Harapan

Harapan
Episode 6 bagian 3/5


__ADS_3

* setiap kata yang diucapkan, memiliki makna dan arti yang berbeda-beda, tapi anda yang tak bisa memahaminya, dan Tak jarang juga orang sangat memahami hal tersebut, aku selalu beranggapan bahwa semua orang di dunia ini, adalah orang yang paling egois, ternyata aku salah, Masih banyak orang baik di luar sana, hanya sulit untuk ditemukan, tak peduli Betapa sulitnya itu, aku akan mencarinya sampai ketemu,( Haru)


hari ini dokter sai, datang untuk menemui Haru dan memeriksa keadaannya, dan terlihat disini bahwa sedikit ada kontak mata, antara Sai dan saya, untuk pertama kalinya dalam hidup, saya berdebar-debar ketika melihat seorang pria, " Ya ampun apa-apaan ini, aku belum pernah segugup ini, Padahal aku bertemu banyak pria di hotel, Tetapi dia ini sangat berbeda ya," kata saya sembari menundukkan kepalanya karena malu,


Tak lama kemudian, ibunya Yama datang dan menanyakan bagaimana keadaan Haru, Saya hanya bisa mengatakan bahwa dia belum menemui Haru, karena yama sama sekali tidak ingin meninggalkan nya.


" Selamat pagi bu saya, Bagaimana keadaan Haru, apakah sudah ada kemajuan, Aku menelpon yama tapi tidak aktif. karena khawatir jadi aku ke sini, apa semuanya baik-baik saja" kata ibu yama sembari tersenyum.


" Selamat pagi juga Ibu, saya belum menemui Haru, karena. anak Ibu tidak ingin keluar dari kamar, dia selalu disana selama 24 jam nonstop, aku merasa sedikit khawatir, Jika seperti ini terus, dia juga akan sakit. harus aja belum sembuh, kan tidak mungkin kalau yama sakit juga. " Jawab saya sembari tersenyum juga.


Tak lama kemudian, sai datang untuk memeriksa Haru, memakai pakaian dokternya sembari membawa buku catatan, saat itu dia benar-benar terlihat sangat tampan di mata saya,.." Ya ampun, Demi apa ini, aku benar-benar gugup sekarang, " Kata hati saya.

__ADS_1



seorang pria tampan, yang berusia 25 tahun ini, benar-benar membuat Saya gugup, sampai-sampai saya salah tingkah, dan tidak tahu harus berkata apa atau melakukan apa, rasanya sangat menyenangkan, merasakan hal tersebut Namun, saya lebih memilih untuk diam dan memendam nya sendiri,


" Ya ampun kalau gini terus aku bisa pingsan lama-lama, Kenapa takdir harus menemukan aku denganmu, Aku benar-benar payah dalam hal ini. Siapa juga yang mau dengan wanita yang berusia 29 tahun seperti, hahaha, dia bahkan lebih muda dariku Dan aku malah berharap lebih. lupakan saja... baka" kata hati saya, karena tersenyum-senyum sendiri, ibu yama mengatakan," saya, Apa kau menyukai adikku," tanya ibu yama namun saya hanya menjawab," tidak Siapa yang bilang, aku lebih tua darinya, sangat mustahil, lagipula Dia pasti sudah memiliki kekasih Bukan,"jawab Saya.


hal tersebut rupanya menaruh rasa curiga di hati kakak sai, yang di mana selama bertahun-tahun, adiknya tidak pernah mencintai siapapun, terkecuali hanya mencintai satu orang, yang ini orang itu telah tiada dari muka bumi ini, haruki adalah Cinta Pertamanya dan dunianya, Mama sekarang sudah pergi, menjauh darinya, ibu yama tahu kalau adiknya itu, pecinta sesama jenis, jadi juga akan mustahil jika adiknya menyukai saya. namun tidak ada yang tahu takdir bukan, dia selalu merasa kalau adiknya pasti akan bahagia dengan seseorang Suatu Hari Nanti, entah itu dengan pria ataupun wanita, apapun Jalan hidupnya, asalkan itu baik, tidak akan jadi masalah,


* Jika kamu tidak bisa mempertahankan yang kamu miliki, Untuk apa kamu bilang jika kamu sangat menyayanginya, karena Suatu saat kamu menyakitinya dan melupakannya, tidak ada gunanya kamu mengatakan, Aku mencintaimu, karena itu hanya mulutmu yang mengatakannya dan bukan hatimu, cinta sesungguhnya bisa merasakan, Apa perbedaannya, yang benar-benar menyayangi dan tulus mencintai, dan yang hanya mencari identitas mata, Jika kamu memiliki kekasih, hanya untuk status, lupakan saja, itu hanya akan menjadi hal bodoh yang akan pernah kamu lakukan dalam hidupmu,( sai )


ini sudah dua hari, semenjak haru koma, Dan yama masih bertahan di sana untuk menemaninya. Hari ini Ibu yama datang lagi, dan selalu membawa makanan, walaupun tahu akan sulit untuk membujuknya untuk makan.

__ADS_1


Namun usaha Tidak ada salahnya, selagi ada keyakinan, pasti akan tersampaikan,


" Selamat pagi anak ibu, bagaimana, apakah sudah ada kemajuan untuk Haru, Ibu merasa cemas di rumah, Apakah harus baik-baik saja dan Apakah kamu juga baik-baik saja, kamu tidak ada menelpon Mama sama sekali, apa kamu baik-baik saja" tanya ibu yama sembari memegang kepala Yama


" Selamat pagi juga Ibu, Maaf Hp ku rusak, jadi aku tidak bisa mengabari. aku juga baik-baik saja di sini, Taman selalu memperhatikanku setiap saat, Iya bahkan membelikanku banyak makanan namun, karena haru Belum sadar juga aku tidak ingin makan apapun, dan aku hanya akan makan setelah suster datang memberikan, harum makanan dari suntikan, Ibu kapan haru akan bangun, Mengapa tidurnya lama sekali jawab yama.


" nanti dia juga akan bangun. hanya saja kita tidak tahu itu kapan, kamu tunggu saja, dan Ingat jaga kesehatan juga ya, tidak boleh Terlalu Lelah, Jika kamu lelah dan sakit siapa yang nanti akan menunggu haru Disini, Bibi saya bekerja dan ibu juga bekerja, kamu rela bolos sekolah nya demi menemani haru di sini, jadi tolong jangan sia-siakan usahamu ini, hanya untuk sakit, Jika kamu sakit, Mama yakin Halo juga akan sedih,"Jawab ibu yama. ibu yang yama selalu menyemangati nya, agar tak menyerah, dan hal tersebut selalu membuatnya semangat, hal tersebut juga membuatnya yakin bahwa haru akan cepat siuman. walaupun tidak tahu itu kapan, seenggaknya usahanya menunggu haru di rumah sakit tidak akan terbuang sia-sia, dan juga dia yakin bahwa cintanya suatu hari nanti akan terbalas yana sama sekali tidak pernah memberitahu ibunya, kalau dia menyukai seseorang, yaitu Haru, karena takut penyakit jantung ayahnya akan kambuh lagi, yama selalu menutupi hal tersebut dari siapapun, termasuk orang tuanya juga, Iya hanya bisa mencintai dan mencintai, dan sekarang dia berharap dicintai,


" yama pergi ke kamar mandi, untuk membersihkan, setelah itu dia sarapan bersama ibunya, saat itu tidak ada orang yang menjaga hari di rumah sakit, karena semua orang sedang sibuk di kantin, di saat yang sama juga, rupanya Tanaka keluar dari panti sosial, Bukan keluar dipulangkan atau keluar dengan baik-baik, tapi dia kabur dari sana, di dalam hati tanah kapur semut dendam yang dalam, kata sakit hati yang terlalu besar, membuat anak aku ingin sekali menyakiti haru, sebelum menyakiti Haru. Tanaka mengatakan.." jika aku tidak bisa memilikimu, maka siapa pun tidak akan pernah memilikimu, jangankan cintamu itu, bahkan orang terdekatmu pun tidak akan bisa melihatmu, kita akan pergi bersama-sama, dan akan bahagia di akhirat sana," kata Tanaka sembari tertawa, merasa dirinya adalah yang terpenting, Tanaka memang dulu adalah sahabat untuk Haru, dan Cinta Pertamanya namun, semuanya telah berubah,


Tanaka datang dan melepaskan alat bantu nafas nya. Namun sebelum itu terjadi. Sai datang dan langsung menangkap Tanaka. Dan mengikatnya. di ruangan terpisah. " Ini sangat berbahaya. Tidak bagus kalau haru di tinggal sendiri di sini. Ruangan haru harus selalu di jaga. " Kata Sai.

__ADS_1


* Kita tak perlu memberikan yang terbaik. Hanya perlu mencintai sepenuh hati kita. Tak peduli betapa kerasnya kamu berusaha. jika tak ada cinta di dalam nya, Semuanya akan percuma.* Saya *


__ADS_2