Gita, Gadisku

Gita, Gadisku
cari kesempatan


__ADS_3

Gita mengekor saja saat ega menarik tangannya dan membawanya pergi dari perpustakaan. Sampai di koridor kampus gita mendadak menghentikan langkahnya ega yang menariknya ikut berhenti karna orang yang dia tarik tak bergeming dari tempatnya.


"Kok brenti sih ayo jalan."pinta ega tanpa melepaskan genggamannya ditangan gita.


"Maksud kamu apa sih main tarik tarik orang aja,emang mau kemana?" sambil mencoba melepaskan tangannya dari ega gita mulai merasakan sakit ditangannya. Ega kembali menggenggam tangan gita saat melihat lili keluar dari perpustakaan dan menariknya lagi dengan cepat,karna dia bertubuh kecil gitapun tertarik begitu mudahnya dan kembali mengekori ega. Sampai di kantin mereka berhenti dan duduk ditempat 7 kurcaci biasa berkumpul.Gita sudah duduk dan ega membawa 2 minuman dingin yang dibelinya barusan.


"Nih..minum dulu."ega menyodorkan satu minuman ditangannya pada gita.Gita menerima minuman dari tangan ega,dia memang merasa haus dari tadi,tanpa berkata apa apa langsung saja dia meminum minuman dingin yang menyegarkan itu sampai tinggal setengahnya.


"Makasih minumnya".sambil meletakkan sisa minumannya dimeja,gita menatap ega yang hanya mengangkat alisnya untuk menjawab ucapan trimakasihnya.


"Ehm...maksud kamu apa narik aku kesini? dan lagi kamu kan g kenal deket ama aku tapi kok kaya gitu tadi seolah kita udah kenal dari dulu?kamu mau jadiin aku kambing hitam ya buat lari dari cewek kamu tadi?" gita mulai menghujani ega dengan pertanyaannya. Ega hanya terdiam mencoba berpikir harus jawab apa dia bingung harus gimana menjelaskan bahwa dia begitu penasaran dengan gadis dihadapannya ini.Disaat bersamaan ternyata lili menyusul mereka dikantin ini,ega melihat lili berjalan mendekat dari arah belakang gita. Melihat itu langsung aja dia menarik tangan gita dan menggenggamnya erat. Gita pun tersentak dengan gerakan ega yang tiba tiba itu. Dia mencoba menarik tangannya tapi ega menariknya lagi sambil mengedipkan satu matanya.


Gita tak mengerti dengan kelakuan ega ini.


"Apaan sih..." gerutunya.


"Kamu bisa menyelesaikan tugasmu nanti, aku akan membantumu mengerjakannya kita makan dulu ya,atau kita keluar ke resto kesukaanmu untuk makan?? hem..??"ega malah menawarinya makan dengan nada lembut manja begini semakin membuatnya bingung.Gita menyipitkan matanya heran.

__ADS_1


"Gila apa ya ni orang."batin gita


"Ega!!"suara seorang gadis yang tiba tiba terdengar dari sampingnya mengagetkan gita yang masih heran dengan ega, gita mengangkat kepalanya dan memandang siapa orang yang berteriak dengan nada tak suka itu. ternyata benar dugaannya lili sudah berdiri dengan wajah merah padam menahan amarahnya.


"Loe lagi... kenapa sih ngikutin gue mulu."ucap ega dengan malas tanpa melepaskan tangannya dari gita.


"Nih apaan sih pegang pegang segala."lili marah dan melepaskan tangan ega dari tangan gita.


"Loe siapa berani beraninya pegang pegang,loe g tau siapa gue??"lili menatap gita dengan sinis.


"G tau dan g mau tau."jawab gita santai. Gita bukan cewek yang lemah kalo hanya ber argument saja, dia cewek yang g suka ditindas begitu saja apalagi kalo dia tak melakukan kesalahan apapun. Bahkan ucapannya terkadang juga bisa menjengkelkan.


"Udah..jangan ikutin gue lagi."ucap ega sebelum beranjak pergi.


Sementara itu yogi dan yang lain memperhatikan kejadian itu dari taman sejak tadi.


"Liat kan..ega emang tertarik ama gita."yogi berucap pada ketiga temannya.

__ADS_1


"Iya juga."sambung rio menyetujui


"Tapi kalo gitu situasinya kasihan gita broo bisa jadi santapan si lili." yudis ikut menimpali


"Ya kalo gitu kita yang harus melindunginya" juna memberi saran


"Tentu saja karna mungkin gita yang bisa membuat tu kelinci g alergi ama cewek."jawab yogi. Entah kenapa ega memang tak pernah mendekati cewek manapun bahkan tak pernah merespon cewek cewek yang antri mendekatinya,bahkan terkesan menghindar dari mereka semua.Sampai disebut takut sama perempuan oleh teman kurcacinya,kecuali pada ibunya.


"Ya,,ya,,,kau benar kenzi dan okky harus tau ini." jelas yudis


Yogi,rio dan juna hanya mengangguk bersamaan mengiyakan ucapan yudis.


Ega membawa gita ke parkiran menyuruhnya masuk ke mobilnya. Ega meletakkan tas dan buku gita dijok belakang sebelum menyetir mobilnya keluar dari kampus.Gita memulai bicara memecah keheningan diantara mereka.


"Mau kamu bawa kemana lagi aku ini?? aku masih ada kelas lagi nanti." ucapnya sambil menatap ega malas dia sudah tau kenapa ega bersikap begini yang jelas untuk lari dari lili.


"Iya aku tau,,aku juga teman kelasmu. sudahlah aku akan minta ijin sama dosen nanti.kamu ikut aku sekarang aku lapar." jawab ega tanpa memalingkan wajahnya.

__ADS_1


"Kesempatan bagus untuk mencari tau hubungannya dengan kak yogi."batin ega


__ADS_2