
Maaf jarang up nyaa😁
Happy reading 🍒
----------
"Baju kamu bagus.. tak usah mengganti nya.." ujar arga dengan suara berat nya.
kemudian arga mendekat kan wajahnya dengan wajah jane. Dan ia...
.
.
Jane terkejut dan tersontak mendorong tubuh arga sedikit kasar. karena Jane masih mengingat suaminya yang dulu yaitu tian.
"maaf.. tapi itu gak sopan.." ujar Jane sedikit cemas.
"eh? seharusnya aku yang minta maaf, udah kelewatan" jawab arga dengan wajah memerah.
Jane menganggukan kepalanya, dan turun kebawah tanpa melirik ke belakang lagi. karena malu arga menopang tubuhnya di dinding yang berada di samping pintu kamar itu.
"bodoh banget sih aku! Jane pasti risih kalo gini!" kesal arga.
***
Jane menuju ke arah dapur, dengan niat memasak sesuatu untuk suaminya. walau sebenarnya Jane masih tidak menganggap Arga adalah suami, tapi tanggung jawab harus tetap ada.
"masak nasi goreng aja deh.. sekalian nanti untuk anggi" ucap jane dengan suara riang.
Arga menuruni anak tangga dengan jaket hitam dan celana jeans. karena tertarik dengan wangi yang berada di dapur, ia pun menuju ke dapur terlebih dahulu.
Arga melihat punggung wanita yang sedang mengotak-atik bagian kompor. terlihat sekali kalau gadis yang sedang memasak itu sangat mahir dalam hal memasak.
"Masak apa?" tanya arga yang membuat jane sedikit terkejut.
"iya.. hehe, cuma nasi goreng kok!" ujar Jane.
Arga mengangguk paham. dan terjadilah ruangan yang canggung dan sunyi, tidak ada satu pertanyaan setelah itu.
__ADS_1
"um.. kalo gitu aku mau jemput Anggi nya.. sampai jumpa" arga yang langsung menuju ke arah pintu keluar.
Jane mematung menatap punggung arga lenyap tertutup pintu. deringan handphone membuat jane tersontak mencari nya di meja.
Ibu mas tian? ada apa nya mau ngechat jam segini...
setelah itu jane sedikit melirik jam. jam menunjukkan pukul 17:30, setelah itu ia kembali fokus ke handphone dan membaca chat dari Bu Lastri.
📩 'jane, ibu mau ketemuan...'
hanya kalimat itu saja yang dikirim dari sang mantan mertua Jane itu, karena sudah sore dan pasti arga akan pulang cepat, Jane bergegas mengambil tasnya dan keluar dari rumah setelah mengunci pintu.
"duh.. aku lupa lagi nanya ke mana ketemunya." Ujar jane sambil melirik-lirik ke arah kanan dan kiri di seberang jalan.
"telfon ibu aja deh.." Jane langsung mengambil handphone dari tas nya.
📞"buk mau ketemuan di mana?" ujar Jane bertanya.
📞'di kafe ****' jawab bu lastri singkat.
Setelah itu Jane mematikan sambungan teleponnya, dan menuju tempat yang diucapkan oleh Bu Lastri.
Tak berselang lama, Jane sudah menemukan kafe itu. kafe dengan nuansa 90-an ini dapat memikat orang orang yang sedang berlalu-lalang di jalanan kota. wangi kopi bubuk yang memikat membuat kita ingin menikmati nya.
"buk? maaf kalo lama,tadi saya bingung mau kemana.." sapa jane kepada Bu lastri.
tanpa menjawab perkataan jane, ibu Tian itu menggeser sebuah formulir ke hadapan jane yang tengah berdiri. karena penasaran jane bertanya kembali..
"untuk apa ini buk?" tanya nya.
"kamu bisa baca kan? kalau gitu baca sendiri lah" ucap bu lastri tajam.
Jane membuka formulir itu yang berada di dalam amplop. betapa terkejutnya ia membaca formulir itu.
"in- ini formulir gugatan ce-cerai?" ujar Jane tidak percaya.
"hmm, tolong segera ditanda tangani.." balas bu lastri.
"tapi kan Bu.. Jane belum memintanya, bahkan mas tian gak bilang apa-apa.." jawab jane blak-blakan.
__ADS_1
Mata bu lastri menunjukkan sebuah tempat, dan terlihat lah Tian yang tengah berdiri tegap diluar sambil menatap tajam ke arah jane.
"mas tian.."
"diam! kamu gak usah menemui anak saya! saya cuma mau minta tanda tangan anda, lagipula yang minta cerai itu Tian sendiri..." jawab bu lastri.
tanpa pikir panjang, Jane keluar dari kafe itu dan mendekati Tian. tapi Tian malah menjauh pergi, tak putus asa Jane kembali mengikuti nya.
"mas.. mas! mas tian!" teriak jane sambil terus mengikuti jalan Tian, walaupun tidak dipedulikan.
Tian berhenti seketika, dan membalikkan tubuhnya ke arah jane berdiri. sambil memasang wajah datar tanpa ekspresi.
"mas.."
"Jangan ikuti saya! saya benci sekali dengan kamu!! kamu telah selingkuh dari saya! cinta kamu palsu sampai detik ini! Jane!!" teriak tian yang membuat jane tersontak mengalirkan air mata.
"mas tian membentak Jane..?" suara Jane yang lirih sakit hati.
"jangan memanggil ku dengan kata mas lagi.. karena aku kecewa dengan kamu!"
"dan jangan pernah bertemu dengan ku lagi.." ujar tian dengan suara menekan.
Tian pergi begitu saja, dan Jane berdiri mematung tanpa ekspresi, tapi air mata nya tetap turun terus. ia benar-benar terluka dan ucapan laki-laki yang sangat ia cintai itu.
handphone Jane berseri, dan ternyata arga mengirimkan sebuah pesan.
📩 'bunda lagi dimana?'
Jane kaget karena pesan itu bertuliskan kata 'Bunda' Jane sedikit risih jika arga yang mengirimkan nya.
📩 "ini siapa?" tanya jane.
📩'ini anggi bunda.. cepat pulang dong 🥺'
ternyata anggi.. aku kira Arga yang kirim pesanya, kalo dia chat juga agak risih sih...
Jane memesan ojek agar segera sampai di rumah arga, dan formulir yang diberikan Bu Lastri ditinggal di bangku putih di tepi jalan.
___________
__ADS_1
Terimakasih, maaf jarang up akhir-akhir ini 😭🔥
see you..