
Di senja itu, aku bertanya pada Alan
"Lan, apa yang paling lo suka didunia ini?"Lila
"(sambil teriak ia berucap)Elo, lil karena di dunia ini gak ada yang seberuntung gua mendapatkan, sahabat kayak lo"
Sepanjang jalan aku tersenyum mendengar jawaban Alan, karena emang julukan aku dan Alan sahabat sehidup.
"Lan makasih udah anter gua pulang"-Lila
"Yailah kayak sama siapa aja lagi"-Alan
Alan mengantarkan ku pulang dengan selamat dia memang pria yang bisa di andalin meski agak gimana ya tapi dia hampir segalanya bagiku.
Ayahku sering merasa tidak nyaman sama Alan karena dia tau segalanya tentang ku tetapi ayah menyukai alan kok dan waktu alan ngaterin pulang, ayah ngeliatin kami di jendela. kebiasaan yang sering dilakukan ayah saat aku sma.
"Lila dah pulang"-Ayah
Ayah yang tadinya cuma mengintip, keluar untuk ngeliat kami.
"Alan nganterin lila?"-Ayah
"Iya om, Alan pamit ya"-Alan
Alan (salim) ke Ayah dan langsung pergi, sepulang alan, ayah banyak tanya tentang hari itu ya emang aku anak satu-satu nya dan juga paling disayangi ayah.
Di ruang keluarga, sopa.
__ADS_1
"Ayah (pelukku), aku akan tetap sayang ayah"-Lila
"Ayah, juga lila(memegang tangan lila) tapi ayah mikir kamu akan pergi kerumah suami kamu nanti, apa lagi kamu dekat dengan alan. itu juga membuat ayah"-Ayah
"Nggak lah yah, ayah bakal ikut Lila kalo udah nikah karena ayah segalanya bagi lila dan kalo masalah alan, dia kan sahabat lila yah"-Lila
Malam itu berlalu dengan cepat, dan Ayah ku yang terlalu menyayangiku ya, itu bagus. karena sesungguhnya kasih sayang orang tua tidak akan pernah hilang dan tidak akan bisa diganti.
Esok harinya disekolah, saat pembagian kelompok.
"Lil, baru kali ini ya kamu gak satu kelompok ama Alan"-Tami
"Ohh ya, emang aku selalu ama dia"-Lila
"Iih gak nyadar"-Andin
"Aahh, mana ada orang yang selalu bersama dengan apapun yang dilakukan nya"-Lila
"Yah kamu aja yang gak nyadar"-Nia
Lila yang asik bicara dengan teman-temannya pun gak nyadar Alan yang datang menghampirinya.
"Lil(merangkul) bicara apa sih kayaknya asik"-Alan
"Enggak tuh(dorong lila ke Alan)"-Lila
"Yah gue kehilangan berita nih, ehh kasih tau dong(bujuk Alan ke Nia)"-Alan
__ADS_1
"Gini tadi kami bicara tentang lo dan lila yang gak sekelompok lagi, itu kan hal yang ajaib gituh kan secara lo gak pernah pisah ama lila"-Tami
"Tami"-Lila
"yah(pegangnya ke kepala) keceplosan"-Tami
"Ouhh masalah itu, ya gak pa pa (serangan rangkulan lagi)"-Alan
"Apa sih itu hal yang biasa kan, dan juga ini cuman kelompok buat tugas kimia"-Lila
"Ehh tapi kamu tau gak lil, kalo yang sekelompok sama kamu?"-Andin
"Ehhmm Dito?"-Lila
Dito Aditya, dia cowo paling ganteng selain Alan, dia anak orang kaya pemegang bisnis terbesar dan anak satu-satunya dari keluarganya. Yah gara-gara paras nya yang ganteng dan juga punya harta dia jadi buranan wanita yang ingin mengicar hartanya saja.
"Iya tuh, dia kan anak paling ganteng se asia"-Andin
"Iih lebay nya din, dia gak seganteng itu"-Lila
Tak...tak...(langkah kaki supestar)
"Ehh baru dibilang, Dito nya dateng"-Tami
"Hah mana?(antusias banget)"-Andin
"ituu(tunjuk)"-Tami
__ADS_1