
Setelah tiba di TK ANANDA,sudah banyak anak² yang sangat menggemaskan berlarian kesana kemari,dengan senyum yang tak pernah luntur dari bibirnya Airah berjalan menuju kantor dimana dia dan juga beberapa staf pengajar akan berkumpul sebelum masuk ke ruang kelas masing².
Airah adalah guru yang sangat disenangi oleh anak² didiknya,karena kepiawaiannya dalam menanggani anak² yang terkadang rewel tidak ingin ditinggal oleh orang tua atau juga pengasuh mereka.
Airah selalu mempunyai cara agar anak² itu menurut dan tidak akan rewel lagi,hampir semua anak² memanggilnya dengan Bunda Cantik,karena memang paras Airah yang cantik belum lagi lesung pipi yang dia miliki,membuat Airah lebih cantik saat tersenyum.
Banyak lelaki yang terpesona olehnya dan tidak sedikit juga lelaki yang menyatakan cinta padanya,tapi Airah selalu bisa memberikan alasan yang tidak dapat diganggu lagi,ya,,,alasan ingin menyelesaikan kuliah adalah jurus yang ampuh membuat para lelaki mundur dan hanya berani menunggu.
Setiap selesai mengajar Airah akan langsung ke kampus untuk kuliah dan baru setelahnya pulang bila sudah tidak ada jam kuliah lagi,itu adalah rutinitas Airah selama ini.
Dia bukan tipe gadis yang suka nongkrong atau sekedar jalan² di Mall,dia akan pergi jalan² kalau memang ada yang dia butuhkan saja,hidupnya selalu disiplin dan tidak pernah melakukan sesuatu yang bersifat hanya untuk bersenang².
✨✨✨✨
Disebuah gedung pencakar langit,disebuah ruangan yang cukup luas seorang pria sedang disibukkan dengan setumpuk dokumen yang siap menemaninya menghabiskan waktu hingga sore menjelang.
Ibra selalu lupa waktu jika sudah memposisikan tubuhnya dikursi kebesaran nya,bahkan untuk sekedar makan siang selalu harus diingatkan oleh Surya yang berprofesi sebagai asisten pribadinya.
Sikapnya yang cuek dan dingin adalah ciri khas dari seorang Ibra Tanujaya,belum ada seorang wanita cantik yang sanggup menggodanya dan meluluhkan hatinya.Padahal nyonya Tanujaya yaitu ibunya sangat berharap mendapatkan mantu dan segera menggendong cucu,tapi harapan hanya tinggal harapan sebab Ibra belum Sudi melepaskan status jomlonya.
Bahkan nyonya Tanujaya sangat khawatir pada anaknya,,,kalau² Ibra menyimpang dari kodratnya.Walau Ibra sudah selalu menyakinkan ibunya kalau dia adalah laki² normal dan masih menyukai lawan jenis.
{Surya}
__ADS_1
"Bos waktunya makan siang,,"
{Ibra}
"Kebiasaan kamu,kalau masuk apa gak bisa ketok pintu dulu,,,,apa gak kelihatan itu pintu segitu besar??😡😡"
{Surya}
"Kelihatan sih bos,,,tapi sayang aja tangan saya nanti sakit kalau buat ketok ² pintu,,😁😁"
{Ibra}
"Dasar asisten gak punya akhlak,,,sukur temen kali bukan dah ku lempar kamu ke bawah"
{Surya}
{Ibra}
😤😤😤😤
{Surya}
"bos selesai makan siang kita ada rapat dengan perusahaan XX dicafe yang lagi ngetrend itu bos"
__ADS_1
{Ibra}
"Emang gak ada tempat yang Laen apa,,, kok harus dikafe itu??"
{Surya}
"Mereka yang pilih tempat bos,,,"
{Ibra}
"Lain kali kita aja yang pilih tempatnya,mau rapat kok pilih tempat yang rame,,apa bisa pokus dengan pekerjaan,,,,"
{Surya}
"Sekalian cuci mata bos,,😅😅😅, kali aj ada yang nyantol"
{Ibra}
"😤😤😤
itu maunya kamu Sur,,,"
Surya hanya terkekeh sambil meninggalkan ruangan Ibra tanpa rasa berdosa sama sekali.
__ADS_1
Sementara Ibra hanya mendengus dan memutar bola matanya melihat kelakuan teman sekaligus asisten pribadinya yang menurutnya gak ada sopan²nya,untung pintar dan loyal dengan pekerjaan.