God Martial System

God Martial System
EPS.42 MENYELAMATKAN IBU


__ADS_3

Xun Chen mengangkat pedang yang ada di tangannya dan menebaskan ya secara perlahan,tapi belum sempat Xun Chen menebas sedikit bagian dari tubuh kaisar Zhou sebuah notifikasi terdengar dari kepalanya yang dimana itu adalah sistem miliknya.


[Saran,selamatkan ibu anda terlebih dahulu]


Seketika Xun Chen tersadar akan apa yang iya lakukan,dia lupa bahwa saat ini dia harus menyelamatkan ibunya,Xun Chen menyipitkan matanya kearah Kaisar Zhou lalu memasukkannya kedalam Sealed World miliknya.


"Kalian bertiga seharusnya tahu apa yang aku inginkan"


Ucapnya sambil sedikit mengalirkan Qi kedalam Sealed World miliknya agar suara miliknya terdengar,dia melirik kearah Situ Shan yang masih tergeletak ketakutan di tanah,dia juga memasukan Situ Shan keadalam Sealed World miliknya.


Setelah itu Xun Chen melesat masuk kedalam ruangan,didalam ruangan dia mendapatkan sedikit gangguan dari prajurit yang menjaga disana,tapi itu bukan masalah bagi Xun Chen,dengan sedikit ayunan pedang prajurit-prajurit itu mati dengan kepala terpenggal.


Xun Chen sampai di tempat yang dijaga lebih ketat dari tempat lain,Xun Chen memiliki dugaan antara ibunya disini atau salah satu anggota keluarga penting yang ada disana,Xun Chen kembali menebaskan pedangnya dan untuk membunuh prajurit yang menjaga tempat itu.


Saat ia masuk dia melihat tangga menuju bawah tanah,Xun Chen melesat sekali lagi sampai di ujung dari tangga itu,dia melihat jeruji besi yang mengurung beberapa orang,hal yang di pikirkan Xun Chen benar,ini tempat dimana ibunya berada.


"I-ibu" Xun Chen terkejut saat melihat ibunya,di tubuhnya terdapat banyak tanda cambukan yang memerah,bahkan bajunya yang hampir sobek semua memperlihatkan tubuh ibunya didepan tahanan lain,Xun Chen dengan cepat mengambil kain dari cincin penyimpanannya dan langsung menghancurkan tempat penjara ibunya.


Dengan cepat Xun Chen menutupi ibunya dengan kain yang dia ambil,Xun Chen menatap tajam kearah tahanan lainya yang ada di seberang tempat ibunya di tahan.


"Awas jika kalian memiliki niatan buruk" ucapnya sambil membantu ibunya berdiri.

__ADS_1


Xun Chen mengeluarkan pil yang sama untuk menyembuhkan luka luar ibunya,Xun Chen juga mengelap debu yang terlihat di tubuh ibunya,terlihat matanya berkaca-kaca,jika di bandingkan saat sebelumnya ini benar-benar berbeda 180⁰.


"Ibu,ibu aku minta maaf,karena aku" Xun Chen meneteskan air mata sambil menggenggam tangan ibunya dengan erat.


"Tidak,ibu tidak apa-apa,jangan menangis" ucap Xiu Ru Yan yang tidak lain adalah ibu Xun Chen.


"Baiklah,ayo kita pulang ibu" sahut Xun Chen sambil mengelap air matanya.


dia dengan Xiu Ru Yan atau Ibunya berjalan beberapa langkah tapi saat akan melangkah lagi,Xiu Ru Yan menahanya dan berbalik kearah penjara yang ada di belakangnya,Xun Chen langsung menatap tajam kearah penjara itu karena Xun Chen berpikir pasti ada seseorang yang membuat ibunya merasa tidak nyaman.


Tapi apa yang di pikirkan oleh Xun Chen salah besar,Xiu Ru Yan bukanya merasa terganggu tapi merasa kasihan kepada orang yang di tahan disini,dia selamat karena anaknya dan dia bebas tapi anaknya juga membunuh orang yang menahan mereka yang biasa di beri tugas untuk memberi mereka makan,jika mereka tidak di lepaskan bukankah itu sama saja membunuhnya dengan cara sadis.


"Chen'er bisa bebaskan mereka juga,ibu kasihan melihat mereka apa lagi tidak ada pengurus penjara lagi disini" ucap Xiu Ru Yan kepada anaknya.


Xun Chen yang tadinya menatap tajam kearah jeruji besi itu sekarang malah tersengat,dia mengangguk dan kemudian langsung menebaskan pedangnya kearah jeruji besi itu,jeruji besi tersebut langsung bengkok,memang aneh bagi Xun Chen tapi Xun Chen sadar bahwa ini bukan besi biasa.


Karena bagaimanapun jika besi biasa terkena tebasan pedang milik Xun Chen sudah di pastikan bahwa besi itu akan patah atau hancur,tetapi besi ini hanya bengkok, kemungkaran inilah yang menyebabkan para tahanan tidak bisa kabur.


"Aku sudah membebaskan kalian,terserah kalian sekarang,ibu ayo" ucap Xun Chen dengan tatapan seram kepada para tahanan di Sertai nada tinggi,namun berubah saat mengucapkan kata 'ibu'.


Xiu Ru Yan hanya mengangguk yang kemudian dirinya di gendong ala seorang putri oleh anaknya sendiri,Xiu Ru Yan tentu saja malu,dirinya yang sudah bisa dibilang berumur tapi di gendong seperti ini pastinya membuat dirinya merasa malu.

__ADS_1


Xun Chen melesat melewati anak tanggu untuk akses jalan keatas,Xun Chen tidak langsung pergi dari kediaman keluarga Situ dia masih melayang di atas kediaman keluarga Situ dengan ibunya yang dia gendong.


Xun Chen menatap kearah rumah-rumah besar itu dengan tatapan penuh kebencian,dia mengingat bagaimana bentuk kediaman Keluarga miliknya juga dihancurkan oleh keluarga Situ dan kaisar Zhou,ini membuat Xun Chen ingin sekali melakukan hal yang sama pada kediaman ini.


Xun Chen melihat para tahanan sudah berada di luar dari kediaman itu,Xun Chen menoleh kearah atas yang kemudian di atasnya terlihat awan hitam dengan sedikit cahaya berwarna putih dan kuning yang muncul dalam sekejap.


"Kemarahan Guntur"


Tepat setelah Xun Chen mengucapkan itu sebuah petir yang sangat besar menyambar kediaman keluarga Situ,bangunan yang di sambar oleh petir itu langsung hancur,bahkan nampak ada beberapa bagian yang terbakar,Xiu Ru Yan yang ada disana tentu saja hanya bisa menutup mata saat pertir itu datang.


Xun Chen kaget saat melihat ibunya ketakutan,wajahnya yang sebelumnya nampak dingin dan penuh kemarahan menghilang begitu saja dan di gantikan dengan wajah khawatir kepada ibunya.


"Ibu Aku minta maaf karena membuat ibu Takut" Ucap Xun Chen kepada ibunya.


Xiu Ru Yan membuka matanya saat mendengar suara anaknya,Xiu Ru Yan jadi bingung sendiri melihat kepribadian anaknya,raut wajahnya berubah dengan begitu cepat dan hanya kepada dirinya,hanya satu yang di pikirkan oleh Xiu Ru Yan saat ini yaitu bahwa Xun Chen terlalu perhatian terhadapnya.


"Nak,ibu tidak apa-apa,ibu hanya terkejut, sudah mari kita pulang" Sahut Xiu Ru Yan dengan senyuman di wajahnya.


Xun Chen mengangguk dan langsung melesat kearah Kediamannya dengan sangat cepat,tidak perlu waktu lama dirinya sudah berada di kediaman keluarga Xun lagi dan kali ini kediaman ini terlihat lebih baik,tidak ada lagi tubuh orang yang tergeletak begitu saja.


~Thank's For Reading~

__ADS_1


__ADS_2