
Ke esokan harinya nita dan arif janjian bertemu di sebuah warung makan dekat rumah nita..
"nit harus kuhadapin bagaimana kisah cinta kita nit? Belum sebulan kau dan aku, janji setia sehidup semati! Nyatanya sekarang kau pindah ke lain hati...!"
"yang kau salah paham yank...! Ini tidak seperti yang kamu pikirkan yank!"
"salah paham tentang apa nit? Apakah harus kupungkiri kenyataan bahwa kau sekarang adalah tunangan hayrul?? Atau harus kuakui bahwa kau kekasihku?? Kekasih yang slalu main petak umpet dari kedua orang tuamu...!"
"aku tau yank, saya salah... Tpi ini semua juga untuk kebaikan kita..."
"syukurlah kmu sadar low kamu salah nit.. Tapi kebaikan apa lagi yang akan kau janjikan lagi nit... Jika semua hanyalah bualan semata. Saya heran ma kmu nit... Kecil kecil kau pintar nipu.."
"yang.. Jaga omonganmu...! Kutegaskan sekali lagi.. Dihatiku hanya ada hatimu" hik hik hik hik... Nita mulai terisak menangisi kepedihan tentang kisah cintanya..
"untuk apa kau tegas pada diriku seorang jikalau kau sendiri tidak tegas, kemana arah hatimu berlabuh... Saya harap.. Setelah hari ini kau dan aku udahi hubungan ini.."
__ADS_1
"yang aku tak mau yank....! Plis jaga hatiku yang... Kau dan aku tetap satu yang..."
"harus nit. Tanpa kata tidak dan tanpa penolakan..."
"yang plizzzz yang? Jangan lakuin ini yank..!"
"truz, mana nitaku dulu, mana nitaku yang slalu berjuang tuk membela hubungan ini?"
"masih ada waktu yank, tiga tahun yank saya minta renggang waktu untuk perbaikan hubungan kita..."
" kumohon yang?! "nita menangis sesenggukan serta mengatupkan kedua tangannya di depan hidungnya..."
"percayalah nit pada jalan yang telah kau pilih sendiri... Melangkahlah nit meski kau tak lagi sejalan denganku... Bukankah kau sendiripun tau...! Bahwa cinta itu tak harus memiliki, tapi harus saling menghargai... Ku hargai keputusanmu... Semoga kau dan aku dapat hikmah dari semua ini.. Sekarang kau bukan takdirku... Dan jangan pernah berharap saya adalah takdirmu... Karena takdirmu sekarang sudah di ikrarkan untuk melangkah bersama hayrul.... "
" yang? Jadi sekarang kau memutuskan jalinan kisah cinta kita? "
__ADS_1
" iya nit... Sekarang hapus air matamu... Kita rangkai hubungan yang baru... Meskipun sebelumnya kita sudah memiliki hubungan ini. "
" yang? Saya tidak mengerti hubungan seperti apa yang akan kita jalin kembali? "
" sudahlah.. Bukankah kau dan aku saudara? "
Arif memberikan seulas senyuman kepada nita.. Padahal dirinya sendiri merasakan luka yang sangat mendalam! yang tak dapat dibeli obatnya dimanapun
" ya aku tau itu, dan apakah hubungan ini akan benar benar berakhir yang? "
" ngomong denganmu tiada putusnya. Mentok pada pasal yang sama yang kau bahas.. Satu lagi... Panggil saya kakak.. Low nggak iya abang... Bukan ayang lagi.. Aku tak ingin ada kesalah pahaman yang lain, yang akan jadi bumerang dalam hubunganmu dengan hayrul... "
" baik bang! Saya menyesal, Akan kandasnya hubungan kita... Moga aja dengan ini kita dapat lebih dewasa. Moga kau diberikan ganti yang lebih baik dan lebih pantas untuk abang.. "
" bagiku kau lah yang terbaik... Lebih baik lagi, menjadi adik terbaikku.... "
__ADS_1