
"Lil kita masuk kelas yuk"-Tami. Lila, Tami, Nia dan Andin berjalan beriringan
"Eyyy tunggu, [ah elah gini banget dah kalo datang mereka pasti aku ditinggalin]"-Alan
"lil, kamu tau gak bahwa kita hari ini ada kegiatan di sekolah jadi kita gak belajar"-Nia
"Ehh yang bener, yah padahal gara-gara aku kira aku telat sampai gak sarapan"-Lila
"Astaga lil, kamu seharusnya makan dulu. kita taroh tas terus langsung kekantin ya"-Andin
Dari dulu aku selalu dikelilingi orang-orang yang perhatian seperti mereka. memang sahabat sangat berharga, sulit mendapatkannya.
"Hmm, iya makasih ya"-Lila
"Lil, gue ditinggalin aja"-teriak Alan
Lila menoleh kebelakang, melihat Alan yang ngos-ngosan sambil lari.
"Ye maaf, udah lu di depan kami aja supaya gak ketinggalan, lagian kenapa juga sih ikut"-Lila
"Kan omong nya gitu(sambil tunjuk lila), nanti aja kalo gue tinggal, bilang inilah bilang itulah"-ngoceh Alan
"Iya-iya-iya ah"-Lila
"Berantem mulu kayak kucing ama tikus"-Andin
__ADS_1
"Tau tu uuuuuuu(sorak lila dan bibirnya maju kemuka)"-Lila
"Yah... yang mulai siapa, yang disalahin siapa"-keluh Alan sambil (megang kepala)
Hari itu kegiatan di sekolah ku mengudang banyak sekolah lain untuk pertanding olahraga, aku memang antusias dan juga aku memang ikut lomba nya. tetapi, ada insiden yang terjadi saat pertandingan dimulai.
"Semua kontestan, harap bersiap-siap karena kita akan memulai permainan nya"
Lila sudah siap dan dia sudah berada di lapangan tapi alangkah apes nya, lila pingsan karena mendengar sorak-sorakan.
"Lil kamu gak pa pa kan?"(dengan pelan)
(sreek~~~) aku menepi kan, selimut yang menutupi badan ku dan mencoba untuk duduk .
"Iya gak pa pa (jawabnya dengan lemas)"-Lila
"Lil, ikut gak?"-tanya Vani, cewe yang sok cantik, tebar pesona dan sok-sok an dalam segala hal pokok nya. aku gak suka ama orang ini.
"Yah serah gue ikut apa enggak gak ada urusan nya sama lo juga kan"-jawab Lila dengan nada yang ngengas
"Ye cuma nanya doang, gak usah ngengas"-Vani
"Lo duluan yang mulai, ngapain so nanya-nanya (tunjuknya) sksd tau gak"-Lila
"Apaan sksd singkatan gak jelas"-jawab Vani
__ADS_1
"Norak banget sih. makanya, jangan tubuh dan muka lo aja yang pernik, otak juga"-Lila
"Iiih kasar banget, awas lo ya"-Vani nadanya agak mengancam
"Gak takut tuh"-Lila
"Udah-udah, kenapa sih lil"-Alan
"Ahh udh ah, cape gue liat plastik sampah"-Lila
"Iihhh nyebelin (menghentakan kakinya)"-Vani sambil teriak...
Setelah aku agak ada masalah sama Vani kami pun langsung meluncur ke lapangan. Ya disana biasa-biasa aja sih tapi banyak orang. Awalnya aku bisa nahan semuanya tetapi saat mereka menyorakan namaku aku mulai takut, menutupi telingaki dan berjongkok disaat itu yang terpikirkan ku hanyalah ibu.....
Setelah itu, gak ada yang kupikirkan lagi.
Aku terbangun di ruangan yang penuh dengan bau obat dan juga sejuk.
"(nada yang pelan)Lil kamu gak pa pa kan?"
"(jawabku agak lemas) iya gak pa pah"
"Istirahat ya, apa perlu kita pulang ajah"-tanya Alan
"Iya lil mending pulang deh"-usul Nia
__ADS_1
"(mengangguk)"-Lila