
Selesai dari kantin gita,icha dan kiran kembali kekelas masih ada 2 materi lagi yang harus mereka ikuti. Hampir pukul 3 sore kelas mereka baru usai.Mereka bertiga keluar bersama icha dan kiran pulang dengan mobil milik kiran karna rumah mereka searah sedangkan gita memesan ojol untuk pulang kerumah karna ayahnya belum pulang dari kantornya dan otomatis g bisa jemput,dia sudah mencatat alamat rumah barunya tadi pagi jadi gampang deh.
"Ta...loe bareng kita aja kenapa dianter sampe rumah deh,dijamin.."celetuk icha
"Iya nih kita anter ya.."pinta kiran
Meski baru sehari kenal mereka memang teman yang baik,tapi gita menolaknya karena memang masih sungkan dengan teman barunya itu.
"Nggak usah..aku udah pesen ojol kok bentar lagi juga sampe sayang kalo dibatalin kasihan masnya nanti."tolak gita dengan halus.
"Yah...besuk besuk g usah pesen ojol bareng kita aja OK??"pinta icha
Gita mengangguk dan tersenyum."Iya..makasih ya."jawabnya kemudian.
Icha dan kiran beranjak menuju ke area parkir sedangkan gita mulai berjalan menuju gerbang depan kampus untuk menunggu ojol pesanannya.Didepannya terlihat seorang cowok berjalan dengan santainya dengan pakaian serba hitam yang sepertinya gita kenal.Gita berlari kecil untuk mengejar cowok itu,setelah sejajar dengan cowok itu gita menatapnya memastikan cowok itu benar orang yang dia kenal.
"Kak yogi..."sapa gita pelan namun yang disapa hanya diam saja dan terus saja berjalan tanpa menoleh.Gita berlari kecil untuk mengimbangi langkah yogi secara yogi itu tinggi sedang gita tingginya semeter kotor jadi langkahnya tak selebar cowok itu.Menyadari kalo ada orang yang berlari disampingnya yogipun menoleh kesamping dan menatap gita yang sedikit terengah.Seketika itu dia menghentikan langkahnya.Gita juga ikut berhenti mendadak.
"Hei..gadis kecil ngapain??" tanyanya.
"Jalan..."jawab gita
"Ha...??"ucap yogi lagi
__ADS_1
"Lagi jalan kak,mau ke gerbang."jawab gita lagi
Terlihat yogi menarik sesuatu dari telinganya,ternyata earphone pantes aja dia g denger disapa ama gita.Yogi memandang berkeliling seperti mencari seseorang.
"Ada apa kak??" tanya gita sambil mulai berjalan pelan begitu juga yogi.
"Kamu sendirian?? ngapain disini?? g pulang??"tanya yogi beruntun.
"Iya sendiri,nih lagi jalan mau pulang,kak yogi sendiri??" gita balik nanya
"Ni mau pulang juga,eh kenapa panggil kakak emang aku kakakmu."ucap yogi datar.
"Oh...maaf kakak tidak suka ya,aku pikir kakak lebih tua dari aku jadi aku..."belum selesai bicara yogi menyela.
Dari arah belakang terdengar klakson berbunyi berulang ulang.Yogi dan gita membalikkan pandangannya.Terlihat 2 mobil jenis sedan berjalan beriringan yang satu hitam yang satu putih.Meski tak begitu mengerti mobil tapi gita tau kalo mobil mobil itu merupakan mobil mewah dan hanya kalangan elit yang mampu membelinya.Yogi lalu menoleh kearah gita dan berucap.
"Aku duluan ya,,hati hati dijalan." sambil berlalu tanpa menunggu jawaban gita.
Gita hanya mengangguk dan menatap yogi yang masuk kedalam mobil warna hitam dihadapannya,terlihat ega yang menyetir mobil tersebut dan penumpang lain tampak tersenyum melihat gita.Gita sempat terdiam menatap kedua mobil itu sampai keluar gerbang kampusnya.Sampai handphonenya berdering.
"Iya hallo... oh iya mas tunggu sebentar saya keluar."ucapnya ditelpon itu,ternyata ojolnya sudah menunggu gita kemudian berlari menuju gerbang.
Yogi kembali memasang earphonenya belum sempat menyalakan musiknya kembali sisupir mulai bertanya.
__ADS_1
"Kak,kenal ma tu cewek?"tanya si supir yang ternyata ega orangnya.
"Baru kenal tadi pagi,bukannya seangkatan ama loe."jawab yogi santai sambil membuka file musik dihpnya.
"Kenal dimana?"tanya ega lagi tanpa menoleh hanya menatap dari spion tengah.
"Adalah.. lucu juga tu anak,tumben loe kepo urusan cewek napa?"tanya yogi menatap lekat ega.
Yang ditatap malah salah tingkah.
"G...tumben aja kakak punya kenalan cewek biasanya juga cuek bebek."jawab ega mengalihkan pandangannya kejalan didepannya
"Kan kak yogi dah bilang,tu cewek lucu jd tertarik deh."timpal kenzi yang duduk disamping yogi.
"Iya ni,tumben amat loe nanya nanya naksir ye??" goda okky yang duduk disamping ega.
"G... lah apaan sih,,tu anak sekelas tadi ma gue,heran aja kok bisa kenal kak yogi." bantah ega
"O..sekelas ma loe kebetulan besuk gue kenalan deh..." imbuh kenzi.
"Terserah bukan urusan gue." jawab ega.
Ega kemudian memfokuskan diri dalam menyetirnya dan yang lain hanya tersenyum melihat ega.Jelas saja selama ini ega g pernah nanya nanya soal cewek,bahkan cewk cewek yang mengejarnya saja dia tinggalkan begitu saja tanpa dia respon sama sekali.
__ADS_1