God Martial System

God Martial System
EPS.16 MASALAH DISEKTE


__ADS_3

"Baiklah,Master Saya Adalah Beast Spiritmu Mulai Hari Ini!" Ucap Rubah Itu Sampai Akhirnya Hilang Menjadi Sebuah Cahaya Dan Masuk Kedalam Tubuhnya.


**


Karena Cahaya Itu Sangat Terang Sampai Membuat Xun Chen Merasa Silau,Xun Chen Menutup Matanya Menggunakan Kedua Tangannya,Saat Dirasa Cahaya Itu Sudah Menghilang Xun Chen Membuka Matanya.


Tetapi Betapa Terkejutnya Xun Chen Saat Membuka Matanya,Karena Sekarang Dirinya Berada Ditempat Yang Berbeda Dengan Tempat Sebelumnya,Di Tempat Itu Sangatlah Luas,Sebuah Dataran Hijau Yang Datar Tanpa Lekukan Sama Sekali.


Saat Xun Chen Melihat-lihat Sekeliling Dirinya Dapat Melihat Rubah Ekor Sembilan Itu Ada Disana Juga,Xun Chen Menghampiri Rubah Ekor Sembilan Dengan Perlahan.


Sang Rubah Juga Berjalan Mendekati Xun Chen Kemudian Membungkuk Seperti Memberi Hormat,"Hormat Kepada Master!" Ucap Sang Rubah Sambil Tetap Diposisi Membungkuk.


"Dimana Ini?" Tanya Xun Chen Kepada Rubah Tersebut.


"Ini Adalah Ruang Jiwa Milik Master,Anda Memang Belum Seharusnya Bisa Kesini,Tapi Karena Anda Adalah Seorang Beats Master Jadi Ruang Jiwa Anda Terbuka!" Jawab Sang Rubah.


Xun Chen Sedikit Kaget Mendengar,Nyatanya Didunia Ini Memang Tidak Semua Orang Bisa Memiliki Beast Spirit, Karena Jika Ingin Memiliki Beast Spirit Harus Mendapatkan Pengakuan Langsung Dari Beats Tersebut Dan Itu Buh Hal Mudah, Sedangkan Xun Chen,Dia Langsung Mendapatkan Pengakuan Bahkan Tanpa Bertarung.


Dan Untuk Ruang Jiwa Sendiri Akan Terbuka Jika Berhasil Sampai Di Ranah Core Refinement Karena Seperti Namanya Core Refinement Akan Membuat Inti Jiwa Dari Seorang Kultivator Bisa Sangat Sempurna Sehingga Bisa Menciptakan Ruang Jiwa.


Kembali Kepada Xun Chen Terlihat Dirinya Masih Dilanda Kebingungan Karena Hal Itu,Tapi Xun Chen Membuat Semua Kebingungannya Dan Bertanya Kepada Rubah Itu Kenapa Dirinya Ingin Menjadi Beast Spirit Xun Chen.

__ADS_1


"Kenapa Kau Ingin Menjadi Beast Spirit ku?" Tanya Xun Chen Kepada Rubah Itu.


"Anda Memiliki Roh Monster Yang Tidak Normal Untuk Seukuran Manusia Berumur 18 Tahun!"


Xun Chen Hanya Menggelengkan Kepalanya Saat Mendengar Itu,Lalu Kemudia Xun Chen Bertanya Kepada Rubah Itu Tentang Cara Keluar Dari Ruang Jiwa Tersebut,Sang Rubah Mengatakan Kalau Ingin Kelaur Dari Ruang Jiwa Xun Chen Hanya Harus Membayangkan Kalau Dirinya Kembali Kedunia Nyata.


Setelah Itu Xun Chen Melakukan Apa Yang Dikatakan Oleh Sang Rubah Dan Beberapa Saat Kemudian Dirinya Berhasil Keluar,Xun Chen Yang Kembali Kedunia Nyata Mendapapati Dirinya Yang Sedang Tergeletak Ditanah Didalam Hutan Tersebut, Kemudian Xun Chen Beranjak Bangun Dari Tempatnya Kemudia Pergi Meninggalkan Tempat Itu.


Saat Xun Chen Sudah Pergi Terlihat Seorang Pria Tua Dengan Pakaian Lusuh Muncul Disana, Pria Tua Itu Menatap Punggung Xun Chen Yang Berjalan Pergi Dari Hutan Itu,Pria Tua Itu Kemudian Tersenyum Sedikit Lalu Berkata...


"Pemuda Yang Luar Biasa,Akhirnya Penantianku Berakhir" Gumam Pria Tua Itu Sambil Menatap Xun Chen Kemudian Menghilang Begitu Saja Dari Sana.


Sedangkan Xun Chen Yang Ingin Kembali Ke-kediamannya Melihat Para Murid Baru Berkumpul Disatu Tempat,Karena Penasan Xun Chen Ikut Kesana Untuk Melihat Apa Yang Ada Disana,Saat Sampai Disana Xun Chen Melihat Para Tetua Sedang Berkumpul Disana.


Murid Baru Yang Melihatnya Bertanya-tanya Siapa Pria Tua Itu, Sedangkan Para Tetua Sekte Langsung Memberi Hormat Kepada Pria Itu.


"Hormat Tetua Agung!" Ucap Semua Tetua Sekte Serempak Sambil Membungkuk.


Murid Lain Yang Mendengarnya Langsung Ikut Memberikan Hormat Kepada Tetua Agung Itu, Sedangkan Xun Chen Tidak Menghiraukannya Dan Pergi Dari Sana,Tetua Agung Yang Melihat Xun Chen Ingin Pergi Langsung Menghilang Dari Hadapan Semua Tetua Dan Muncul Dihapan Xun Chen.


Xun Chen Yang Melihat Itu Kemudian Menggelengkan Kepalanya Lalu Pergi Melewati Tetua Agung Itu,Salah Satu Tetua Sekte Yang Melihat Xun Chen Tidak Memberi Hormat Kepada Tetua Agung Langsung Marah Kepada Xun Chen.

__ADS_1


"Hei Bocah,Jangan Tidak Sopan Cepat Beri Hormat Kepada Tetua Agung!" Teriak Salah Satu Tetua Sekte.


Xun Chen Kemudian Berhenti Lalu Berbalik Arah Melihat Tetua Sekte Itu Lalu Berkata "Aku Tidak Akan Pernah Memberikan Hormat Kepada Orang Selain Ibu Atau Keluargaku!" Jawab Xun Chen Dingin.


Mendengar Itu Tetua Sekte Itu Langsung Geram Dan Berniat Menyerang Xun Chen,Memang Benar Ada Aturan Harus Setia Kawan Jika Ingin Masuk Sekte High Heaven,Namun Saat Sudah Didalam Sekte Banyak Yang Melanggar Itu,Bahkan Ketua Sekte Seperti Menutup Mata Soal Permasalahan Ini.


Kembali Kepada Xun Chen,Terlihat Tetua Sekte Itu Sudah Berada Di Puncak Amarahnya Dan Menyerang Xun Chen,Xun Chen Yang Melihat Itu Langsung Melompat Keatas Sehingga Membuat Serangan Tetua Sekte Itu Tidak Mengenai Apapun,


Tetua Sekte Yang Menyerangnya Xun Chen Tapi Serangannya Dihindari Dengan Mudah Oleh Xun Chen Merasa Semakin Kesal,Kemudia Tetua Sekte Itu Menggunakan Jurus Terkuatnya Untuk Mengalahkan Xun Chen.


"TAPAK AURA HITAM" Ucap Tetua Sekte Itu Kemudian Muncul Sebuah Telapak Tangan Dari Arah Tetua Sekte Itu Dan Menyerang Xun Chen,Tapi Sayangnya Serangan Itu Lagi-lagi Dapat Dihindari Oleh Xun Chen.


Tetua Sekte Itu Langsung Kaget Saar Melihat Xun Chen Berhasil Menghindari Serangannya, Bagaimana Tidak Kaget Serangannya Itu Sudah Tergolong Sangat Cepat Tapi Masuh Bisa Dihindari Oleh Xun Chen Dengan Mudah.


Xun Chen Yang Berhasil Menghindari Serangan Itu Langsung Menatap Tetua Yang Menyerangnya Dengan Tatapan Tajam Nan Dingin,Setelah Itu Xun Chen Menghilang Dari Tempatnya Berasa Dan Mencul Didepan Tetua Itu Sambil Mengepalkan Tangannya.


Booom....Ledakan Terjadi Saat Pukul Xun Chen Berhasil Mengenai Tetua Sekte Tersebut Yang Membuat Tetua Sekte Itu Terlempar Cukup Jauh Sampai Menghantam Dinding,Tetua Lain Yang Melihatnya Sangat Tidak Percaya Dengan Apa Yang Mereka Lihat, Seorang Murid Baru Berhasil Menyerang Tetua Sakte Sampai Membuatnya Terpental Cukup Jauh.


Murid Lain Yang Melihatnya Juga Kaget Dan Tidak Percaya Dengan Yang Mereka Lihat, Sedangkan Tatua Agung Itu Tertawa Lantang Melihat Itu,Semua Murid Baru Yang Ada Disana Termasuk Xun Chen Mengalihkan Perhatian Mereka Kepada Tetua Agung Itu Dengan Kebingungan.


Sedangkan Para Tetua Yang Melihatnya Tambah Kaget, Pasalnya Tetua Agung Tidak Pernah Tertawa, Jangankan Tertawa Bahkan Dia Tidak Pernah Membuka Mulutnya selama Ini.

__ADS_1


Setelah Puas Tetawa Tetua Agung Itu Berjalan Mendekati Xun Chen Lalu Menepuk Pundak Xun Chen "Bagus Nak,Setelah Melihat Kekuatanmu Aku Ingin Mengangkatmu Sebagai Murid Pribadiku!"


__ADS_2