
setelah hari itu, ayah dan ibu sering sekali bertengkar, dan aku lebih sering menghabiskan waktu bersama teman-temanku di luar, Aku berfikir jika aku menghabiskan waktu di luar Aku tidak akan mendengarkan ayah dan ibu Bertengkar terus menerus, rasanya sangat membosankan dan melelahkan Jika seperti ini,
di rumah keadaan semakin memburuk, selain ayah dan ibu sering bertengkar, aku menjadi satu-satunya orang yang menjadi pelampiasan untuk ayah dan ibuku di rumah. Sedangkan kakak bersekolah di Osaka untuk meneruskan pendidikannya nya, Kakak sama sekali tidak tahu apa yang terjadi di sini, dan aku juga tidak pernah memberi tahu kakak apa yang terjadi karena, semenjak pembicaraan kami di dalam mobil saat itu, membuat aku tidak memiliki kepercayaan kepada kakak lagi. dan lebih cenderung memendamnya sendirian, Aku bahkan tidak memberitahu Tanaka Apa yang terjadi, karena aku pikir ini akan membebani nya,
...dua tahun kemudian,...
Hari ini adalah hari kelulusan, dari kelas 1 naik ke kelas 2, dan aku sangat bahagia karena aku bisa bersekolah bersama Tanak Kun, terlebih lagi kami bersebelahan rumahnya, hari ini di kelas kami kedatangan murid baru, yang datang dari luar negeri yaitu dari Amerika, namanya Ban Dia sangat pandai dan ahli dalam segala hal. namun disinilah mulai letaknya hubungan persahabatan antara aku dan Tanaka Kun, Semenjak Ada Ban manakah lebih sering menghabiskan waktu bersamanya daripada denganku, dan itu sedikit demi sedikit membuatku tambah jengkel,
" Selamat pagi Tanaka-kun bagai mana hari ini.Apa semua nya berjalan lancar.?" Tanyaku pada Tanaka-kun.?
" Ya semuanya baik baik saja.?"Balas Tanaka-kun.
"Anu begini.Tanaka-kun.Nanti sore aku ada sedikit perayaan kelulusan kak mito.Aku mengundang mu beserta tan teman untuk datang.?" Ucap Ku.?
"Aduh maaf ya.Aku sudah ada janji dengan ben.Aku ga bisa pergi maaf ya.?" Jawab Tanaka-kun.?
"Oh begitu.Baiklah aku mengerti.m?" Balas ku dengan nada yang sedikit pelan.?
...-...
...___________...
setelah itu aku kembali ke dalam, dan memulai pelajarannya lagi, aku masih berpikir-pikir Apakah, aku yakin dengan perasaanku sekarang, atau tidak. sepulang sekolah aku memutuskan untuk berbicara dengan teman-temanku tentang Tanaka bersama Ben.
tetapi ternyata usah Apa itu malah berujung sia-sia, yang jelas mereka malah mendukung tanaka-kun daripada aku, dan usahaku untuk menyampaikan apa yang aku pendam selama ini pun gagal,
sebenarnya aku hanya bertanya, Bagaimana pendapat mereka tentang perasaanku dan bagaimana pendapat mereka tentang perasaan Tanaka Kun, tetapi jawabannya tidak memuaskan ku dan malah membuatku bingung. Aku tahu aku berada di grup ini juga berkat tanaka-kun.
...__...
...__________...
"Hei sensei.Anu ada hal penting yang mau aku sampai kan pada kalian.Apa bisa berbicara sebentar sepulang dari sekolah nanti."Ucap Ku pada Ketua Ketua ku.?
__ADS_1
" Ya ada apa.Katakan saja sekarang." Jawab Sensei.Y
"Masalahnya aku tak bisa mengatakan nya di sini.Bisa kan nanti kita ketemu di basecamp.?" Balas ku dengan menyatukan tangan ku🙏
"Baiklah.Nanti kita ketemu di basecamp jam 5 sore.tapi bukan kah keluarga mu sedang ada upacara kelulusan kakak mu bukan.Dan dia sudah jadi sarjana sekarang.punya pekerjaan bagus pula.!" Kata Sensei X
"Iya aku tahu tapi tetap saja.Ini penting untuku.Aku tak bisa melakukan apa pun tanpa Bertanya pada kalian terlebih dahulu.Mohon bantuannya." Ucap Ku sembari menundukkan badan ku.?
"Ya Ya Baiklah.Kalaubgitu datang jam 5 sore ini jangan sampai telat paham.?" Jawab Sensei
Aku sangat senang karena permintaan ku di kabulkan oleh Ketua ku.Dan saat aku akan berjalan ke dalam kelas untuk merapikan Barang barang ku.Aku mendengar Tanaka-kun bersama Ben sedang tertawa bersama di belakang.Jujur aku sesungguhnya cemburu.Namun aku bukan lah orang yang egois hingga aku merusak kebahagiaan orang lain hanya demi kebahagiaan ku sendiri.?
Saat itu aku melihat mereka berdua sedang bersama.Dan hati aku rasanya sangat kacau.Apa lagi setelah Ben datang.Tanaka-kun agak dingin padaku.Dan kami pun agak menjauh satu sama lain sekarang.?
...# Skip #...
Sepulang sekolah aku langsung ke rumah dan menyiapkan segala nya Karena jam 5 nanti aku baca janji bersama Ketua Ketua geng ku.?
Saat sampai di rumah keadaan sangat kacau.Pakaian ayah dan barang barang Ibu berantakan semuanya.Aku sudah menduga kalau ayah dan Ibu pasti bertengkar hebat.Dan memang benar.Saat aku sampai sana Ada wanita yang membawa anak bayi ke rumah.Dan dia adalah adik tiri ku.?
..._____&&&&_____...
" Ayah Ibu ada apa ini.?" Tanya ku dengan rasa takut.
"Lihat lah ayah ku itu.Sudah berani membawa istri kedua nya ke rumah kita.Apa dia tak berfikir bagai mana perasaan ku.?" Ucap Ibu ku sembari marah marah.?
"Ayah ada apa ini.Tolong Jangan seperti ini." Ucap ku pada ayah yang tenang bertengkar dengan ibu.
Saat itu ayah tak bisa mengendalikan amarah nya.Sehingga dia mendorong ku dan memukulku.?
Rasanya sangat sakit apa lagi ayah mendorong ku sangat keras Sehingga kepala ku terbentur tembok sangat keras. Aku menangis dan langsung lari ke kamar.
Tanpa sadar aku menelfon kakak yang sedang bekerja di Kantornya.Aku bicara padanya.Namun hanya kata yang menyakitkan yang aku dapatkan.?
__ADS_1
"Halo kak." Ucap ku menyapa nya.?
" Ada apa Kamu tahu kan kakak lagi bekerja.Jangan telfon sekarang."Jawab kakak dengan nada kesal.?
"Begini.Aku..tolong aku." Jawab Ku sembari menangis.
" Jangan menangis.Kamu malah merusak konsentrasi ku.Jnagan merepotkan orang orang kenapa sih.Bisa ga kamu ambil keputusan sendiri jangan kakak sebentar sebentar kaka.Aku bosan mendengar nya."Jawab kakak sembari marah marah.?
Tanpa pikir panjang lagi aku mau Matikan telepon ku, dan mengunci kamarku sembari menangis sendirian di dalam kamar, aku enggak mengerti mengapa keluarga menjadi hancur berantakan seperti ini, ayah dan ibu makan sampai memukulku hanya karena pertengkaran mereka, dan juga kakak malah menganggap ku sebagai beban keluarga Karena selalu mengeluh padanya.
Sekarang sudah jam 5, tetapi karena luka dan bekas tangisanku, membuat aku tak bisa menemui Sensei di basecamp.Dan itu juga membuat mereka merasa kesal.
Saat malam tiba aku pun keluar rumah untuk mencari udara segar.Namun aku malah bertemu dengan para Sensei ku di jalan.Dan membuat mereka marah marah.Awalnya mereka tak mau mendengarkan apa yang aku katakan.Namun setelah jaket ku lepas.Mereka melihat beberapa luka memar di wajah ku.Dan itu membuat mereka bertanya apa yang terjadi sebenarnya.?
Yang jelas aku tak bisa mengatakan apa pun.Apa lagi ini sudah mengenai keluarga ku bukan perasaan ku.lagi.?
"Sensei.Apa yang sedang kalian lakukan di sini." Tanya ku.
"Seharusnya akun yang bertanya.Kamu sedang apa di sini.Lihat lah.Kamu yang membuat janji dan kamu yang ingkari juga Kamu pikir kami ini mainan apa.Sekarang tiba tiba kamu terlihat tanpa wajah bersalah sama sekali.Lihat akun jangan Melihat ke bawah terus.Kamu pikir wajah kami nada di bawah apa." Ucap para Ketua sembari marah marah.?
"Maaf.Aku. Aku ga bisa datang karena ada beberapa urusan.Kaean itu lah maaf kan aku" Jawab Ku dengan sopan.
Mereka tak mau mendengar kan aku.Dan terus memarahi ku.salah satu dari mereka memegang tangan ku dan melepas jaket ku untuk memberi ku pelajaran.Tapi mereka malah melihat hal yang ga seharusnya mereka lihat dariku.?
" Kenapa.Kenapa kenapa kenapa.Kenapa harus akun yang menerima semua ini.Apa Apa salahku. Apa yang terjadi, apa kesalahanku sehingga aku harus menerima semua ini. sekarang apa yang harus aku lakukan, Aku tidak tahu harus berbuat apa, tolong, Siapapun tolong aku aku mohon, Aku tidak ingin merasakan ini lagi."Ucap ku sembari menangis.?
"Ha..Haru-chan.Apa yang terjadi.Kamu terkuak.Ayonkita ke rumah sakit.Kalaubtidak luka nya akan membekas.?"Ucap Sensei Y.
" Aku.Aku sebenarnya hanya ingin bilang.Bahwa aku menyukai Tanaka-kun.Aku ingin mendapatkan Pendapat datin kalian.Aku ingin tahu.Apa yang harus aku lakukan."Kata ku dengan suara yang kurang jelas karena menangis...?
"Kamu menyukai nya.Itu hanya akan percuma.Dia dan Ben sudah pacaran.Dia sudah bukan Seperti Tanaka-kun yang kita kenal.Dia bukan Tanaka yang dulu.!" Jawab Sensei Y padaku.?
__ADS_1
Aku hanya bisa diam.San tak bisa mengatakan apa pun.Dan setelah itu.Selama 1 minggu aku tak pernah bertemu dengan nya.lagi.?
- Rasa sakit dari lika luar Cepat sekali untuk di sembuh kan.namun saat luka dalam sudah terluka sangat sulit untuk di sembuh kan.rasanya agak aneh jika mengetahui semua yang terjadi.Bahkan sangat sulit untuk di jelaskan.Saat ini hanya bisa menerima apa nyang aku dapat.dan berharap akan ada buahnya yang manis yang aku Petik.?