
Bayang-bayang saat berciuman tadi masih teringat di pikiran Evi hingga di rumah
"Selamat datang putri-putri bunda yang cantik-cantik" sambut ratih pada Sikembar
Eva dan Evi mencium punggung telapak tangan bundanya.
Eva merebahkan badannya di kasur sedangkan Evi duduk di pojokan sambil menyentuh bibirnya
"Kenapa lo, ada rasa lo sama musuhmu?" tanya Eva menyadarkan lamunan Evi
"Sotoy lo, mana mungkin gue mikirin anak Dajjal itu" Tolak Evi dengan wajah malasnya
"Oh, gue sih kagak percaya, kita itu kembar. lo gak mungkin bisa bohongin gue" jawabnya sambil menutupkan mata.
Apa bener ya gue ada rasa sama anak dajjal gumam Evi dalam hati.
..............
Ting
Lo dimana Bos, ini anak-anak udah pada ngumpul nungguin lo
Pesan dari Farhan mengingatkan bahwa hari ini ada pertemuan.
Mengambil kunci motor nya lalu melaju menjelajahi jalan Bandung menuju perbatasan.
Sesampainya di perbatasan Mifta disambut dengan hormat para anggota geng Black Dragon.
"Kalian udah siap" teriak Mifta
"Siap" jawab serentak
"Jangan ada yang membawa senjata, kita itu petarung sehat" peringatan dari ketua "Kalau ada yang ketahuan membawa senjata, gue bakal urus nanti" sambungnya
__ADS_1
Kedua geng menuju ke tempat yang sudah di sepakati.
"deadly blow, sini lo" teriak Rehan ketua King Cobra
Mifta pun maju "Lo mau duel apa langsung semua?" tanyanya sambil menginjak putung rokok
Rehan langsung mendaratkan pukulan namun di tangkis oleh Mifta "oke, itu maumu" maksudnya adalah "Black Dragon, majuuu" teriak Mifta
Situasi pun langsung pecah di ikuti dengan teriakan-teriakan anggota Black Dragon dan King Cobra.
Waktu pukul 01.32 yang menghasilkan kemenangan Black Dragon
............
"Cepatlah mandinya, gantian dong" teriak Eva pada kembarannya
Setelah selesai mandi Sikembar pergi jalan-jalan ke taman, setelah foto-foto mereka pun mampir ke sebuah cafe untuk mengisi perutnya yang sudah demo
"Lo mau pesen apa?" tanya Evi pada kakaknya
"Spaghetti ama lemon tea" balasannya sambil mainan handphone
Degg
belum sempat makan Evi melihat sosok dengan tatapan Psikopat, ya siapa lagi kalau bukan Mifta
Ada apa dengan ku, kenapa jantungku berdetak kencang saat melihat anak Dajjal batin Evi
Mifta pun mendekati mereka berdua.
Oksigen disekitar Evi serasa hilang entah kemana, jantung yang berdetak kencang dan tatapan yang tidak bisa beralih dari sosok yang ia lihat
Kelakuan Evi membuat kembarannya menaikan alis, sampai dia sadar kalo ada Mifta yang mendekati mereka berdua
__ADS_1
"Gue boleh gabung?" tanya Mifta, dibalas dengan anggukan kedua kakak beradik
What.... kenapa aku mengangguk batin Evi
"Kenapa lo disini?" tanya Evi terbata-bata
Mifta pun pindah ke tempat sebelah Evi, sambil mengusap-usap kepala Evi "Karna ada lo makanya gue kesini" jawabannya dengan santai.
Jleebb
Uhk..uhk..uhk
tersedak Eva saat makan mendengar musuh dari adiknya bilang gitu, sedangkan Evi masih mencerna apa yang baru saja di dengar.
"hahahaha, ya kali karna lo" ucapnya sambil tertawa "ya karena gue lapar, terus gak sengaja liat lo disini" sambungnya
"Hehehehe, liat tuh wajahnya Evi yang memerah gara-gara lo tadi bilang gitu, kalau baper lo harus tanggung jawab, kalau sampai lo gak mau tanggung jawab" ucap Eva sambil menunjuk Evi yang menunduk.
Entah kenapa setelah tuh anak Dajjal bilang gitu, seakan-akan gue di terbangkan tinggi lalu langsung di jatuhkan batin Evi sambil memegang dadanya yang terasa sesak.
Setelah selesai makan mereka mau bayar tapi di hentikan Mifta
"Sebagai ganti karena lo bolehin gue gabung di meja makan lo, gue aja yang bayar" sambil menodorkan 2 lembar uang seratus ribuan "Kembaliannya ambil saja mas" ucapnya pada pelayan cafe tersebut sambil berjalan keluar.
Evi masih menatap punggung lelaki yang baru saja membuatnya terbang dan jatuh menjauh, Eva yang melihat lamunan adiknya hanya tersenyum tipis
"awas lo nanti baper" ucap lirih Eva yang membuyarkan lamunan Evi.
"apaan sih lo, gak mungkin lah. Yok pulang dah sore juga" jawab kesalnya namun di jawab dengan kekehan sang kakak, yang membuat Evi semakin sebel karena entah apa yang ia rasakan sekarang.
Semoga lo bahagia dengan pilihan lo ya, gue pasti akan mendukung lo apapun itu batin Eva melihat kelakuan adiknya yang membuatnya ingin tertawa
____________________
__ADS_1