
Setelah beberapa menit berlalu Xun Chen sudah menyelesaikan ujian pertamanya dengan sangat cepat,Diringa juga langsung memberikan kertas ujiannya kepada tetua paviliun Alkemis sehingga hal itu membuat peserta lainnya heran dengan Xun Chen,Bukan hanya peserta tetapi tetua paviliun pun heran dengan Xun Chen.
Karena bagaimana mungkin seorang pemuda yang bahkan belum berusia 20 tahun bisa menyelesaikan ujian Alkemis dengan sangat cepat,Karena hal itu mereka mengira bahwa jawaban yang ada di kertas Xun Chen itu hanya dijawab dengan asal dan tidak mungkin benar.
Xun Chen tidak menghiraukan mereka dan hanya diam menunggu yang lainnya,Beberapa menit kemudian mereka semua sudah selesai dengan lembar soal mereka masing-masing dan menyerahkan kepada tetua paviliun,Setelah itu mereka diperintahkan menunggu diluar ruangan karena para tetua lainya akan memeriksa ujian mereka.
Mereka pun keluar dari ruangan dan menunggu sampai mereka selesai memeriksa ujian mereka,Sedangkan Xun Chen sendiri hanya melihat dan mengotak-atik sistemnya sepanjang waktu selama dia menunggu.
Tidak lama kemudian mereka dipanggil kembali oleh tetua paviliun Alkemis untuk masuk kedalam ruangan Kembali,Tidak berselang lama semua peserta masuk kedalam dan berkumpul di suatu tempat.
Didepan mereka saat ini ada tetua paviliun Alkemis yang mengawasi mereka sebelumnya sambil memegang kertas di tangannya,"Kertas ini berisi nama-nama peserta yang lulus dalam ujian pertama,Dan jumlahnya hanya ada tiga orang,Sesungguhnya aku agak kecewa dengan generasi sekarang dan hanya sedikit yang bisa membuatku senang!" Ucap tetua paviliun Alkemis dengan nada menyesal.
"Baiklah aku akan memanggil nama-nama ini,Dan bagi yang merasa terpanggil cepat baik kemari!" Lanjutnya lalu membaca setiap nama yang ada di kertas.
"Bai Long...Dengan nilai 80"
Setelah mengucapkan nama tersebut seorang pemuda sekitaran 20-25 tahun berjalan Kedepan dengan tenang dan tidak terlihat senang sama sekali seperti sudah biasa dengan hal ini,Tetapi kenyataannya didalam hatinya dirinya sedang melompat lompat senang karena dirinya bisa lolos dari ujian pertama.
"Xuan Ming....Dengan nilai 85"
__ADS_1
Sama seperti sebelumnya seorang pemuda dengan umur tidak berbeda jauh dengan Bai Long maju kedepan,Tetapi kini dengan wajah sombong menyertainya,Dirinya menatap peserta lainnya dengan tatapan merendahkan,Hal itu membuat peserta lain geram tetapi entah kenapa tidak berani mengungkapkannya.
Setelah Xuan Ming Berada di didepan bersama dengan Bai Long kini tetua paviliun Alkemis melihat kearah kertas,Dan raut wajahnya yang sebelumnya tenang berubah menjadi terkejut saat melihat hal yang ada di atas kertas,Dirinya kemudian berjalan menuju tetua paviliun Alkemis lainya.
Terlihat dirinya sedang berbicara kepada mereka sambil menunjuk nunjuk kertas tersebut,"Saudara apakah kalian tidak salah,Nilai ini sempurna bukankah didalam soal tersebut ada 5 soal yang hanya bisa dijawab oleh Alkemis tingkat bumi keatas!" ucap tetua Alkemis yang menjadi pengawas saat ujian yang bernama Hong Zun.
tetua lainya kemudian mengambil kertas yang berada ditangan Hong Zun,Mereka memeriksa sekali lagi untuk memastikan,Tetapi mereka tidak menemukan kesalahan,Jadi mereka yang menjadi penilaian mengatakan kepada tetua Hong Zun bahwa tidak ada kesalahan sama sekali dan itu benar-benar nilai sempurna.
Hong Zun menghela nafas dan kemudian kembali kearah para peserta berkumpul,Hong Zun kemudian mengumumkan nama peserta terakhir yang lolos ujian pertama.
"Terakhir,Xun Chen...dengan nilai sempurna!" Ucapnya dengan nada lemas, Mendengar hal itu sontak membuat se-isi ruangan menjadi heboh,Karena selama lebih dari 200 tahun belum ada yang bisa mendapatkan nilai sempurna ini,Mereka yang ada disana segera mengalihkan pandangan mereka kearah pria tua yang ada diantara mereka.
Mereka berpikir bahwa orang yang mendapatkan nilai sempurna itu adalah orang tua itu,Mereka tidak mengetahui orang yang mendapatkan nilai sempurna itu adalah seorang pemuda dengan umur yang belum genap 20 tahun.
Saat Xun Chen berada didepan kemudian Hong Zun membubarkan mereka semua,Tetapi mereka yang ada disana tidak langsung pergi dan malah bertanya kenapa Xun Chen yang kedepan.
"Tetua kenapa anda menerima dia!,bukankah yang dapat nilai sempurna adalah pria tua yang bernama Xun Chen itu!" ucap salah satu orang disana,Mendengar itu Xun Chen mengutuk pria itu didalam hatinya,Karena berani-beraninya dia mengatakan kalau dirinya itu setua itu.
"Hahahaha...."
__ADS_1
Suara tertawa dari tetua Hong Zun membuat mereka semua bingung,Kemudian tetua Hong Zun menyuruh Xun Chen menunjukan kartu pendaftarnya,Xun Chen mengangguk kecil lalu sebuah kartu muncul di tangan kanan Xun Chen,Xun Chen memberikan kartu itu kepada orang yang berbicara tadi.
Setelah melihat kartu itu orang tersebut terkejut,karena didalam kartu itu tertulis nama Xun Chen dan umurnya 18 tahun,Pria yang bertanya sebelumnya kemudian memandang Xun Chen dengan tatapan aneh setelah itu mengembalikan kartu pendaftar tersebut kepada Xun Chen.
Mereka semua langsung keluar dari ruangan tersebut sedangkan Xun Chen,Bai Long,Xuan Ming,Dan Hong Zun pergi kearah lapangan yang luas,Disana terdapat 3 buah tungku pil dengan ukuran dan bentuk yang sama yang diletakan secara sejajar.
Tetapi Hong Zun kemudian menyuruh Xun Chen dan 2 orang lainya untuk memilih tungku masing-masing,Mendengar itu Xuan Ming dengan cepat memilih Tungku yang paling kanan tanpa memikirkan Xun Chen dan Bai Long.
Tetua Hong yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya dan pergi kearah meja yang ada disana,Sedangkan Bai Long melirik kearah Xun Chen dan berbicara kepadanya, "Saudara Xun anda boleh memilih tungku anda terlebih dahulu!" ucapnya ramah kepada Xun Chen.
Terlihat bahwa Kepribadian Milik Bai Long Dengan Xuan Ming jauh berbeda,Disatu sisi Bai Long yang terlihat tenang dan ramah dengan temperamennya yang sangat bagus,Sedangkan di sisi lainnya Xuan Ming Dengan wajah Sombong dan tidak perduli terhadap sekitar,temperamen yang dimiliki Xuan Ming juga buruk,Benar-benar berbanding sebalik.
Xun Chen yang diajak berbicara oleh Bai Long dengan ramah ikut membalasnya dengan ramah pula,"Saudara Bai,kau lebih tua dari ku jadi tidak perlu berbicara sopan kepada ku,aku juga bukan dari kalangan atas di kota ini,dan untuk tungku kau yang memilih terlebih dahulu!" Ucap Xun Chen membalas perkataan Bai Long dengan ramah tetapi tetap dengan tangan yang menyilang di dada.
Bai Long Mengangguk kemudian membalas,"Baiklah saudara Xun,aku akan akan menurutinya,dan untuk tungku terima kasih karena membiarkan aku memilih" ucapannya sambil menelangkupkan tinjunya kearah Xun Chen disertai badan yang agak membungkuk.
Setelah itu Bai Long memilih tungku sebelah kiri,Melihat itu Xun Chen mau tidak mau milih tungku yang berada ditengah,Xun Chen berjalan kearah Tungku tersebut dan berdiri Disana.
Melihat ketiga peserta itu sudah memilih tungku mereka,Tetua Hong Zun berdiri lalu berjalan kedepan mereka bertiga, "Aku rasa untuk ujian kedua ini kalian sudah tahu yang harus kalian lakukan bukan!?" tanya Tetua Hong kepada mereka bertiga.
__ADS_1
Mereka bertiga secara serempak mengangguk beberapa kali,Tetua Hong tersenyum puas lalu kemudian berkata,"Baiklah,Ujian kedua dimulai!" Ucapnya tegas lalu membalik sebuah jam pasir yang berada dimeja.
~Thank's For Reading~