HALALKU BERSAMAMU

HALALKU BERSAMAMU
Ujian


__ADS_3

"deg....!"


Kok rame gini ea? Batinku dalam hati, mungkin gini ea low dapat ikan banyak pikirku... Saya kaget karena meskipun saya anak pantai saya anak rumahan tulen... Gak suka keluyuran gak jelas. Kupandangi seluruh area pantai menyusuri keberadaan ibukku..


" deg...!" lagi lagi janjungku berdetak tak karuan melihat kondisi dimana ibuk sekarang berada... Duduk selonjoran dengan ikat gelung terlepas dan wajah memerah serta mata membengkak.. Kudekati ibuk perlahan kuusap bahunya dan kutanya


"ibuk kenapa?"


"bapak nit, perahunya oleng... Bapak gak ada.. Bapak ilang hanya perahunya yang lagi diurus ma orang orang..."ku telusuri dikerumunan banyak orang sedang membantu menaikkan mesin, jaring, derigen dll


"deg!" Lagi lagi atiku ancur...


"kemana bapak! Kenapa bapak ngilang kanapa perahunya ada?" pikiranku berkecamuk berbagai pemikiran yang bermacam macam.


Kudekati ibuk, ibuk yg sabar. Ayo kita pulang kutegarkan hatiku kurangkul ibuk dan kuajak pulang. Sebenarnya hatiku juga rapuh, tapi liat dari kondisi ibuk harus kutabahkan hatiku..


Sesampainya dirumah


" ibuk bersih bersih dulu sana gih mandi..!"

__ADS_1


Sanak keluarga berkumpul dirumah kami,. Semua pada sibuk menelfon sana sini mengkonfirmasi keberadaan bapak baragkali temupapas saat nangkap ikan. Abang sibuk mencari menggunakan perahu menggunakan perahu perahu milik warga lain. Maklum kami orang gak punya. Mana bisa nyewa tim basarnas... Tpi warga disini sangat kompak bahu membahu mencari keberadaan bapak..


" Bapak! Ucapku!, tanpa sadar saya ngigau walau tidak dalam keadaan tidur"


Krining krining.... Suara hp milik warga mengagetkanku...


"hallo iya....? Bla bla bla bla


Bla


Bla


"bapakmu selamat nit, sekarang ada di desa sebelah masih pingsan. Abangmu sudah nyusulin kesana.."


"alhamdulillah sukurlah" ucap kami serempak mendengar kabar bahagia tersebut.. Tak lupa ibuk sujud syukur dengan linangan air mata bahagia, saya pergi kedapur kubuat es teh satu termos penuh tuk kusuguhkan ke orang orang yang lagi berkumpul dirumah.


Tak berselang lama abang dan bapak pulang kerumah dengan dibonceng warga..


"bagai mana bisa terjadi dek?" pakde memulai percakapan menanyakan insiden terharu itu.

__ADS_1


"gini bang, sebenarnya salah saya. Tadi saya sakit perut, saya buang air besar perahu dibawa arus.. Saya lupa menurunkan jangkar saya pikir soalnya hampir nyampek darat bang... Eh gak taunya nabrak karang saya terpental jauh bang setelah itu saya gak ingat apa apa lagi bang.. " tutur bapak ke pakde yg di angguki dan di jawab dengan oh ria oleh warga lain...


" oh iya fik gimana kondisi perahu? " tanya bapak ke abang.


" Kondisinya rusak parah pak" gumam abang.


"ya sudah gpp, yang penting bapak pulang dengan selamat.. Masalah perahu biar kita cari pinjaman". Ucap ibuk penuh kepastian


Ups. Ada gak sih yg berpikir, katanya orang gak punya kok iya punya perahu?,! Hmm jangan salah ea? Kami memang orang gak punya. perahu itu punya juragan sewaan perahu.. Dengan bagi hasil hasil tangkapan ikan.


Yah pupuslah harapanku tuk membayar ujian kelulusanku.. Alih alih dapat hasil tangkapan ikan banyak yang ada malah akan nyari utang buat benerin perahu punya juragan..


Ini namanya ujian sebelum menghadapi ujian kelulusanku.. Tapi walau bagaimanapun saya tetap bersyukur bapak masih dapat selamat menghadapi ujian ini...


"nak bapak hutang nyawa nak sama pak hermanto. Beliau yang nolongin bapak ditengah laut dan rencananya bapak mo ngajuin pinjaman ma juragan hermanto..


" hmm bapak mah gak tau diri, udah dikasi pipi malah minta hidung..( Hehe tawaku) hmm tapi skalian pinjamin buat adek bayar uang ujian kelulusan ea pak" piss sautku sambil mengacungkan dua jari telunjuk ma jari tengah membentuk huruf v.


"hmm sekalian adek yg bayari." timpal bapak piss...

__ADS_1


__ADS_2