Gita, Gadisku

Gita, Gadisku
teman baru sahabat baru


__ADS_3

Kelas telah usai,gita bersama kiran dan icha berjalan menuju kantin kampus yang berada dibagian samping bangunan kampus berdekatan dengan sebuah taman luas tempat para mahasiswa lain menghabiskan waktu luangnya.


"Ta,ini kantin kita...kita makan dulu yuk... tar gue ajak keliling kampus lagi dech"ungkap icha


Gita hanya mengangguk menanggapi teman barunya itu. Sedangkan kiran hanya mengikuti mereka saja,kiran memang lebih pendiam daripada icha yang cerewetnya minta ampun. Kiran dan icha sudah berteman dari SMA jd mereka sudah hafal dengan watak masing masing.Saat pertama melihat gita mereka sangat senang karna sepertinya gita anak yang baik untuk dijadikan teman apalagi gita duduk diantara mereka berdua. Mereka bertiga akhirnya duduk dimeja yang dekat dengan taman kampus,icha pergi memesankan mereka makanan dan minuman. Di area taman terlihat mulai ramai saat segerombol mahasiswa yang datang dengan saling bercanda,para mahasisiwi yang tadinya hanya duduk duduk tiba tiba saja beranjak dan mendekati para mahasiswa itu.Sekilas gita melihat yogi diantara para mahasiswa yang sikerumuni para cewek cewek itu.Saat itu icha sudah datang dengan membawa nampan besar berisi pesanan mereka.


" Hei..ini pesanan kita." ucap icha sambil meletakkan nampan besar itu.


"Makasih ya icha..."jawab gita sambil tersenyum begitu juga kiran.


"Eh...ditaman itu rame banget ada apa ya?" tanya gita sambil menatap ke arah taman.


"Oh...biasa paling juga 7 kurcaci lagi pada keluar jd para cewek heboh gitu." jawab kiran sambil menyantap makanannya.


"7 kurcaci..??" gita terheran. ada ya kurcaci didunia ini.


makhluk pendek dengan janggut yang lebat dan topi lonceng seperti dalam dongeng.

__ADS_1


"Iya... eh jangan loe pikir mereka itu orang orang cebol kayak didongeng lho.."timpal icha


"Terus kaya apa dong kurcacinya??" tanya gita dengan muka polosnya. kiran dan icha saling memandang dan langsung tertawa bersamaan.


"Kok malah ketawa sih."tanya gita yang masih tak mengerti.


"Udah tar loe liat sendiri dech..paling juga mereka makan disitu."jawab kiran sambil menunjuk meja diseberang mereka duduk.


"Loe udah liat satu kok Ta,cuma loe g tau aja."imbuh icha


"Kapan??" tanya gita sambil meminum es jeruk pesanannya


Anak yang nabrak dia tadi pagi pikir gita.Benar kata temannya tak lama 7 cowok itu duduk di meja seberang mereka.Memang ega menjadi salah satu dari mereka,dan yang tak diduga gita yogi cowok yang membantunya pagi ini juga termasuk diantara mereka.


"kak yogi.." sebut gita


"Eh..loe kenal ama yogi??" tanya icha

__ADS_1


"Dia yang nolong aku tadi pagi" jawabnya


"Oh..." balas icha kemudian


7 kurcaci emang populer dikampus itu,hampir semua cewek mengidolakan mereka,mereka tampan,cerdas,baik,meski kadang kadang ada sifat bobroknya suka jahilin orang. Juna si jenius berlesung pipi,rio yang cerewet tapi suka sekali kerapian,yudis yang paling dewasa yang menjadi penjaga mereka semua, yogi si cuek tapi penuh perhatian,okky yang suka jahil tapi paling gampang terharu,kenzi yang supel dan paling gampang berteman sama orang dan yang terakhir ega si cowok cool dan susah ditebak maunya tapi dialah yang menjadi kesayangan dari semuanya apapun yg dia mau yang lain pasti ngikutin. 4 dari mereka sudah semester 4 yaitu juna,rio,yudis dan yogi sedang okky,kenzi dan ega seangkatan sama gita.Tak begitu lama datang lagi seorang gadis menghampiri 7 kurcaci, dia cantik tinggi berkulit putih mulus bak seorang model ternama.Dia mendekati ega dan mengusir kenzi yang duduk tepat disebelah ega. Terlihat dia mulai menngandeng lengan ega dan entah berbicara apa tapi ega terlihat tak nyaman dan menarik tangannya kasar.


"Liat dech si lili ratu dikampus kita mulai lagi" ucap icha


"Yah...paling juga tar ditinggal pergi ama ega."timpal kiran


"Siapa lili?" tanya gita


"Dia,cewek terpopuler dan tercantik dikampus ini menurut orang orang sih kalo menurut gue sih g."icha yg menyahuti


"Dan dia ngejar ngejar si ega mulai pertama masuk sampe sekarang blom kesampean."tambah kiran


"Ooo..."sahut gita.

__ADS_1


Merekapun menyelesaikan makan siang mereka tanpa menghiraukan keramaian yang terjadi dimeja seberang.Gita mulai terbiasa dan cocok dengan teman barunya meski baru sehari. Tanpa disadari gita ada sepasang mata yang dari tadi memperhatikannya dari meja seberangnya duduk.


__ADS_2