
"papa kenapa papa memanggil Ning'er,Ning'er ada disini didalam tubuh papa!"
...----------------...
Xun Chen sangat terkejut mendengar itu,ning berada didalam tubuhnya tentu saja itu hal aneh,apa lagi bagi mantan manusia bumi,karena aneh Xun Chen menyuruh Xun Ning untuk keluar dari dalam tubuhnya.
"Ning"er bisa kamu keluar lagi?" tanya Xun Chen kepada anaknya.
"tunggu sebentar papa!"
Setelah Xun Ning mengatakan itu tubuh Xun Chen tiba-tiba bersinar bulatan cahaya keluar dari tubuh Xun Chen dan kemudian membentuk tubuh manusia,dan disaat itulah Xun Ning atau anak Xun Chen muncul kembali.
Tentu Xun Chen sangat penasaran kenapa bisa anaknya ini masuk kedalam tubuhnya,jadi Xun Chen langsung bertanya kepada sistemnya.
"Sistem kenapa Xun Ning bisa melakukan itu?" tanyanya kepada sistem.
[menjawab host,karena Xun Ning atau anak anda sejatinya adalah bagian kecil dari kekuatan anda membuatnya bisa bersatu dan berpisah dengan anda,saat bersatu dengan anda kemampuan anda akan mendapatkan peningkatan dan juga setiap kali anda bertambah kuat anak anda juga akan menjadi lebih kuat mengikutiku anda] ucap sistem panjang lebar.
Setelah Xun Chen memikirkannya lagi itu menjadi masuk akal baginya Xun Chen menoleh kearah anaknya itu kemudian menggendongnya.
"Nah Ning'er ayo kita temui nenek dan kakek!" ucap Xun Chen.
Mata Xun Ning berbinar-binar setelah mendengar apa yang dikatakan Xun Chen,dia sangat antusias untuk bertemu dengan nenek dan kakeknya.
"en,Ning'er mau ketemu nenek dan kakek!"
"benarkah,waaah kalau begitu kita harus cepat!"
Setelah itu Xun Chen berjalan keluar dari reruntuhan sekte tersebut sambil menggendong Xun Ning,Setelah keluar dari reruntuhan tersebut Xun Chen berjalan kearah timur untuk mencari jalan keluar,Xun Ning sendiri selalu bernyanyi selama perjalanan jadi dia tidak bosan sama sekali.
Walaupun masih ada formasi ilusi di sini namun bagi Xun Chen yang sekarang itu sudah bukanlah apa-apa karena peningkatan yang diberikan setelah selesai menyerap darah naga tersebut membuat Xun Chen tidak mudah terkena ilusi seperti ini.
__ADS_1
Xun Chen membuka layar sistem lalu membuka toko sistem,disana dia membeli 2 hal 1 sebuah seruling yang bernama seruling kayu giok dan juga kitab pengetahuan seruling,kenapa Xun Chen membeli seruling tentu saja karena Xun Chen juga merasa bosan.
Setelah membeli itu sebuah seruling dan juga buku muncul di tangan kanan Xun Chen,dengan membeli seruling dan juga buku tersebut poin Kesengsaraan milik Xun Chen di potong sebanyak 300.000.
Tidak lama setelah itu Xun Chen bergumam "pelajari!" setelah itu buku ditangan Xun Chen menghilang dan menjadi serpihan cahaya,setelah itu berbagai ingatan tentang seruling muncul begitu saja didalam kepalanya.
Untuk melakukan itu Xun Chen menghabiskan 60.000 poin pemahaman.
Xun Chen mendudukkan Xun Ning di pundak sebelah kirinya entah kenapa Xun Ning bisa duduk dengan nyaman disana,sedangkan Xun Ning sendiri memiringkan kepalanya karena bingung dengan apa yang dilakukan ayahnya itu.
Xun Chen langsung memainkan seruling tersebut awalanya Xun Chen sedikit ragu tetapi mengingat kalau dia sudah membayar sebanyak 60.000 poin pemahaman seharunya ini tidak akan mengecewakan.
Dan saat ini suara merdu keluar dari seruling yang di mainkan Xun Chen, pohon-pohon yang ada disana digoyangkan angin burung-burung kecil berterbangan yang membuat suasana hutan ilusi tersebut sangat cocok dengan permainan seruling Xun Chen.
...----------------...
Xun Chen berhasil keluar dari hutan ilusi,dan saat ini dia langsung melanjutkan perjalanannya tanpa istirahat terlebih dahulu,Xun Chen memiliki stamina yang sangat besar jadi tidak masalah.
Selama perjalan Xun Ning sangat asik mendengar permainan seruling yang ayahnya mainkan,sedangkan dari arah berlawanan sebuah kereta sedang berjalan kearah barat.
Dari salah satu kereta terdengar 2 orang didalam kereta mengobrol tentang sesuatu.
"Hei kau tahu keluarga Xun yang ada di benua timur!" salah satu orang bertanya kepada orang lainya yang ada didalam kereta.
"Yaya aku tahu,apa ada terjadi Sesuatu?" orang yang diajak berbicara tersebut bertanya.
"aku dengan keluarga Xun didatangi oleh prajurit kekaisaran benua tengah!"orang itu melanjutkan.
"hah,benarkah kenapa prajurit kekaisaran benua tengah sampai datang kesana apakah keluarga Xun berbuat salah?" orang lainya bertanya kembali.
"Ya aku rasa begitu aku dengar prajurit kekaisaran di benua tengah itu mengobrak-abrik tempat kediaman keluarga Xun,beberapa orang terbunuh!" orang itu melanjutkan.
__ADS_1
Xun Chen yang kebetulan mendengarnya langsung menghentikan pemainan serulingnya,dia terdiam di tempat satu langkah pun tidak bergerak,dia kemudian bergumam.
"Waaah, kekaisaran benua tengah berani sekali, mungkin aku harus sedikit memberi mereka hadiah!" Xun Chen mengatakan itu dengan ekpresi aneh wajahnya gelap matanya mengeluarkan sinar merah yang bisa membunuh.
Xun Chen kemudian menyimpan serulingnya kedalam inventor sistemnya lalu menurunkan Xun Ning,Xun Chen menyuruh anaknya untuk masuk kedalam tubuhnya Xun Ning hanya mengangguk kemudian langsung masuk kedalam tubuh Xun Chen.
Xun Chen mengambil ancang-ancang untuk terbang dan..
Wuuushh.....
Angin keras tercipta karena kecepatan terbang Xun Chen,Xun Chen saat ini benar-benar marah,dia bisa saja membunuh setiap orang yang ditemuinya saat ini.
Dengan kecepatan yang sangat cepat Xun Chen melesat kearah timur melewati berbagai kota dibenua timur sampai akhirnya dia sampai di kota di mana kediaman keluarga Xun berada.
Xun Chen mendarat agak jauh dari gerbang,lalu memakai topengnya yang hanya menutupi mata dan hidungnya,Xun Chen berjalan melewati penjaga gerbang itu sambil memegang kartu identitasnya di tangannya.
Saat sampai disana Xun Chen di hentikan lalu dengan cepat Xun Chen menunjuk karti identitasnya,lalu kedua prajurit yang menjaga gerbang langsung membiarkan Xun Chen masuk.
Xun Chen berlari dengan cepat menuju kediaman keluarga Xun,saat akan sampai disana dia melihat beberapa rumah di samping jalan menuju kediamannya sudah rusak parah.
Ini dilakukan oleh prajurit kekaisaran benua tengah,ada bercak darah di jalanan kondisi kota sangat parah saat ini.
Beberapa saat kemudian Xun Chen sampai didepan gerbang Kediamannya,Xun Chen terdiam melihat rumahnya itu,dia berjalan perlahan melewati gerbang yang sudah rusak dan juga berlumuran darah.
Dan saar sampai didalam dia dibuat diam sekali lagi,banyak anggota keluarga Xun yang terbaring tak berdaya,tak memiliki nyawa,tak memiliki keinginan untuk hidup semuanya ada disana.
Xun Chen jatuh berlutut dia menatap langit menarikan nafasnya kemudian berteriak.
"Aaaaaaaaaaagggrrrrrrkkk!!!!!!"
"Raaaaaaar!!!!"
__ADS_1
Teriakannya bagaikan naga yang marah.
~Thank's for reading~