
Saat ini Bai Long,Xuan Ming,Dan Xun Chen sedang berada di ruang penerimaan karena mereka bertiga dinyatakan lulus,Mereka menunggu plat Alkemis mereka yang masih dibuat.
Tidak lama kemudian tetua Hong Zun keluar dari sebuah ruangan sambil membawa 3 plat Alkemis yang berbedan warna,Tetua Hong kemudian memberikan mereka bertiga ketiga plat tersebut.
Warna plat Alkemis dibagi 11 sesuai dengan tingkat alkemisnya:
Alkemis tingkat jiwa \=plat perak
Alkemis tingkat roh \= plat kuning
Alkemis tingkat bumi \= plat oranye
Alkemis tingkat langit \= plat biru
Alkemis tingkat surga \= plat ungu
Alkemis tingkat saint \= plat abu-abu
Alkemis tingkat junior \= plat hitam
Alkemis tingkat senior \= plat merah
Alkemis tingkat master \= plat hijau
Alkemis tingkat super master \= plat perak dan emas
Alkemis tingkat grand master \= plat emas
Saat ini Xun Chen mendapatkan plat oranye dan Bai Long dan Xuan Ming mendapat plat perak,Setelah menerima plat tersebut Xun Chen langsung keluar dari paviliun Alkemis dan berjalan menuju penginapannya.
Saat sudah sampai di penginapan Xun Chen kemudian membuka kembali statusnya saat ini dan melihat perubahannya.
[Informasi host-
Nama:Xun Chen
Umur:18 Th
__ADS_1
Ranah: Spirit Refinement Lapisan Ke-tujuh
Xp:3.600.372/8.000.000
Senjata: Pedang Lima Warna Dan Elemen [Saint Menengah]
Teknik: Tebasan Hati Pedang [Tinggi],Lotus Lima Warna [Tinggi],Seribu Aura Pedang [Tinggi], Kemarahan Guntur [Tinggi],Penyembunyi Kultivasi [Tinggi],Pedang Senyap [Tinggi].
Poin sengsara:13.505.371
Poin Pemaham:2.850.000
Job: Alkemis
Elemen:Api (43%),Air(0%),Angin(0%),Guntur(30%),Kayu(0%)
Lvl System:3/10
MISI››
TOKO››
PENUKARAN››
INVENTORY››
SYSTEM UPGRADE››]
Xun Chen menaikan ujung bibirnya sedikit karena akhirnya dia mendapatkan job sebagai Alkemis,Xun Chen sekarang merasa bahwa urusan dirinya sudah selesai di benua tengah ini,Xun Chen kemudian berpikir untuk pergi Kebenua Utara setelah ini.
Tetapi sebelum berangkat ke benua Utara Xun Chen akan kembali dulu Ke-kediamannya di benua timur untuk melepas rindu dengan keluarganya,Terutama ibunya tercinta yang pasti sekarang juga sedang merindukan dirinya.
Xun Chen Kemudian merebahkan tubuhnya dan mulai menutup matanya dan mulai tidur agar bisa berangkat besok pagi,Keesokan harinya Xun Chen sedang berganti pakaian di kamarnya.
Setelah selesai Xun Chen keluar dari kamarnya dan mengunci kamarnya itu lalu dirinya mengembalikan kunci kamar nya ke resepsionis penginapan tersebut,saat ini Xun Chen sedang berjalan menuju gerbang keluar,Karena penjaga yang menjaga pintu gerbang sudah mengenal Xun Chen mereka pun membiarkan Xun Chen keluar dengan tenang dan tanpa gangguan.
Saat sudah agak jauh dari kota Xun Chen melanjutkan perjalanan dengan terbang agar lebih cepat pergi ke benua timur,beberapa hari kemudian Xun Chen melewati sudah melewati kota utama dan kini sedang berada di dekat hutan ilusi.
__ADS_1
Xun Chen Kemudian ingat dengan kejadian dimana dirinya dibuat kewalahan dengan hal-hal yang ada didalamnya,karena kultivasi Xun Chen kini sudah berada di spirit Refinement Xun Chen merasa sekarang waktunya balas dendam kepada hutan ini.
Walaupun di hutan ini banyak memakan korban bahkan tanam Core Refinement juga kesulitan untuk keluar bukan berarti Xun Chen akan takut dengan hal itu,Justru Xun Chen sekarang merasa sangat ingin masuk kedalam dan menjelajahi setiap sisinya.
Soalnya tidak mungkin jika hutan biasa tanpa harta atau sesuatu yang berharga akan ditutupi sebuah ilusi, Kemungkinan besar pasti ada harta atau reruntuhan didalam hutan ini, Begitulah pikir Xun Chen saat ini.
Xun Chen juga memilik sistem yang akan membantunya jika dirinya tidak menemukan jalan keluar dari sana,jadi ini semua bisa dibilang aman untuk Xun Chen.
Saat ini Xun Chen sedang berada di dalam hutan ilusi dan kali ini suasananya berbeda,Jika sebelumnya saat mulai masuk kedalam hutan dirinya merasa kalau tidak ada bedanya dengan hutan biasa,tetapi kali ini hutan ini menjadi gelap dan ditemani dengan suasana mencengkam.
"Daripada di sebut hutan ilusi ini lebih mirip hutan berhantu!" batin Xun chen.
Xun Chen terus bejalan lurus kedalam hutan ilusi hingga akhirnya Xun Chen kini berada di inti dari hutan ilusi,Kini Xun Chen melihat sebuah bangunan tua yang sudah tidak utuh,jika masih utuh di perkirakan bangunan ini adalah sebuah sekte tetapi tidak tahu sekte apa yang pasti sekte itu adalah sekte aliran putih.
Xun Chen kemudian menanyakan tempat ini kepada sistem,bukan namanya tetapi untuk memastikan bahwa ini tempat asli dan bukan sebuah Ilusi, "Sistem apakah tempat didepanku ini sebuah ilusi atau asli?" tanya Xun Chen kepada sistem.
[Tempat ini asli,Host ini adalah sebuah reruntuhan sekte naga emas,di sekte ini hanya ras naga saja yang bisa masuk!] Jawab Sistem.
Xun Chen tentu tidak percaya dengan apa yang didengarnya,ras naga?, sebuah ras sangat kuat tetapi kenapa mereka membuat sekte di dunia rendah ini?, Begitulah batin Xun Chen saat ini.
Xun Chen menyimpan pertanyaannya untuk nanti,dia memilih untuk masuk terlebih dahulu, mungkin dirinya akan mendapatkan jawabnya jika menjelajahi reruntuhan sekte naga emas ini.
Xun Chen kemudian berjalan masuk kedalam reruntuhan tersebut sambil berdecak kagum, walaupun sudah tidak utuh tetapi kemegahan dari setiap bangunan yang ada sangatlah luar biasa,Pertama Xun Chen langsung menjelajahi bangunan terbesar dari pada bangunan lainnya.
Xun Chen langsung melesat Kearah bangunan tersebut dan dalam sekejap kini dirinya sedang berada di depan pintu bangunan tersebut,Xun Chen melihat sekelilingnya terlebih dahulu untuk mencari tahu apakah ada jebakan atau tidak,Saat sudah merasa aman Xun Chen langsung membuka pintu tersebut.
Krieeeeeet.....
suara pintu usang yang sudah lama tak pernah dipakai terbuka,Sesaat setelah membuka pintu tersebut Xun Chen langsung diterpa oleh aura yang sangat kuat,dirinya sampai kesulitan untuk melawannya.
[Host,Gunakanlah aura penguasa anda untuk melawan aura ini!] ucap sistem Memberikan solusi.
Setelah mendengar itu Xun Chen langsung mengeluarkan aura penguasanya dan kini Xun Chen sudah tidak merasakan aura yang mengintimidasi tersebut,Xun Chen kemudian melihat kearah sumber aura tersebut datang,Diringa melihat sebuah kolam dengan air berwarna merah.
~Thank's For Reading~
[permintaan maaf]
__ADS_1
[semuanya maaf banget tentang jadwal up nya,Harusnya eps ini udh ke up tapi gak tau kenapa pas di cek lagi gak ada eps ini,bahkan gak kesimpan sebagai draft,jadi terpaksa harus buat ulang,sekali lagi maaf untuk kecerobohan aku,dan juga maaf kalah jadwal up nya gak menentu]