
Sementara itu,Ozora terlihat sudah mulai memasuki zona B.Terlihat kotak hitam besar mulai muncul kepermukaan dan keluarlah para robot UIO buatan kelas B dengan tubuh yang lebih besar dan terlihat jauh lebih kuat dari robot UIO di zona A dengan palu besar ditangannya.Untuk pertama kalinya Ozora memasang wajah terkejut setelah melihat lawannya.
“Ugh..?”
Untuk pertama kalinya Ozora terkejut melihat musuhnya.Tidak kusangka ukurannya akan sebesar itu.Tapi kau sama sekali bukan tandingan untuk kekuatan maha dahsyatku.Ayo maju kau rongsokan besi.Akan kuhancurkan kau sampai berkeping-keping.Teriak Ozora dan dia pun maju dengan penuh percaya diri dan menyerang robot besar itu.
Robot besar itu mengayunkan palu besarnya kebawah dan berusaha menghantam ozora,namun dengan kelincahan yang sudah dimiliki ozora dan sudah mendarah daging sejak kecil membuatnya dengan mudah menghindari serangan itu.Dengan menembakkan angin bertekanan tinggi Ozora berhasil menghindari serangan robot besar itu.
*BOOMM*
“Cih... kau butuh lebih dari itu untuk bisa menyentuhku dasar rongsokan.Terima ini...!!”
Ozora mengeluarkan pusaran angin ditangan kanannya dan berusaha menyerang balik robot itu.Namun saat dia mulai membuat pusaran angin ditangan kirinya dan hendak menyerang,tiba-tiba sebuah palu besar dari tangan robot itu yang satunya sudah berada disebelah ozora dan mengenainya hingga terhempas cukup jauh.
“Apa...!? Sejak kapan dia—“
*DASH*
“Aaaarrghh..!!”
Ozora terlempar cukup jauh akibat serangan itu.Tapi bukan Ozora namanya kalau langsung menyerah apalagi melarikan diri setelah menemukan lawan sepadan yang bisa menyentuhnya dan menghempaskannya seperti itu.Dia bangkit kambali setelah terjatuh dengan ekspresi wajah yang begitu marah sekaligus bahagia dengan senyum lebar diwajahnya setelah menemukan lawan yang dirasanya cukup menarik perhatiannya.
“Boleh juga kau hah...?!”
“Haaaaaaaaarrgh...!!”
Sekali lagi Ozora melesat maju dengan cepat menghampiri robot besar itu dengan ledakan angin dari kedua tangannya.Namun lagi-lagi robot itu mengayunkan lengan palu besarnya kearah ozora.Ozora melompat kekanan dan menghindari serangan itu,namun sekali lagi lengan palu robot itu yang satunya sudah berada di sebelah ozora.
“Cih... kau kira aku akan tertipu dengan trik yang sama dua kali hah...?!”
Ozora mengarahkan kedua lengannya kebelakang dan membuat pusaran angin di kedua tangannya kemudian menembakkannya untuk mendorongnya kedepan menghindari serangan kedua dari robot itu.Ozora berhasil mendekati robot itu dari depan berkat dorongan dari ledakan anginnya sebelumnya dan mengeluarkan bola hitam dari tangan kanannya kemudian menempelkannya ditubuh robot besar itu.
“Makan ini rongsokan...!!”
Setelah menempelkan bola hitam itu,ozora mengarahkan tangan kirinya kesebelah kanan dan menembakkan pusaran angin untuk mendorongnya menjauhi bola hitam yang dibuatnya. Bola hitam itu langsung membesar dan menyedot robot besar itu seperti dihisap lubang hitam hingga remuk dan hancur berkeping-keping sbelum akhirnya meledak.Namun setelah mengalahkan robot besar itu ozora terlihat memegang lengannya seperti sedang menahan sakit.
“Kh—”
Beberapa saat kemudian beberapa kotak hitam mulai bermunculan ke permukaan dan mengeluarkan robot UIO yang sama.Shhtt.Sepertinya ini tidak akan selesai dengan mudah.Ujar Ozora dengan suara berat.Ditengah kebimbangan yang dirasakan Ozora yang telah dikepung robot-robot UIO kelas B,Ozora mulai memfokusan pandangannya pada sebuah objek yang berada cukup jauh dari tempatnya berdiri.
“Itu kan...? Itu gua nya...”
__ADS_1
Namun beberapa saat kemudian si pengguna es yang berada dibelakangnya sejak tadi muncul dan menyusulnya dengan berseluncur diatas es yang dia buat dibawah kaki tempatnya berpijak.
“Kau...!!”
“Ada apa...? sepertinya kau cukup kelelahan.Kalau begitu istirahatlah sebentar disana,akan kubereskan mereka untukmu.”
Ejek si pengguna es sambil memandang Ozora dengan tatapan yang tajam.
Dia menempellkan telapak tangannya ketanah dan mengayunkan tangannya keatas,dan sekali lagi muncul bongkahan es dari tanah yang sudah membeku dan membekukan robot-robot besar itu dengan cepat.
“ICE FOREST.”
Dia langsung meluncur menuju ke gua yang sudah mulai terlihat untuk mengambil tabungnya dan meninggalkan ozora tanpa sepatah katapun.Ozora yang melihat hal itu memasang ekpresi wajah yang terlihat sangat tidak suka dengan apa yang baru saja dilihatnya.Ozora segera melesat terbang diudara dan mengejar si pengguna es itu.
“Ggggaaaaaaaaaaaaahhh...!!”
“Akan kuhancurkan si tukang es itu jika dia berani mendekati gua itu...!!”
*BOOOMM*
“Akan kubunuh kau jika berani mendekati gua itu..!!”
Ozora berteriak kepada si pengguna es itu.
Disaat yang sama,si pengguna es mulai menyadari bahwa terdapat gua yang lainnya yang berada tepat dibelakang gua yang sedang ditujunya dan berjarak tidak begitu jauh dari tempatnya berada.
“Ada gua lain dibelakang sana.Dengan begini ada 2 pilihan,pertama tetap disini dan mengalahkan atau melewati robot-robot ini kemudian mengambil tabungnya,atau melewati robot-robot ini dan menuju ke gua yang dibelakang sana dengan resiko yang lebih sedikit.”
Dengan beberapa pertimbangan,akhirnya si pengguna es itu memilih untuk menuju ke gua yang berada dielakang dan melewati robot-robot itu.Namun setelah dia melewati para robot itu dan sebelum ia menuju ke gua dibelakang,ia menutup mulut gua dengan es tebal dengan tujuan untuk memperlambat ozora yang masih mengejarnya dibelakang.
Dia menempelkan tangannya ketanah dan membuat es tebal yang menutupi mulut gua itu dan kemudian oergi menuju ke gua dibelakangnya.
*BRRRRZZZZZZ*
“Apa...?! sialan kau tukang es keparat...!! beraninya kau menutup guanya...!! akan kuhancurkan kau...!!”
Teriak Ozora yang sudah terlihat begitu murka.
“Benarkah? aku tidak keberatan.Tapi setidaknya perhatikan juga waktumu.Ujian ini tidak memintamu untuk membunuh robot-robot itu sebanyak-banyaknya ataupun mengalahkan peserta lainnya,melainkan untuk mengambil tabungnya dan membawanya ke garis finish di zona aman.”
Jawab si pengguna es sambil terus meluncur menjauhi Ozora.
Jika boleh kuberi saran,sebaiknya kau menyingkirkan mereka dulu dan mengambil tabungnya sebelum menyingkirkanku.Perkataan si penggna es itu mengarahkan pandangan ozora kearah para robot UIO yang sudah mulai bersiap menyerang.Aku serahkan mereka padamu.Aku akan mengambil tabung lainnya dan menuju ke zona aman.Si pengguna es meluncur dan meninggalkan ozora dibelakang bersama para robot besar itu.
“Grrrrr... dasar tidak berguna...!! aku bersumpah akan menghabisinya setelah ujian ini selesai...!!”
__ADS_1
Ozora yang terbang tidak begitu tinggi mulai menjadi sasaran empuk bagi para robot UIO kelas B yang sudah menunggu dibawah.Mereka mulai mengarahkan ekor mereka dan menembakkan machine gun kearah ozora.Ozora yang terlihat panik mulai mengarahkan tembakan anginnya kesegala arah dan menghindar dari tembakan mereka.
“Sial! Mereka tidak akan menyerah sebelum berhasil menjatuhkanku.Baiklah akan kulayani kalian.”
Ozora menempatkan posisi tubuhnya menghadap kearah para robot UIO yang berada dibawahnya.Kemudian dia menembakkan angin bertekanan tinggi yang mendorongnya melesat turun dengan cepat menghampiri robot-robot itu.Dia menekuk kedua tangannya kedepan dan kebelakang menyerupai sebuah gasing dan menembakkan angin bertekanan tinggi yang memutarkan tubuhnya dengan cepat layaknya sebuah gasing yang berputar cepat kearah para robot itu.
"Akan kutunjukkan siapa pemilik kekuatan terhebat disini...!! berlututlah dihadapanku dan lenyaplah dengan tenang...!!”
Selagi berputar dan menukik dengan kecepatan tinggi kearah para robot itu,Ozora membuat bola hitam ditangan kanannya dan menyerang robot-robot itu.
“Pergilah ke neraka...!! SPIN BLACK DISTORTION!!!”
*DASH*
*BRAKK*
Ozora menghantamkan bola hitam itu dengan kekuatan penuh pada salah robot UIO itu.Seketika tanah disekitarnya hancur dan bergetar hebat.Kemudian Ozora membuat pusaran angin ditangan kanannya dan menembakkannya untuk menjauhi bola hitam itu. Bola hitam itu membesar dan menyedot robot-robot itu serta menghancurkan mereka hingga tak berbentuk.
*BOOMM*
Dalam sekejap sekumpulan robot UIO kelas B yang menghadangnya lenyap tak berbekas.Aku sudah cukup banyak menggunakan kekuatanku disini.Tenagaku hampir habis dan aku masih harus berhadapan dengan robot UIO kelas A di Zona C nanti.Ozora terlihat terengah-engah setelah mengalahkan robot-robot itu sambil terus memegangi lengan kanannya.
“Berapa sisa waktu yang kupunya?”
Ozora melihat keatas dan melihat sebuah hologram raksasa yang mengapung diatas arena ujian yang menunjukkan waktu yang masih tersisa bagi para peserta untuk menyelesaikan ujian.Terlihat waktu yang tersisa tinggal 60 menit lagi. Ozora berjalan kearah gua yang masih membeku.
“Tinggal 60 menit lagi.Aku sudah setengah jalan,sisnya tinggal mengambil tabung itu dan membawanya ke garis finish.”
Ozora menghancurkan es yang menghalangi jalan masuk menuju ke gua dan mengambil tabung itu kemudian membawanya ke zona selanjutnya.
*BOOMM*
*BOOMM*
*BOOOMMMM*
“Hhuuhh... Hhuuhh... Hhuuhh....”
“Dasar,tukang es sialan...!! akan kuberi dia pelajaran setelah aku meneyelsaikan ujian ini.”
Ozora terlihat sangat kelelahan dan kehabisan tenaga sambil terus mengomel sendiri dengan suara berat.Dia berjalan perlahan sambil membawa kedua tabung yang diambilnya dari gua dikantungnya menuju ke zona C.
__ADS_1