Group Chat Miliaran Dimensi

Group Chat Miliaran Dimensi
Ep15. DO'A MAKABE


__ADS_3

Gon terlempar beberapa jauh dari sebelumnya sedangkan Tsunade hanya mundur satu atau dua langkah


Gon menabrak tanah dan berputar di udara dan mencapai akhir dan berhenti di kawah yang lebih besar dari sebelumnya


Dia akhirnya pingsan karena pukulan Tsunade atau karena ke habisan tenaga, mungkin karena dua duanya.


Sementara Liam dan Xiao wu yang merasakan ledakan dari halaman buru buru keluar meninggal Makabe seoarang diri


'Karena aku di suruh tidak bergerak aku akan menetap di sini apapun yang terjadi, walapun itu kiamat, sungguh nasib ku benar-benar buruk di awal aku ke dunia lain' Makabe


bukan hanya Liam dan Xiao wu tapi mereka juga melihatmu Shizune ikutan bergegas ke arah halaman klan Senju


sesampainya di sana mereka ber tiga melihat banyak pohon tumbang dan tembong bolong tapi yang paling mencolok adalah dua kawah besar di sana yang satu lebih kecil dari pada yang satu lainya.


mereka melihat gon yang tidak sadarkan diri di kawah yang besar dengan wajah babak belur dan lengan baju terkoyak, itu pasti sangat menyakitkan mengingat pukulan Tsunade


Tsunade memandang mereka ber tiga dan memerintah kan Shizune


"Shizune, bawa dia dan obati, besok dia akan ada latihan sehingga harus di sembuhkan" perintahnya


"Baik, Tsunade-sama! " jawab Shizune dan membawa Gon ke ruang perawatan


Melihat Gon di bawa pergi oleh Shizune Liam menghampiri Tsunade dan Xiao wu pergi bersama Shizune


"Apa kau tidak kelewatan?"tanya Liam sambil melihat tempat pertarungan tadi


"Yahh, sebenarnya aku agak terkejut dengan anak itu" jawab nya


"Ohh, aku lebih terkejut kau memukul seorang anak berumur 12 tahun" kata Liam sambil menaik turunkan alisnya


"Itu ke inginnannya, Dan lagi aku kagum dengan fisik anak itu, dan dia memiliki tekad yang bagus" Tsunade


"Bukan karena seseorang mempunyai tekad dan fisik bagus kau bisa memukul nya seperti ini, itu keterlaluan" jawab Liam tidak berdaya


"Hey, bagaiman jika aku memukulmu?" tanya Tsunade tiba tiba


mendengar pertanyaan itu tubuh Liam bergidik ketakutan


"Itu--kau pasti hanya bercanda kan hehehe" kata Liam dengan ketawa canggung


"Tidak, aku tidak bercanda, lagi pula besok kau bebaskan kau bisa terbaring di tempat tidur selama 3 hari anggap saja itu sebagai hadiah mu sebelum masuk akademi ninja" kata Tsunade dengan tersenyum manis

__ADS_1


tapi jelas senyuman itu di mata Liam adalah senyuman dewi iblis


"Aa-h Tidak besok aku punya kegiatan aku tidak bebas kok" jawab Liam buru buru ketika melihat senyuman yang manis itu


"Oh benar kah, kau pikir aku tidak tahu apa yang kau lihat sebelum aku memukul Makabe saat itu" ucap Tsunade dengan stay senyum dan memamerkan tinjunya


'Sial dia mengetahuinya' pikir Liam


"Jika aku bilang aku kagum kepada pengajaran mu apa kau percaya? " kata Liam sambil jedag jedug


"Aku percaya" kata Tsunade tapi senyuman masih ada


'Jika kau percaya ku mohon hilangkan senyuman itu di wajah mu, jelas kau tidak percaya!' pikir Liam dan ada niatan untuk kabur


'Um-m itu--- Apa yang bisa aku lakukan padamu, asalkan jangan pukulan " kata Liam


"Oh jadi kau mengakuinya" ucap Tsunade


Liam hanya menganggukkan kepalanya dengan kamu


"Baiklah, selama 3 hari kamu harus menuruti perintah ku" kata Tsunade


"Huh-- Baiklah" Liam menghela nafas


'Tidak apa apa hanya cuman 3 hari tidak masalah' pikir Liam


sedang dari kegelapan Anbu yang melihat pertarungan tadi jelas ini adalah Anbu suruhan si tua Sarutobi


Anbu itu menghilang dan pergi melaporkan ke hokage-sama.


Setelah Anbu pergi melapor, Tsunade memandang Liam


"Apa tidak apa apa membiarkan nya melapor? " tanya ke Liam


"Tidak masalah emang seharusnya begitu kan? " kata Liam


"Tidak apa apa? " Tsunade agak khawatir, dia tahu tentang kelicikan gurunya tua itu


"Kamu tidak perlu khawatir tentang guru mu, dia tidak mungkin melukai kami karena ada kamu di sisi kami" ucap Liam


Sementara itu di kamar makabe, Dia hanya memandang ke arah jendela dengan perban di tubuhnya dia sangat kesel karena dia tidak bisa bergerak bebas dan berjalan keluar dia sangat penasaran dengan apa yang terjadi.

__ADS_1


'Si baji*ngan Liam itu!' pikir nya sambil mengumpat Liam


dia teringat oleh pukulan Tsunade tiba tiba rambutnya berdiri dan tubuhnya bergidik ngeri


"Semoga aku tidak merasakannya lagi" ucapnya


"Ohh Yaa tuhann Yesus, buddha, Allah,dewa siapapun Tuhan tolong selamatkan hambamu iini, agar tidak mendapatkan malapetaka (pukulan Tsunade ) lagi, " doa makabe dia menyebutkan nama Tuhan di dunianya yang dia tahu karena dia tidak punya agama


"Dan jangan lupa berikan malapetaka yang paling menyakitkan kepada anak itu(Liam), malapetaka yang paling menyakitkan di alam semesta ini"


"Juga berikan hambamu ini jodoh atau perempuan yang setidaknya jauh lebih baik dari yang Liam dapatkan di masa depan nanti, Tidak perlu jelek minimal yang seperti dewi lah kalau bisa jangan satu, empat atau tujuh juga bisa, sekian doa hambamu semoga kamu mengabulkan nya" Sungguh khusyuk do'a Makabe sampai lupa bahwa dia memiliki banyak dosa


mungkin di pikir pikir ini pertama kalinya dia berdoa seumur hidup nya palingan di dunianya dia hanya berdoa di kuil itu pun hanya kalimat singkat tidak se banyak yang sekarang


Dan lihat dia berdoa ingin mendapatkan jodoh tidak apa apa jika itu satu tapi tujuh apa yang di pikirkannya jika Liam dan yang lain di sini pasti dia akan memukulinya sampai tubuhnya rusak dan membuangnya ke


setelah berdoa suasana hati Makabe jauh lebih baik


"Entah kenapa hatiku jauh lebih baik" ucap Makabe tersenyum


hatinya jauh lebih baik itu karena berdoa atau karna mendoakan Liam, iyaa pasti itu


"Tiga hari lagi kami akan masuk akademi, sebelum itu aku harus berlatih, dan saat Tsunade menjelaskan aku tidak mendengarkann"


"Arghh!!!!!" dia sangat prustasi tidak mendapatkan ilmu malam mendapatkan malapetaka


"Kami belum menyelesaikan salah satu misi tapi aku sudah mendapatkan malapetaka, yahh walapun aku akui itu besar dan...... indah" kata Makabe teringat apa yang dia lihat sebelum terkena malapetaka


tapi ingatan saat dia melihat Liam juga ikut melihat dengan wajah yang menjijikkan dia langsung kesell


"Anak itu pasti memiliki trik, bukan trik tapi itu seperti sifatnya"


"Urgh, aku sangat ingin memukuli nya dan membuangnya jauh jauh" ucap Makabe


"Walapun begitu, ayoo semangat tiga hari lagi aku akan ada kesempatan untuk merebutnya ke indahan loli konoho! " kata semangat Makabe agak teriakk


Tapi Makabe tidak tahu sedaritadi ada orang di pintu menatap nya dengan jijik


"Dasar menjijikkan, kaki babi menjijikkan!!! "


(Segini dulu...... urghh akhirnya aku mendingan dapat up lagi nihh(≡^∇^≡)

__ADS_1


__ADS_2