Hanya Waktu Yang Menentukan

Hanya Waktu Yang Menentukan
Kenangan Masa lalu


__ADS_3

Setelah kejadian tadi Bagas pulang dengan lesu, ia menjelajah Bandung dengan motor trail nya dengan kecepatan tinggi


Mifta yang melihat Bagas sangat depresi ia teringat dirinya dulu


Flashback 2 tahun lalu


Mifta melihat Atul sosok perempuan yang sangat ia cintai, bergandengan tangan dengan lelaki lain


"Siapa dia?" tanya Mifta saat memergoki Atul di taman dengan orang lain


"Dia laki-laki yang lembut, sekaligus pengganti mu di hati ku" jawabannya dengan santai


bug..bug..bug


Mifta yang tak bisa mengatur emosinya setelah mendengar ucapan Atul, ia pun langsung menghantam pria itu


"Stop Mift, jangan pukuli Dian" ucap Atul melerai


"Oh nama bajing*n ini Dian" ucap Mifta sambil melirik ke arah Atul tapi tidak dengan tangannya yang masih setia memukul wajah Dian


Setelah Mifta puas meredam emosinya dengan memukuli wajah Dian ia pun pergi sambil membawa paksa Atul


Plaak


Satu tamparan mendarat di muka Mifta, ia pun melirik kearah Atul yang menamparnya


"Lo gila ya, Dian hampir semaput gara-gara lo pukuli" ucap Atul emosi "itu yang buat gue gak suka sama lo, lo itu selalu pakai kekerasan" sambungnya sambil meninggalkan Mifta


......


dering telepon genggam Mifta membuyarkan lamunannya, Farhan menelpon


"Lo dimana, gue dapat kabar lo nonjokin orang lagi" tanya Farhan khawatir


"Gue gapapa, lo cari tau aja siapa Dian nanti gue kirim lo fotonya" jawab Mifta sambil menutup telponnya

__ADS_1


Mifta kembali ke tempat Atul dan Dian berada, lalu memotret wajah Dian setelah itu pergi meninggalkan mereka


"Kenapa tu anak" tanya Atul sambil menaikkan alisnya


Mifta mengirimkan foto Dian pada Farhan


Lo cari tau dia anak mana, dari geng mana, gue butuh hari ini juga lo udah nemuin jawabannya


Pesan dari Mifta membuat Farhan geleng-geleng, Farhan hanya bisa menyebarkan foto itu ke seluruh anggota geng Black Dragon


Waktu sudah menunjukkan pukul 22.00


Ting


Dian itu anak geng Macan kembar, Markas mereka di belakang cafe flower


Melihat kabar dari Farhan, Mifta langsung pergi ke markas geng Macan kembar.


Farhan yang memiliki firasat buruk ia pun memanggil 3 sahabatnya yang ikut membentuk geng Black Dragon


Setelah tiba di depan markas geng Macan kembar


"Woi bgst, keluar lo semua" Teriak Mifta "Gue orang yang udah mukulin anggoto lo tadi siang" sambungnya


Mendengar orang yang mereka cari datang sendiri ke markas mereka, dengan senang hati mereka menyambut Mifta


"Punya koneksi bagus juga kau" ucap ketua geng Macan kembar


"Bac*t lo" setelah mengucapkan itu, Mifta langsung berlari ke arah mereka


"Gue bakal musnahin geng lo malam ini juga" teriak Mifta sambil memukul salah satu anggota geng Macan kembar


Akhirnya pertempuran tidak terelakkan 1 Vs 48 orang


20 orang lebih terkapar ditanah

__ADS_1


"Cuma segini kemampuan geng lo" hardik Mifta


brum...brum..brum...


Mifta yang mengenal suara kenalpot itu melirik kearah 4 sahabatnya sambil tersenyum


"Gue udah libas setengahnya, gue istirahat dulu kalian senang-senang aja, mereka itu cuma sekumpulan kucing jalanan yang ngaku macan" ucap Mifta yang sudah terlihat letih dan berjalan sempoyongan


"Lo mau kemana bgst" teriak anggota geng Macan kembar sambil memegang pundak Mifta


Bugg


"Strike" teriak Ilham memukul orang yang memegang pundak Mifta


"Nih rokok sama koreknya, di motor ada minuman sama camilan" ucap Ilham sambil menyodorkan Bungkus rokok dan korek


"Lo nikmatin aja tontonan nya bray" sambungnya dibalas dengan anggukan


"Ayo lenyap in kucing jalanan malam hari ini juga" ucap Khadafi dengan senyuman sinisnya


Tidak sampai 10 menit 25 lebih orang sudah terkapar karena dikalahkan 4 orang


Mereka pun pulang dengan kemenangan meskipun dengan wajah memar penuh luka


"Kebiasaan lo itu ya, senang-senang tanpa kita" ucap Farhan pada Mifta


Mereka menuju kesebuah tebing untuk merayakan kemenangan dan ketenangan hati Mifta


"Makasih bray" ucap Mifta pada sahabat sahabat nya


"Lain kali lo jangan gitu, semenit kita telat datang mungkin lo sekarang di rumah sakit" ucap Ilham menasehati Mifta


Mereka pun tertawa dan bercerita tentang hari ini.


Dan mulai saat itu geng Black Dragon menggema namanya karena melenyapkan 48 anggota geng Macan kembar hanya dengan 5 orang.

__ADS_1


__ADS_2