
✨✨✨✨✨
Akhirnya hari yang di tunggu² tiba, hari ini Ibra kembali dengan setumpuk pekerjaan. Walau letih tapi ada perasaan bahagia saat kakinya memasuki kediaman orangtuanya.
Bianca tersenyum melihat kedatangan Ibra dan hanya melambaikan tangan. Dia tetap menyandarkan tubuhnya di sopa dengan ponsel di telinganya.
Ibra mendaratkan tubuhnya tepat di samping Bianca, dan memandang penuh tanya sapa gerangan yang menjadi lawan bicara adiknya di seberang sana.
Tiba² saja Bianca tertawa terbahak-bahak sambil memegang perutnya.
{Bianca}
" Serius mbak,,,,"
" Terus mbak Renanya gimana ??"
" Jangan bilang kalau mbak Airah yang jadi tumbal si mbak kembar??"
" . . . . . "
{Bianca}
" Tapi mbak Airah gak papa kan ??"
" . . . . . "
{Bianca}
" Pokoknya besok Bian ikutan ya mbak,,,"
" Bian gak mau ah cuma jadi pendengar budiman."
" . . . . . "
{Bianca}
" Tapi jangan ada Arlan ya mbak,,,,"
__ADS_1
" Ntar Bian di bully kayak kemaren 😔😔😔"
". . . . . . "
{Bianca}
" Ok mbak ,,, sampai ketemu besok "
Ibra memandang penuh tanya ke arah Bianca, seakan meminta penjelasan.
Dengan sambil tersenyum Bianca menunjuk ponselnya dan,,,,
{Bianca}
" Mbak Airah ribut lagi sama pemuda² di taman,, gara² mbak Rena digodain. Bokong mbak Rena di tepuk pake sendal, jadi mbak Rina gak terima dia marah²."
" Sendalnya di ambil mbak Rina trus dibuang, eh gak taunya masuk ke dandang tukang siomai. "
" Ujung²nya mbak Airah juga jadi tumbal nyelesaikan masalahnya,, sementara mbak kembar malah kabur."
" Syukurnya Arlan nyusulin ke taman jadi masalahnya cepat selesai kalau gak mbak airah mau dijadikan istri ke tiga sama si tukang siomai, sebagai ganti rugi."
{Ibra}
" Mau dijadikan istri ke tiga ??"
" Gak bisa itu,, 😠😠😤."
{Bianca}
" Emang situ sapa,?"
" Kok keberatan ?"
{Ibra}
" Airah itu calon istri Mas,,, berarti calon kakak ipar kamu,,!"
__ADS_1
{Bianca}
" Emang dah di lamar ?"
" Emang mbak Airah udah bilang setuju gitu ??"
{Ibra}
" Ya belum,,"
Bianca kembali tertawa terbahak-bahak,sambil geleng-geleng kepala.
{Bianca}
" Jangan kebanyakan menghayal Mas,,,."
Bianca bangkit dari sopa yang di dudukinya dan berjalan kearah dapur. Sementara Ibra hanya memandang sang adik,sambil berpikir,,,,
' Gak bisa dibiarin lama² nih, bisa keburu diambil orang. Secepatnya harus di halalin gak boleh di tunda lama².'
Ibra bangkit dan melangkahkan kakinya menuju kamarnya di lantai dua, sambil berpikir bagaimana caranya agar bisa secepatnya menghalalkan gadis incarannya.
' Yang harus dilakukan bagaimana caranya, agar bisa berkenalan secara wajar agar dia tidak curiga,🙄🙄🙄🙄 setelah itu baru pendekatan secara singkat baru langsung di halalin. Tapi masalahnya gimana caranya,,, 🤔🤔🤔 ah pusing nih.
Kayaknya harus nanya Surya deh,,, diakan paling bisa di andalkan kalau soal perempuan'.
✨✨✨✨✨
Sementara di tempat lain tampak Airah sedang sibuk, mengurus kertas² yang berserakan diatas meja belajarnya. Sementara ada dua orang gadis yang dengan tidak tau dirinya, sedang tertawa sambil menghabiskan setoples camilan.
Ya siapa lagi kalau bukan si kembar sableng, akibat kejadian si tukang siomai, ayah dan ibu Airah tidak mengijinkan si kembar sableng untuk mengajak Airah kemanapun, dengan alasan apapun dan kepentingan apapun juga.
Tapi hal itu justru membuat si kembar sableng dengan tidak tau dirinya, malah bersantai ria diatas ranjang empuk milik Airah, dan juga menghabiskan camilan kesukaan Airah tanpa rasa bersalah sama sekali.
Bukannya meringankan pekerjaan Airah, tapi justru mengacaukan seluruh kamar Airah. Dan sang pemilik.kamar hanya mampu mendesah melihat kelakuan si kakak kembar sablengnya, yang sangat tidak tau diri itu tapi justru sangat disayangi olehnya.
✨✨✨✨✨
__ADS_1
Hai say,,, segini dulu ya.
masih belum pulih benar,,,,