HALALKU BERSAMAMU

HALALKU BERSAMAMU
Uang pinjaman


__ADS_3

"cepet buk.. Kita ditunggu becak diluar"


"iya pak sebentar! Ibuk tutup pintu dulu"


"bapak dan ibuk mau pergi kemana kok pada rapi begini?"


"ibuk mau kedesa sebelah nak, mau kerumahnya juragan hermanto, mau ngucapin terimakasih udah nolongin bapak skalian cari uang pinjaman.."


"hmm juragan hermanto? Yang anaknya jadi guru sukwan disekolahku itu ya buk...?"


"iya kmu kenal dia nit??"


"iya buk... Beliau kan yang jadi guru olahraga disekolah buk... Orangnya supel dan baik juga tampan" jawabku dengan polos dan lolos nyerocos tanpa jeda...


"hmmm kmu ini masih bocah kok ea pintar ngenilai orang nit...! Nit nit ada ada aj kmu.."


"hehehe maaf buk memang sengaja.., o iya saya sampai lupa.. Nita berangkat duluan ea buk.? Takut telat ikut upacara bendera hari ini..." sambil kusalimin kedua tangan ibuk dan bapak bergantian...


"Nit uang sakumu masih ada kan nak?"


"masih buk, itu hasil jual pindang kemaren saya simpan."


"Oh yasudah kmu berangkat sekolah gih..


***


Dirumah juragan hermanto


Tok tok tok

__ADS_1


" assalammualaikum wr. wb. "ucap bapak dan ibuk dari luar pintu...


" waalaikum salam wr. wb., eh pak anni bu anni... Silahkan duduk pak bu... " saut bu hermanto mempersilahkan mereka masuk dan menyuruhnya duduk di sofa mewahnya diruang tamu yg begitu bersih dan indah tuk dipandang...


"bapak ada bu?" tanya bapak..


"ada didalam pak lagi nonton tv, bentar ea pak buk. Tak panggil dulu" jawab bu hermanto melangkah masuk kedalam rumahnya...


"eh ada tamu!" tutur juragan hermanto keluar dari dalam rumah ber iringan dengan buhermanto dengan nampan ditangannya berisi satu toples kripik pisang dan tiga cangkir kopi didalamnya...


"silahkan diminum dulu pak bu..." tawar situan rumah pada bapak dan ibu...


"diminum nih bu!! Hehe kripiknya boleh gak bu tak cemilli?" Tanya bapak sambil ngelawak pada si tuan rumah..


"haddeh bapak nihh ea?? Malu maluin ibuk aja" tutur bu ani pada bapak


"yaelah bapak ibu ga papa kok silahkan gak usah sungkan gitu pak bu..." ucap bu hermanto..


"pak her, kedatangan kemari dalam rangka tiga hal pak bu!"


"apa itu pak anni?"


"begini pak.


Yang pertama: kami sekeluarga mau ngucapin terimakasih atas bantuan sampeyan nyawa saya dapat tertolong...!


Kedua:kami mo minta maaf atas hancurnya sampan sampean pak


Ketiga:hmmmm...." sengaja bapak menjeda ucapannya.

__ADS_1


" ketiga apa pak?" tanya pak hermanto penasaran..


" ketiga: kami mohon kesudiaannya bapak ibu memberikan uang pinjaman untuk perbaikan kerusakan sampan... "


" hehehehe.... Saya kira apa toh pak? Bu?...


Begini ya saya jelasin dulu...


Pertama~>bukankah sesama manusia kita itu harus tolong menolong pak! Masalah nyawa, itu urusan Yang Kuasa pak bu.


Kedua~>itu murni kecelakaan bukan unsur kesengajaan, jadi bapak ibu tak perlu minta maaf..


Ketiga~>masalah pinjaman bapak tak perlu minjam uang pak. Biaya kerusakan perahu.. Semua sudah ada dana tersendiri dari pembagian bagi hasil tangkapan itu pak! Jadi masalah kerusakan murni tanggung jawab kami."


Hah... Bapak benar benar bersyukur dan sangat ter kejut.


" Tapi pak? "


" tapi apa lagi pak an? "


" Tapi kami masih boleh minjam uang untuk keperluan lain kan pak? " tanya bapak ke juragan hermanto..


" tak perlu pak, ibu bisa cari pinjaman ke juragan pindang aja" sanggah ibu sambil malu malu..


"oh tak perlu sungkan pak bu... Kalian bilang aja butuhnya brapa. Lagian kmi juga ngerti. Selama proses perbaikan bapak kan gk kerja bu... Kalian awasi aja dalam masa perbaikannya..


" kami butuh satu juta pak. Untuk biaya ujiannya nita dan selebihnya untuk pegangan selama gak kerja..."


"ini pak bu diterima" sambil menyerahkah sepuluh uang ratusan ribu dan menyunggingkan senyum.

__ADS_1


"terimakasih pak bu?!! Uang pinjamannya sangat membantu kami...


__ADS_2