Hah? Jadian

Hah? Jadian
Chapter 9


__ADS_3

Setelah pertengkaran Dave semalam. Mereka berdua tidak jadi pergi dan memilih untuk pulang. Dan di rumah Carla pun sikap Carla sama seperti awal. Mengacuhkan ibunya sendiri. Carla pun bergegas lari menuju kamarnya bersama dengan Reynand.


Dan saat ini hanya ada Dave dan ibu Carla di ruang tamu.


"Dave, tante mau nanya kamu ini siapanya Carla ya nak? Dan anak yang tadi bersama Carla itu siapa?"  tanya Ibu Carla dengan tatapan sendunya


"Dave ini pacar Carla tante dan tadi itu namanya Reynand dia anak kecil yang kami temukan tadi pagi di taman. Dave kasihan sama dia dan kita lagi nyari tempat tinggal untuk dia sekarang," jelas Dave.


"Tante titip Carla ya nak, jaga dia baik baik. Tante gak bisa dekat dengan dia karna sekarang dia udah benci sama Tante. Dan tolong katakan kalau papa dan mama nya itu sayang banget sama dia,"  mohon ibu Carla padanya.


Air mata nya sudah luruh begitu saja tanpa di minta jika mengingat perlakuan anaknya sekarang. Mungkin saja jika ia berkata jujur pada Carla. Hal seperti ini tidak akan terjadi.


"Iya tante Dave bakal jagain Carla. Ini udah malem Dave ijin pulang dulu ya," ucap Dave menyalimi tangan ibu Carla.


Dave penasaran dengan masalah Carla dan ibunya sendiri. Tapi Dave takut jika ia terkesan lancang bertanya tentang masalah keluarga pada ibu Carla. Mungkin nanti setelah Carla membaik dia akan menceritakan ini dengan sendirinya.


───────────────────────


Pagi hari


Dave dan Carla berangkat bersama, kali ini Dave tidak membahas masalah kemarin. Ia takut kekasihnya akan menangis seperti semalam.


"Dave," panggil Carla seraya menoleh.


"Kenapa hm?"


"Kayaknya Reynand lebih baik kita yang rawat aja deh," balas Carla.


Ya memang Carla ingin merawat Reynand. Karena mungkin dia merasa kasihan bila Reynand harus tinggal di panti asuhan, walaupun nanti dia bertemu ayahnya. Carla takut ayahnya tidak menjaga Reynand dengan baik dan malah meninggalkannya seperti kemarin.

__ADS_1


"La aku tau kamu khawatir, tapi ngerawat anak gak segampang kamu kira," jelas Dave dengan nada sehalus mungkin.


"Tapi Dave kasian Rey kalau dia di panti asuhan, dia masih kecil."


Akhirnya mereka berdua memutuskan supaya Reyhand dirawat di panti asuhan. Karena mereka berdua masih sekolah dan mengurus anak tidak semudah membalikan telapak tangan. Tapi mereka akan sering mengunjungi Reynand. Karena mereka sudah sayang terhadap anak tersebut. Sudah seperti adik sendiri.


Sesampainya di sekolah mereka berdua berpisah di parkiran, karena Carla ada kepentingan di ruang musik bersama temannya.


"Eh La, gw denger nyokap lu balik ya?" tanya Alya.


Tanpa menjawab Carla pergi begitu saja meninggalkan temannya.


"Loh La tungguin!" teriak Alya.


"Lu **** banget sih Al," protes Alika dengan muka juteknya.


"Iyalah ****, lu lupa ya Carla itu lagi ada masalah sama mama nya. Dan dia gak suka kalo ada nyebut mama dia meskipun itu cuma sekali oneng," jelas Nindira karena dia sudah mulai greget melihat Alya. Dan mulai menyusul Carla.


Sebenernya mereka bertiga juga bingung, masalah apa sebenernya yang menyebabkan Carla bisa sebegitu benci dengan mama kandungnya. Mereka takut jika menanyakan langsung pada Carla, malah membuat Carla marah seperti tadi.


Jam pelajaran sudah berakhir daritadi, siswa siswi sudah bergegas menuju kantin untuk mengisi perutnya. Namun hanya Carla yang berdiam diri dikelas, tanpa ada niatan beranjak dari tempat duduknya. Hari ini dia tidak mood untuk melakukan apa-apa dan berharap hari cepat berakhir, di lain sisi Dave dia khawatir karena sedari tadi ia tidak melihat Carla di kantin. Ia takut Carla akan sakit apabila tidak makan. Akhirnya memutuskan untuk melihat Carla di dalam kelasnya.


"Kenapa gak ke kantin hm?" tanya Dave penuh pengertian seraya menyodorkan makanan yang ia bawa dari kantin.


"Males," jawab Carla sekenanga.


"Males kenapa? Yaudah aku suapin ayok," Dave mencoba membujuk Carla.


"Gak, males."

__ADS_1


"La kalo kamu gak makan sakit nanti," mohon Dave sekali lagi.


"Gw bilang males ya males, bisa ngerti gak sih!" Bentak Carla pada Dave.


Dave yang mendengarnya kaget dan juga bingung. Kenapa Carla jadi emosi an seperti ini.


"Apa La? Gw? Kenapa jadi lo gw?"


.


.


.


.


.


.


.


.


.


To be continue. Maaf banget ya baru update dan pendek. Ini bener bener aku gak ada inspirasi gara-gara gak buka manga lama banget. Maaf kalo jelek dan makasih udah baca.


See you next capther..

__ADS_1


__ADS_2