya"-Lila
"Oke"-Nia, (keliatannya sih dia yang paling berani)
Mereka pun memutar Youtube di tv, menonton chanel yang sedang populer yaitu neror.
__ADS_1
Awalnya kelihatan biasa-biasa aja pas, penampakan anak kecil yang hilang ditarik tangan hitam misterius yang terekam kamera cctv, lila teriak dan hampir menangis.
"Lila, gak pa pa"-Tami
"Kesian anak kecil nya(nahan nangis)"-Lila
"Yaudah kami aja nonton nanti kami beritahu ya"-Nia
Denger suara dari tv aja lila berteriak terkejut saat ada suara aneh, dia sudah menutupi wajahnya dan memalingkannya perhatiannya pada handphone nya tapi tetap terbayang-bayang akan hal itu.
"Aaaa"-Lila
"Aaaaaaa!!!"-Andin, Nia dan Tami (ikut terkejut)
"Astaga, kayanya kita harus nonton dari hp dan pake headshet"-Nia
Malam pun berlanjut mereka sudah selesai menonton dan lila yang gak berani nonton dia kerja waktu itu ya, nulis cerita.
Mereka melanjutkan pesta piyama itu, pertama-tama nonton drakor dulu, makan popcorn, maskeran, stalking ig mantan, ehh enggak lah. (canda aja)
**Jam 4.00 subuh
Triring**~(suara telpon)
"Hmmmmmmmmmmm(banguntidur)"
"Hallo"-Lila
Lila bangun dan mengangkat telpon, semua udah bangun tapi habis sholat tidur lagi.
"Siapa ini?"-Tanya lila yang masih setengah sadar.
"Siapa ini?"-Lila, tanya ya lagi karena tidak mendapatkan jawaban apapun, lila mematikan telponnya.
__ADS_1
"Ada apa lil?"-Nia
"Nggak ada apa-apa, lanjut tidur aja yuk"-Lila
Mereka melanjutkan tidur sampai jam 6. mereka pun terbangun, dan mulai fitnes, meski paksaan sebenernya. lari-lari pagi di sekitar kompleks.
"Huh, cape juga"-Tami
"Iya nih"-Andin
Melanjutkan lari nya sampai 3 kali putaran dan dilanjutkan lari-lari kecil.
"uuh cape"-Andin
"Iya lapar dan haus"-Tami
"Aku mau lari secepat naruto"-Nia
Lila memandangi teman-teman nya yang berbeda-beda reaksi.
"kalo gitu, andin dan tami istirahat dulu, aku dan nia lari lagi ya"-lila
Lila dan nia lari sekeliling komplek lagi. mereka merasa sangat segar. namun, di hari yang segar dan bahagia itu mereka dikejutkan oleh kedatangan orang yang tidak di undang kek jelangkung.
"Bagaimana kau bisa disini?"-Nia
"Biarlah, buat apa menyapa nya"-Lila (bersikap tidak peduli).
Lila menarik nia dan mengajak nya buat lanjut lari dan tidak perlu memikirkan orang itu.
Nia terstop.
"Bukankah sangat aneh ada reza disini?"-Nia
__ADS_1
"Ya ku tau itu tapi biarlah dia"-Lila