GURU TK INCARAN CEO

GURU TK INCARAN CEO
KANTOR POLISI


__ADS_3

✨✨✨✨


Didalam mobil Bianca masih menanggis walau tak sehebat tadi,Airah hanya melirik beberapa kali,,,


{Airah}


" Khumairah panggil aja Airah,,,"


ucap Airah sambil menjulurkan tangannya kearah Bianca saat berhenti di lampu merah.


{Bianca}


" Bianca kak,,,"


{Airah}


" Udah jangan nanggis lagi,,,semua baik² aja kan?


{Bianca}


" Iya kak,, hanya masih takut aja."


{Airah}


" Wajar kalau kamu takut,,, kalau gak takut baru aneh kelihatannya."


" Tapi kalau boleh kakak kasi saran,,, kalau seandainya hal seperti ini terjadi lagi,jangan pernah buka pintu atau jendela mobilmu,kunci dari dalam jangan keluar apapun yang mereka katakan ke kamu."


" Hubungi segera polisi atau orang yang bisa membantumu dengan cepat."


{Bianca}


" Makasih kak,,, Bian akan ingat pesan kakak."


Setibanya di kantor Polisi,pelaku langsung dimasukan kedalam penjara sementara Bianca, Airah dan juga si kembar menceritakan kembali peristiwa naas tersebut,sampai ponsel Airah berbunyi


Kringgg,,,,, kringgg,,,


{Airah}


" Boleh angkat Pak,,, dari Ibu saya,,"


{Polisi}

__ADS_1


" Silahkan,,,"


{Airah}


" Assalamualaikum Bu,,,,"


{Ibu Shinta}


" Waalaikumsalam sayang,,,,"


" Kamu dimana kok belum pulang, dah mau magrib ini lho."


{ Airah}


" Lagi di kantor Polisi Bu,,,. 🙁🙁🙁"


Jawab Airah dengan polosnya yang membuat si kembar dengan serentak menepuk jidatnya bersamaan.


'MAMPUS KITA'


Sontak jawaban Airah membuat Ibu dan Ayah panik dan langsung mematikan ponselnya tanpa meminta penjelasan apapun dan langsung berangkat ke kantor polisi,sementara Airah hanya benggong menatap ponselnya yang sudah mati.


Disaat bersamaan datang sepasang paruh baya yang tak lain Papa dan Mama Tanujaya.


" Bianca,,,, 😭😭😭, kamu gak papa kan sayang"


" Kamu gak ada yang luka kan?"


" Kamu baik² aja kan sayang,,, kan dah Mama bilang perginya sama sopir aja,, kamu sih suka bandel kalau di bilangin sama mama 😭😭😭."


Berondong pertanyaan Mama kepada Bianca yang sudah menanggis di pelukan Mama,, sementara Papa langsung menanyakan kronologi kejadian pada pihak polisi.


Tak lama Ayah dan Ibu sampai dikantor polisi dan Ibu langsung memutar tubuh Airah sambil memperhatikan anak gadisnya ada terluka atau tidak,setelah memastikan keadaan Airah baik² saja tatapan Ibu langsung berpindah pada si kembar sableng,dengan tidak ada rasa kasian Ibu menjewer si kembar,,,,


{Ibu Shinta}


" Kalian ya mbak,, gak bosen² buat orang tua panik,ada aja yang di kerjakan 😤😤😤, kemaren sama tukang bakso, kemarennya lagi sama satpol PP sekarang sama Polisi,apa jangan² emang dah direncanain ya sebelum kalian pergi ngajakin Airah?"


{Rena}


" Ampun Tante,,, kita gak buat masalah apa² kok, kita justru nolongin orang Tan,,,😩😩😩"


{Rina}

__ADS_1


" Duh,,, Tan lepasin dulu ini kuping,,, bisa lepas nanti dari tempatnya. Kan gak lucu kalau Rina cuma punya sebelah doang Tan."


{Airah}


" Bu,,,, jangan di jewer terus,, mbak kembar gak salah Bu,,😔😔😔"


{Ibu Shita}


" Habisnya kamu kalau dah keluar sama si mbak kembar pasti deh dapat masalah,,😤😤"


" Gimana Ibu gak panik coba,,,"


{Airah}


" Bu tadi kita cuma nolongin adek ini dari begal,makanya kita ke kantor polisi untuk jadi saksi Bu,,."


{Ibu Shinta}


" Pasti kamu lagi yang majukan,,,,🙄🙄🙄"


" Mbak kamu cuma cengar-cengir doang kan?"


{Rena}


" Kita jadi pemandu sorak ya Tan biar seru,,😁😁😁"


{Ibu Shinta}


" Kalau ada apa² sama Airah gimana,,, ?"


{Rina }


" Baru kita yang maju Tan,,, tenang aja😁😁😁"


Akhirnya setelah drama alay² si kembar dan Ibu Shinta semua situasi dapat diredakan,dan akhir cerita setelah mengucapkan terima kasih yang berulang² mereka kembali kerumah masing-masing.


✨✨✨✨


Duh gimana kalau si Ibra tau ya,,,,


Apalagi kalau tau yang nolongin Bianca adalah gadis incarannya.


Jangan pelit² komennya ya 🤗🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2