
Grepppp.....
Tangan dito tidak sengaja menyetuh tangan lila, mereka mulai tatapan. tangan lila mulai beraksi mengambil gelas minuman yang di kasih ibu tadi, lila mencelupkan tangannya dan menyemburkannya ke wajah dito.
"Oiii, tugas...tugass jangan natap aja!!!"-Lila
Hahhahhahhaha Dito tertawa melihat kelakuan lila, ya emang agak sedikit aneh tapi itulah lila. selalu tampil apa adanya tidak peduli apa bicara orang karena yang menjalani dan merasakan hanyalah kita.
Telulett.....(dering telpon lila berdering) tapi saking asiknya dia dan dito dia gak nyadar.
Jam menunjukan pukul 5.20 pm
Tugas mereka selesai dengan cepat.
Lila membereskan bawaanya.
"Lila, bentar lagi maghrib, mau sholat disini?"-Dito
"Bentar, bilang ayah ku dulu"-Lila
Lila mengambil handphone nya, dia terkejut melihat miscoll dari alan sampai 70 kali.
Iih ngampain sih nelpon banyak benget, gue harus nelpon balik jadinya-(gumam lila)
"Angkat-angkat dongg!!!"-Lila
"Kenapa lil, gak dibolehin?"-Dito
"Enggak tadi udah nelpon ayah, boleh kok katanya"-Lila
"terus itu kenapa?"-Dito
__ADS_1
"ini nelpon Alan!"-Lila
Yehh diangkat
Ehhhh saputro ngapain sih miscol ampe 70kali?
[ yah, elu kenapa juga gak bilang kalo kerumah dito, kan gua ampe nyari kemana-mana terus nanya ayah lo katanya dirumah dito]
Maaf yaudah gue mati in mau sholat
[ bentar!!!!, kalo pulang gua jemput ]
tit.....tit.....tit...(dimatiin)
Iih nyebelin banget sih, kan bisa gua pulang gak perlu dijemput iih-(gumamnya)
"Ayo lil!"-Dito
"Iya"-Lila
"Lila makan yang banyak ya"-ibu
"Iya bu"-Lila
Ibu yang di sebut lila itu sebenarnya adalah bibi art dirumah dito tapi gak sopan kan kalo bilang bibi meski dia art(asisten rumah tangga).
Sejujurnya aku penasaran dengan dito soalnya meski rumah segede ini tapi kalo makan orang tua nya gak ada, pengen nanya takut gak sopan.
Telulet.....(bunyi dering telpon lila)
Lila mengambil hp nya dan mematikannya takut gak sopan abis kan lagi makan masa angkat telpon. untung juga telponnya bukan dari ayah melainkan alan.
__ADS_1
Selesai makan.
"Lila, langsung pulang?"-Dito
"Iya, takut kemaleman kan udah jam 6"-Lila
Lila mencoba menelpon alan buat anter jemput, di waktu dia nunggu. si reza cowo playboy rumor nya tiba-tiba datang kerumah dito.
Meski bukan urusan aku, tapi kan aku cewe pasti ada aja kebiaasaan kepo nya.
"Tumben dit, ada cewe di rumahmu"-Reza
"Ini, teman sekelas kan dia sekelompok"-Dito
"Ohh ya, maaf ya ampe gak ngenalin mungkin sering keluar kelas jadi gak ngeliat cewe secantik kamu"-Reza
"(hahahiiih bacot)-dalam hati). ohh ya"-Lila
Mungkin ini yang namanya playboy sejati, huuh agak aneh sih tiba-tiba gitu. emang kelakuan nya aja sering keluar kelas supaya pacaran sama anak kelas lain.
"Den, itu ada mobil menunggu diluar, katanya dia mau jemput lila"-satpam
"Makasih ya pak"-Dito
Lila langsung capcus tanpa menghiraukan si reza cowo playboy.
"Cantik ya, lo gak naksir sama dia kan?"-Reza
(tanya pada dito sambil megang pundaknya)
"Jangan sakiti cewek sebaik dia!!!"-Dito (masuk rumah)
__ADS_1
"Yah serah gua lah"-Reza
"Dia polos men, dia baik, jangan nyakitin cewe lagi, ngerti gak sih"-Dito